oleh diskominfosp | Agu 15, 2019 | Berita Terbaru
Diskominfo, SP Gumas – Untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Kemerdekaan ke 74 tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) mengadakan perlombaan gerak jalan antar sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat.
“Perlombaan ini dalam rangka membangun
silaturahmi dan kebersamaan antar pelajar, menumbuhkan rasa cinta tanah
air, serta membina tali persahabatan antar sesama pelajar di tingkat
SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK sederajat,” ucap Bupati Gumas Jaya Samaya
Monong, SE., M.Si di Taman Kota Kuala Kurun, Kamis (15/8/2019) pagi.
Beliau meminta kepada peserta lomba
untuk selalu mengikuti arahan dari panitia dan mematuhi rambu lalu
lintas jalan oleh anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gumas
selama mengikuti lomba.
“Ikuti arahan dari pemimpin regu. Yang terpenting selalu jaga kekompakan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia
Penyelenggara Peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI Kabupaten Gumas Edwin
Yustian, SH melaporkan, lomba gerak jalan antar sekolah ini di ikuti
oleh 70 regu putra putri. Rinciannya, tingkat SD 11 regu putra dan 11
regu putri, SMP 13 regu putra dan 18 regu putri, SMA/SMK sederajat
sembilan regu putra dan delapan regu putri.
“Setiap regu berjumlah 13 orang. Lomba gerak jalan ini mengambil rute yang berbeda-beda,” pungkasnya.
Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik
oleh diskominfosp | Agu 14, 2019 | Berita Kabupaten
Diskominfo, SP Gumas – Kadis Kesehatan Gunung Mas (Gumas) dr Maria Efianti, menyatakan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau masih kurang.
“Ini menjadi salah satu tantangan kita,
bagaimana kedepan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan di daerah ini
dapat meningkat secara proporsional,” tukas Maria dalam sambutannya
membuka pertemuan penyusunan dokumen data dan informasi SDMK (Sumber
Daya Manusia Kesehatan) Kabupaten Gumas di aula Hotel Insevas, Selasa
(13/8).
Menurutnya, pengelolaan SDMK yang belum
optimal, kususnya ketersediaan, penyebaran dan kualitas SDMK di
fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes), menjadi salah satu kendala yang
mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan.
Pemetaan keadaan SDMK dikelola melalui
aplikasi yang berintegrasi dengan sistem informasi SDMK Dinkes dengan
sistem aplikasi lain, seperti Dukcapil, BPJS, PD DIKTI, aplikasi
nusantara dan lainnya.
“Sesuai dengan komitmen Dinas Kesehatan
Kabupaten Gunung Mas untuk memenuhi dan mendistribusikan tenaga
kesehatan sesuai kebutuhan,” ujar dr. Maria.
Melalui pertemuan tersebut, Maria ingin
penyusunan dokumen data dan informasi SDMK Kabupaten Gumas tahun 2019
dapat menyediakan dokumen dan informasi perencanaan kebutuhan SDM
kesehatan pada Dinkes, RSUD dan Puskesmas sesuai kebutuhan Fasyankes di
Gumas.
Ketua Panitia, Hery Kano, menyampaikan
tujuan kegiatan agar dokumen data dan informasi SDMK Kabupaten Gumas
2019 dapat menjadi pedoman dan bahan pertimbangan bagi Pemerintah pusat
maupun pemerintah daerah dalam upaya pemenuhan tenaga kesehatan,
kususnya di Gunung Mas.
“Kegiatan ini diikuti 25 peserta,
terdiri dari 17 peserta pengelola ketenagaan Puskesmas, 7 peserta dari
Dinas Kesehatan Gunung Mas dan 1 peserta dari BLUD RSUD Kuala Kurun,”
kata Hery.
Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik
oleh diskominfosp | Agu 14, 2019 | Berita SKPD Terkait
Diskominfo, SP Gumas – Melalui workshop audit internal dan tinjauan manajemen ini terdapat
hal penting yang akan disampaikan, terutama monitoring dan penilaian
kinerja Puskesmas dalam mewujudkan pelayanan dan kinerja yang bermutu.
Kadis Kesehatan Gunung Mas (Gumas) dr. Maria Efianti, menyampaikan hal itu kala membuka workshop audit internal dan tinjauan manajemen dalam rangka persiapan akreditasi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di aula Badan Perencanaan, Penilitian dan Pengambangan Daerah (BP3D), Selasa(13/8).
“Melalui kegiatan ini Puskesmas mampu menggali permasalahan-permasalahan yang ada terkait dengan implementasi sistem manajeman mutu, pencapaian sasaran atau indikator mutu dan kinerja,” kata Maria.
Puskesmas pun perlu akreditasi, sebagaimana tertuang dalam Permenkes nomor 75 tahun 2014 pasal 39 bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama seluruh karyawan Puskesmas untuk menuju Puskesmas yang berkualitas dan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkinerja sesuai standar.
“Untuk menjamin bahwa perbaikan mutu,
peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara
berkesinambungan di Puskesmas, maka perlu dilakukan penilaian oleh pihak
eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan, yaitu melalui
mekanisme akreditasi,” ujarnya.
Mantan Direktur BLUD RSUD Kurun itu
berharap,melalui kegiatan tersebut dapat menambah pemahaman tenaga
kesehatan dalam upaya memberikan pelayanan terbaik sebagai peningkatan
mutu pelayanan kesehatan dan tingkat kepuasan masyarakat.
Ketua Panitia Hery Kano menyampaikan, peserta kegiatan sebanyak 37 orang, berasal dari 11 Kecamatan, dengan tujuan kegiatan meningkatkan kemampuan tim audit internal Puskesmas untuk merencanakan, melaksanakan, memonitor serta melakukan tindak lanjut audit internal untuk dibahas dalam pertemuan tinjauan manajeman.
Narasumber kegiatan, Pak dr Damar Pramusinta dan Ibu dr Agustina Ponasti Dewi dari Provinsi Kalimantan Tenga.
Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik
oleh diskominfosp | Agu 14, 2019 | Berita Terbaru
Diskominfo, SP Gumas – Lembaga Pengembangan Pesparawi Kabupaten Gunung Mas menyelenggarakan Teknikal Meeting PESPARAWI Ke-IV Tingkat Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019 di Tumbang Miri, bertempat di Aula Hotel Zefanya, Senin (12/8/2019).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua
Lembaga Pengembangan Pesparawi Kabupaten Gunung Mas Herbert Y. Asin, SE,
didampingi Sekretaris Panitia Pesparawi Drs. Barthel, SE., M.Si,
Sekretaris Lomba Eigh Manto, Camat Se-Kabupaten Gunung Mas, Ketua LPPK
Se-Kabupaten Gunung Mas.
Dalam sambutan ketua LPPD Kabupaten
Gunung Mas Herbert Y. Asin, SE mengatakan, dari hasil Pesparawi
Kabupaten nanti akan mengikuti Pesparawi tingkat Provinsi Kalimantan
Tengah di Kabupaten Kapuas.
Pada hari ini juga secara teknis kita
akan menyampaikan tentang teknik vokal tentang lagu dan sebagainya,
nanti langsung menyampaikan kepada pencipta lagu yaitu Gerhat Gere. Dan
beliau juga sebagai dewan juri dalam perlombaan paduan suara.
“Beliau menjelaskan dari beberapa agenda
yang dilaksanakan pada hari ini, nanti ada paparan dewan juri Pesparawi
Ke-IV tingkat Kabupaten Gunung Mas, dilanjutkan dengan diskusi kemudian
pencabutan nomor undian seluruh kategori lomba,” pungkasnya.
Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik
oleh diskominfosp | Agu 14, 2019 | Berita Terbaru
Diskominfo, SP Gumas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam hal ini Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, SE., M.Si secara langsung menyerahkan hewan kurban sebanyak 4 ekor sapi yang diterima oleh ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Gunung Mas Drs. Muhamad Rusdi bertempat di Masjid Agung Darul Najah Kuala Kurun, Jumat (9/8/2019).
Pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa
Pemerintah Kabupaten memberikan bantuan berupa dana hibah kepada dewan
masjid Kabupaten Gunung Mas untuk pembelian hewan kurban dan
selanjutnya dewan masjid Kabupaten Gunung Mas yang menyalurkan berupa
hewan kurban untuk pengurus masjid di Kecamatan-Kecamatan yang ada di
Kabupaten Gunung Mas.
Beliau bersyukur hewan kurban yang
disalurkan ini merupakan kepedulian kita bersama atas berkat dari Tuhan
Yang Maha Kuasa atas limpah nikmat yang diberikan kepada kita sekalian,
semoga adanya bantuan berupa hewan kurban dapat menambah hikmah dari
Hari Raya Idul Adha, sehingga masyarakat di Kabupaten Gunung Mas dapat
maju dan sejahtera di masa yang akan datang.
“Saya berharap, dengan adanya bantuan
ini jangan memandang nilai bantuannya tetapi ambil hikmahnya yang
bertujuan dapat meningkatkan kepercayaan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang
Maha Esa, sehingga masyarakat dapat membantu Pemerintah mensukseskan
pembangunan di segala bidang khusnya bidang keagamaan,” kata Bupati
Gunung Mas Jaya S. Monong, SE., M.Si.
Beliau juga mengucapkan selamat
merayakan Hari Raya Idul Adha bagi umat Muslim yang merayakannya,
kiranya makna dari Idul Adha ini dimaknai sebaik-baiknya dalam
kehidupan kita masing-masing.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten
Gunung Mas apabila ada hal-hal yang kurang berkenan mengucapkan
permohonan maaf yang sebesar besarnya,”ucanya.
Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten
Gunung Mas Drs. Muhamad Rusdi dalam laoporannya mengatakan, untuk
wilayah Kecamatan Kurun hewan kurban yang disalurkan berjumlah 6 enam
ekor, kemudian Kecamatan Sepang berjumlah 1 ekor, kemudian Kecamatan
Mihing Raya 1 ekor, Kecamatan Kahayan Hulu Utara 1 Ekor, Kecamata Rungan
1 Ekor, Kecamatan Manuhing 2 ekor dan Kecamatan Rungan Hulu 1 ekor.
Kami sudah melakukan pemeriksaan sapi
ini, dengan dokter hewan ke lokasi, baik Kurun maupun Tewah. Kami yakin
dan percaya bahwa untuk wilayah Kecamatan meskipun kami tidak memantau
tetapi kami ada koordinasi dengan pihak dokter hewan mereka akan
melangsungkan kegiatan ke Kecamatan.
“Dia mengucapkan banyak terima kasih, ini semua berkat bantuan dan koordinasi kami dengan Pemerintah Daerah sehingga bantuan ini terealisasi dengan baik,” tandas Drs. Muhamad Rusdi.
Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik
oleh diskominfosp | Agu 9, 2019 | Berita Terbaru
Kuala Kurun, Dinas Perikanan Kabupaten Gunung Mas bekerjasama dengan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Gunung Mas melaksanakan Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) Tingkat Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019, di Gedung Pertemuan Umun (GPU) Tampung Penyang kota Kuala Kurun, Kamis (8/8/2019).
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gunung Mas Trinayati mengatakan “maksud diakannya kegiatan tersebut adalah untuk membantu masyarakat, supaya lebih memahami manfaat gizi ikan, terutama anak usia sekolah dalam mendapatkan sumber gizi protein”.
“Dengan kegiatan LMSI ini diharapkan dapat tercipta keanekaragaman menu msakan khas daerah berbahan baku ikan. TP-PKK Kecamatan sebagai peserta lomba harus dapat mengembangkan dan mensosialisakan kembali semua msakan hasil lomba, serta mentranformasikan seluruh menu menjadi hal yang bernilai ekonomis serta mendorong budaya memasak ikan di keluarga” Ucapnya.
Press release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.