ASN Diskominfosantik Gunung Mas Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

ASN Diskominfosantik Gunung Mas Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

MMCGumas – Kuala Kurun – Pemerintah kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di ldinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Gunung Mas
. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (11/2/2026).
Pelaksanaan PKG ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Pusat melalui Misi Asta Cita, khususnya pada aspek pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan percepatan pembangunan kesehatan. Program ini termasuk dalam skema Program Hasil Terbaik Cepat yang mendorong pelaksanaan skrining kesehatan secara gratis bagi ASN.
Melalui pemeriksaan kesehatan tersebut, para ASN menjalani sejumlah tahapan skrining, antara lain pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, berat dan tinggi badan, serta konsultasi kesehatan dasar. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini faktor risiko penyakit tidak menular, kondisi pra-penyakit, maupun gangguan kesehatan lainnya.


Salah satu pegawai di Diskominfosantik Kabupaten Gunung Mas, Muhammad Fiqri Baihaqi, saat diwawancarai menyampaikan bahwa dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
“Melalui skrining kesehatan ini, ASN dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. ASN yang sehat tentu akan lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, seluruh ASN di lingkungan Diskominfosantik mengikuti kegiatan PKG tersebut. Bahkan, pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) diwajibkan bagi seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Gunung Mas sebagai bentuk komitmen menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas kerja.
Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya keluhan atau indikasi gangguan kesehatan, peserta akan diarahkan oleh petugas menuju fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) atau puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan serta penanganan medis sesuai kebutuhan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berharap kesadaran ASN terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya aparatur yang sehat, produktif, dan berkinerja optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Diskominfosantik Gumas Gelar Coaching Clinic Peningkatan Kapasitas PPID Pelaksana Tahun 2025, Dorong Transparansi dan Tata Kelola Informasi Publik yang Lebih Kuat

Diskominfosantik Gumas Gelar Coaching Clinic Peningkatan Kapasitas PPID Pelaksana Tahun 2025, Dorong Transparansi dan Tata Kelola Informasi Publik yang Lebih Kuat

Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) menyelenggarakan Coaching Clinic Peningkatan Kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi di seluruh badan publik daerah.

Peserta kegiatan berasal dari 39 badan publik, terdiri dari perangkat daerah, kecamatan, unit layanan publik termasuk RSUD Kuala Kurun, adapun kegiatan tersebut dilaksanakan pada 20, 21,28 November serta 1 dan 4 Desember 2025. Seluruh peserta mengikuti bimbingan teknis penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), mekanisme permohonan informasi masyarakat, hingga tata cara uji konsekuensi untuk informasi yang dikecualikan. Materi disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Emi Juniati, yang juga menjelaskan hasil monitoring evaluasi keterbukaan informasi publik Kabupaten Gunung Mas selama periode 2022–2025.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi instrumen untuk membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan dipercaya publik. Website resmi PPID Kabupaten Gunung Mas ppid.gunungmaskab.go.id menjadi kanal utama pelayanan informasi dan wajib dioptimalkan oleh PPID Pelaksana.

“PPID merupakan garda terdepan dalam membuka akses informasi bagi publik. Kualitas layanan informasi sangat dipengaruhi oleh kapasitas PPID pelaksana, dan itu yang ingin kita kuatkan melalui coaching clinic ini,” jelas Emi.

Di sisi lain, Plt. Kepala Diskominfosantik Gunung Mas, Ruby Haris memberikan dorongan agar reformasi pelayanan informasi publik tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi diterjemahkan ke dalam tindakan nyata oleh setiap badan publik. Ia menilai keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang kredibel.

“Kita ingin budaya kerja di Gunung Mas bergerak ke arah birokrasi modern dan terbuka, responsif, dan melayani. Setiap badan publik harus berani menunjukkan data, kinerja dan capaian programnya secara jelas kepada masyarakat,” tegasnya.

Ruby juga menambahkan bahwa transparansi informasi publik berperan langsung dalam menciptakan pengawasan sosial yang sehat, mendorong partisipasi masyarakat, serta memperkecil ruang untuk spekulasi dan disinformasi. Menurutnya, semakin cepat dan akurat informasi yang diberikan pemerintah, semakin tinggi tingkat kepercayaan publik.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Gumas menargetkan peningkatan Pemeringkatan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik pada tahun anggaran berikut, termasuk penguatan manajemen dokumentasi, digitalisasi layanan, kualitas informasi, jenis informasi serta ketaatan PPID Pelaksana dalam menyediakan DIP secara berkala, serta-merta, dan tersedia setiap saat.

Coaching clinic ini juga menjadi momentum untuk merapikan tata kelola dokumentasi antar badan publik. Dengan adanya penyelarasan sistem informasi publik, Pemkab Gumas berharap layanan informasi lebih terstruktur, mudah diakses, dan dapat mendukung pelaksanaan pembangunan yang partisipatif.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas meyakini bahwa keterbukaan informasi publik merupakan fondasi birokrasi yang dipercaya publik. Karena itu, upaya penguatan kapasitas PPID Pelaksana akan terus berlanjut sebagai bagian dari agenda pembenahan sistem pelayanan informasi publik daerah.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Pemkab Gumas menegaskan komitmen untuk menghadirkan pelayanan informasi publik yang lebih profesional, cepat, akurat, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kepala diskominfosantik gumas membuka kegiatan edukasi jurnalistik tahun 2025

Kepala diskominfosantik gumas membuka kegiatan edukasi jurnalistik tahun 2025

KUALA KURUN – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Gunung Mas, Ruby Haris, secara resmi membuka kegiatan Edukasi Jurnalistik Tahun 2025 yang digelar di Aula Bapperida Gunung Mas, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 hingga 70 peserta yang terdiri dari pengelola konten website perangkat daerah serta pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi media, keterampilan jurnalistik, dan kesadaran akan pentingnya informasi yang akurat dan terpercaya di kalangan generasi muda serta aparatur sipil negara.

Dalam sambutannya, Ruby Haris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat peran informasi publik serta menangkal penyebaran hoaks yang kian marak di era digital.

Kepala Diskominfosantik Gumas, Ruby Hris

“Melalui edukasi jurnalistik ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami dasar-dasar jurnalistik, tetapi juga mampu menjadi agen informasi yang bijak, kritis, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dia menambahkan Edukasi jurnalistik ini sangat penting, terutama bagi pengelola konten website perangkat daerah sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi program dan kegiatan pemerintah.

“Bagi pelajar, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang melek media, kritis, dan produktif dalam menghasilkan karya jurnalistik yang membangun,” pungkas Ruby.

Para peserta mendapat pembekalan narasumber dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah dan Diskominfosantik Kabupaten Gunung Mas. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis berita, keterampilan wawancara, etika jurnalistik, hingga strategi mengenali dan menangkal berita bohong (hoaks).

Kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam membentuk ekosistem informasi yang sehat di masyarakat.

Kreativitas dan Kebersamaan Warnai Pertemuan Rutin DWP DISKominfoSANTIK Gunung Mas Berkreasi, Berdaya, dan Mandiri Bersama Dharma Wanita Persatuan

Kreativitas dan Kebersamaan Warnai Pertemuan Rutin DWP DISKominfoSANTIK Gunung Mas Berkreasi, Berdaya, dan Mandiri Bersama Dharma Wanita Persatuan

kominfo.gunungmaskab.go.id — Dalam semangat kebersamaan dan penguatan peran perempuan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) gelar pertemuan rutin yang dilaksanakan di kantor Diskominfosantik Gumas, jumat (25/07/2025).

Acara dibuka oleh Fevi Pribadiyanthi sekaligus ketua DWP Diskominfosantik , ini menjadi momen istimewa karena tidak hanya diisi dengan kegiatan arisan, namun juga pelatihan keterampilan berupa kreasi dari kawat bulu. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk menambah wawasan, mengasah kreativitas, dan memberikan bekal keterampilan yang dapat dikembangkan oleh para anggota DWP secara mandiri.

Dalam sambutannya Fevi menyampaikan bahwa melalui kegiatan seperti ini mereka ingin mendorong ibu-ibu untuk tidak hanya berkumpul, melainkan juga tumbuh bersama. Keterampilan kecil yang dilatih dengan tekun bisa menjadi penghasilan dan dapat membuka peluang usaha keluarga.

Dikesempatan yang sama Narasumber kegiatan Vivi Anita Elka, S.T., M.T menyampaikan materi sekaligus praktik langsung pembuatan kreasi dari kawat bulu, mulai dari tahap dasar hingga menjadi produk hias yang menarik dan bernilai seni. Kegiatan ini disambut dengan penuh antusias oleh para ibu anggota DWP yang aktif mengikuti setiap tahapan pelatihan.

DWP Diskominfo Gumas terus berkomitmen menghadirkan program-program yang membina dan memberdayakan perempuan agar lebih mandiri, kreatif, dan produktif. Pelatihan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara ilmu, seni, dan solidaritas bisa membawa manfaat luas tidak hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Melalui sentuhan tangan ibu-ibu yang terampil, kawat bulu sederhana berubah menjadi simbol ketekunan, keindahan, dan harapan baru.

Kegiatan ini dihadiri seluruh anggota DWP Diskominfosantik Gumas.

Wujudkan Satu Data Gumas, DiskominfoSANTIK Gelar Pelatihan Aplikasi SIDAT

Wujudkan Satu Data Gumas, DiskominfoSANTIK Gelar Pelatihan Aplikasi SIDAT

kominfo.gunungmaskab.go.id- Dalam usaha mewujudkan Satu Data Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang selaras dengan Satu Data Indonesia, Dinas Komunikas, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kab. Gumas menggelar kegiatan Pelatihan Penggunaan Aplikasi SIDAT Tahun 2025 yang bertempat di Ruang Rapat Diskominfosantik Kab. Gumas, Selasa (06/05/2025).


Kepala Diskominfosantik Gumas, Ruby Haris, didampingi Kepala Bidang Statistik Diskominfosantik Gumas, Purnama, dalam sambutannya mengatakan bahwa Sistem Informasi Data Statistik Sektoral (SIDAT) sudah ada sejak tahun 2019 yang mana terus dikembangkan hingga sekarang, dan terus dikelola oleh Diskominfo Kab. Gumas.


“SIDAT pada akhir tahun 2024 sudah terintegrasi ke Satu Data Nasional, yang berarti SIDAT kita sudah dapat digunakan serta menjadi basis data secara nasional, sehingga semua orang yang ingin mencari informasi tentang Gunung Mas bisa melalu Satu Data Nasional,” ucapnya.


“Selama ini, Diskominfosantik Gumas mengambil alih tugas untuk menginput data, namun hal tersebut menyebabkan data yang diinput tidak tersedia secara realtime. Kami menginginkan data tersebut tersedia secara realtime karena kementerian dan berbagai instansi lainnya menggunakan Satu Data Nasional untuk menyusun perencanaan, pemberian bantuan, dan berbagai hal lainnya.” Jelasnya.


Dirinya berharap dengan adanya kegiatan tersebut, masing-masing perangkat daerah dapat menginput datanya secara langsung dan rutin ke SIDAT, sehingga data tersebut dapat diakses secara nasional serta realtime.

Adapun kegiatan tersebut berlangsung selama 4 (empat) hari dari 6 s.d 9 Mei 2025, diikuti oleh Pengelola Data dari 26 Perangkat Daerah, 12 Kecamatan, UPT. RSUD Kuala Kurun dan UPT. RSP Tumbang Talaken.