oleh diskominfosp | Jun 1, 2018 | Berita Dinas
Diskominfo, SP Gumas – Dinas Kominfo, SP dalam hal ini Bidang Statistik Kabupaten Gunung Mas bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), menggelar Rapat Survei Kepuasan Masyarakat Diseminasi Indeks Kepuasan Masyarakat, bertempat di Aula BP3D Jl. Brigjen. Katamso Kuala Kurun, Kamis pagi. (31/5)
Turut hadir Kepala BPS Kabupaten Gunung Mas Drs. Waras, SE, Kepala Dinas Kominfo, SP Drs. Dihel, M.Si, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kepala Kantor PDAM Tirta Bahalap Kuala Kurun Guntur, SE, Camat Tewah Hengki Panto, S.Sos, Camat Kahut Effendi W. Rasa, SP, Camat Manuhing Raya Simpun, S.Pd, dan masing-masing Puskesmas Se-Kabupaten Gunung Mas.

Bahwa untuk peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan, perlu dilakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.
Kepala Dinas Kominfo. SP Drs. Dihel, M.Si mengatakan, terkait dengan kegiatan tentang penyampaian hasil survei kepuasan masyarakat ini adalah sisen ke 2 (dua), tentunya ini menjadi bahan kedepan apapun hasilnya itulah yeng dipetakan dalam pelayanan publik, walupun hasinya kurang memuaskan supaya bisa memacu kita untuk meperbaiki dalam sebuah sistem.
Dia (Drs.Dihel, M.Si) juga menjelaskan, “bahwa Survei Kepuasan Masyarakat yang dilakukan ini terhadap unit penyelenggara pelayanan publik, mengunakan indikator dan metologi survei yang telah ditentukan. Dan jumlah pengambilan 31 lokasi survei sampel terdiri dari SOPD, Kecamatan, serta puskesmas di Kabupaten Gunung Mas”, jelasnya.
“Kami juga menawarkan, aplikasi baru untuk pelaksanaan survei yang sipatnya tidak manual lagi, “Nanti akan ditempatkan di depan kantor SOPD masing-masing, agar memudahkan masyarakat untuk menyampaikan indikator-indikator yang sudah ada yang mudah dan bisa dijawab,” ujar Drs. Dihel, M.Si menambahkan.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Drs. Waras mengatakan, “tujuan kegiatan ini untuk mengukur kepuasan masyarakat, sebagai pengguna layanan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik”, ucapnya.
“Kami tidak menambah, dan tidak mengurangi sesuai dengan kuisionernya, berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 14 Tahun 2017, tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik”, jelas Drs. Waras.

Kepala BPS Kabupaten Gunung Mas Drs. Waras juga mengatakan “dengan kemajuan teknologi dan tuntutan masyarakat supaya pelayanan publik labih baik, pada akhirnya semua SOPD atau instansi terkait, bisa meningkatkan pelayanannya dari waktu ke waktu,” ujarnya menambahkan.
Asisten I Drs. Ambo Jabar, M.Si dalam arahannya menghimbau supaya kita meningkatkan pelayanan serta kepuasan kepada yang menerima pelayanan. Dan ini merupakan tantangan kedepan, agar kita lebih giat lagi untuk melakukan pelayanan kapada masyarakat.
“Kemudian sarana dan prasarana sesuaikan dengan kemampuan, karena ini berjalan dengan pararel sesuai tuntutan pelayanan sejauh mana frekuensi yang dilayani, dan yang mengetahui dengan pelayanannya adalah pimpinan Satuan Unit Kerja itu sendiri,” kata Drs. Ambo Jabar, M.Si.
Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik
oleh diskominfosp | Mei 18, 2018 | Berita Dinas
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kominfo, SP Kabupaten Gunung Mas, Drs. Dihel, M.si. Menurutnya, struktur panitia dibentuk sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, dan mulai mempersiapkan apa yang diperlukan dalam Festival Budaya Mihing Manasa tersebut. “ini harus terlaksana lengkap dan semaksimal mungkin, juga dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan harapan yang telah direncanakan”, ucap.Drs.Dihel.
“Seksi-seksi yang dibentuk punya tugas masing-masing dan meminta dengan tegas agar persiapan dan pemilihan kepengurusan ini dilakukan dengan konsisten dan diprioritaskan agar cepat dibuatkan SK-nya nanti”, tandasnya.
Press Release Bidang Informasi Publik.
oleh diskominfosp | Mei 16, 2018 | Berita Dinas
Diskominfo SP – Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo,SP) Kabupaten Gunung Mas gelar rapat yang bertempat di Aula Rapat Dinas Kominfo SP, adapun agenda yang akan dibahas adalah mengenai Integrasi dua aplikasi yaitu Aplikasi E- Budgeting Simda keuangan pada BPKAD dan Aplikasi E – Planning simda perencanaan pada BP3D yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kominfo,SP Drs. Dihel, M.Si, serta diikuti dengan aplikasi Sianida (sistem informasi agenda kegiatan perangkat daerah) yang di sajikan oleh Kepala Bidang LPSE & E-Goverment Eigh Manto, selasa siang. (15/5)
Kedua progress ini akan difungsikan sebagai materi bahan pembelajaran Kepala Dinas Kominfo SP Drs. Dihel, M.Si dalam mengikuti kegiatan Diklat PIM II nantinya.
Kepala Diskominfo, SP Drs. Dihel, M.Si dalam wawancaranya diwakili oleh Kabid LPSE & E-Goverment Eigh Manto yang akrab dipanggil Egi tersebut mengatakan, “untuk progress integrasi dua aplikasi simda keuangan BPKAD dan simda perencanaan BP3D Yaitu aplikasi E- Planning yang dimiliki BP3D detailnya mengenai perencanaan pembangunan, isinya Renstra dan Renja, yang rencananya akan diintegrasikan dengan mekanisme penganggaran yaitu E-Budgeting yang dimiliki oleh BPKAD”, katanya.
“Hal ini juga mengacu pada aplikasi Sianida (sistem informasi agenda kegiatan perangkat daerah) yaitu tentang sistem informasi kegiatan perangkat daerah yang sifatnya digunakan untuk seluruh daerah yang ada di Kabupaten Gunung Mas, supaya masyarakat dapat mengetahui kegiatan apa yang telah dilaksanakan pada Pemerintahan daerah” ungkapnya.
Sedikit ditambahkan “untuk aplikasi ini kita dukung dengan Jaringan yang cukup mampu untuk Mengakses data yang ada, dan apabila sistem integrasi kita semakin multi dan kompleks, ini perlu membutuhkan jaringan yang lebih baik lagi kedepannya”, tutup Egi.
Press Realis Bidang Pengelolaan Informasi Publik.
oleh diskominfosp | Mei 3, 2018 | Berita Dinas
Diskominfo SP – Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) sesuai jadwal menjadi pelaksana kegiatan Kebaktian Pembinaan Rohani Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang dilakukan rutin setiap hari Kamis pagi tersebut berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tampung Penyang Kuala Kurun. (3/5)
Kebaktian diawali dengan kata sambutan yang disampaikan oleh Dra. Turina Baboe selaku Plh. Kepala Dinas Kominfo SP untuk melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksananan kebaktian tersebut mengatakan “kesiapan dan kesediaan dari semua pegawai Dinas Kominfo SP dalam menyelenggarakan kebaktian pembinaan rohani ini sudah siap untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan bersama sama Dinas /Badan/kantor yang ada”, tuturnya.

Sekretaris Daerah Drs. Yansiterson, M. Si dalam arahannya usai kebaktian kembali mengingatkan kepada seluruh pegawai/ASN yang hadir terkait dengan disiplin akan tegas dalam hal pengambilan keputusan hukuman/sanksi bagi pegawai/ASN yang bermasalah itu, sebelumnya telah dirapatkan oleh Dewan Pertimbangan selanjutnya dilaporkan kepada Bupati sesuai tingkatan kesalahannya dalam menerapkan aturan dan ketentuan yang berlaku untuk kemajuan Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai ini agar lebih baik lagi, tegasnya.

Semua yang hadir tampak hikmat mengikuti jalannya kebaktian serta khotbah yang diperdengarkan oleh pendeta Asplin Dolpin tersebut.
Kebaktian tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas bersama Kepala SOPD dan ASN yang hadir mengikuti acara kebaktian pembinaan rohani Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut.
Press Realese Bidang Pengelolaan Informasi Publik
oleh diskominfosp | Apr 26, 2018 | Berita SKPD Terkait
Gunung Mas – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunung Mas melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan akan melakukan kegiatan vaksinasi rabies di sejumlah wilayah di Kecamatan Mihing Raya dan Sepang, tanggal 26-28 April.
Rencananya, vaksinasi rabies akan dilakukan pada tanggal 26 April di Kecamatan Mihing Raya tepatnya di Kelurahan Kampuri, Desa Rangan Tate, dan Desa Rabauh, terang Kepala DPKP Kabupaten Gumas Ir Kardinal melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Yuliana Elisabeth, Rabu (25/04/2018).
Selanjutnya, pada tanggal 26 April vaksinasi rabies rencananya akan dilanjutkan di sejumlah wilayah Kecamatan Sepang yakni Desa Sepang Kota dan Kelurahan Sepang Simin. Lalu, pada tanggal 28 April vaksinasi rabies masih akan dilakukan di wilayah Kecamatan Sepang yakni Desa Tanjung Karitak, Desa Tewai Baru, Desa Tampelas, dan Desa Pematang Limau.
Ia pun berharap kepada masyarakat pemilik hewan peliharaan khususnya anjing agar dapat membantu petugas saat akan melakukan vaksinasi rabies. Caranya adalah dengan mengikat atau mengandangkan anjing peliharaan mereka, guna memudahkan petugas memberi vaksin.
Sejauh ini, vaksinasi rabies sudah dilakukan di Kecamatan Kurun dan sejumlah wilayah di Kecamatan Tewah serta Mihing Raya. Kedepan, vaksinasi rabies akan terus berlanjut di seluruh Kecamatan yang ada di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
Vaksinasi rabies, lanjutnya, sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit rabies, karena penyakit tersebut sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Jadi, vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan harus dilakukan secara rutin.
Sementara itu, Kasi Pembibitan dan Produksi Peternakan, Ejek K Limin S.Pt menambahkan bahwa vaksinasi rabies harus dilakukan secara rutin kepada hewan peliharaan yakni anjing, kucing dan kera atau monyet. DPKP Kabupaten Gunung Mas rutin melakukan vaksinasi rabies satu tahun sekali, untuk 12 Kecamatan, ungkapnya.
Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.
Sumber : https://gunungmaskab.go.id/index.php/2018/04/25/26-28-april-dpkp-akan-lakukan-vaksinasi-rabies-di-sejumlah-kecamatan-mihing-raya-dan-sepang/
oleh diskominfosp | Apr 25, 2018 | Berita Kabupaten
Gunung Mas – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunung Mas, mengusulkan kepada Pemda setempat untuk penambahan tenaga pegawai. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunung Mas, Lurand mengatakan usulan tersebut karena kekurangan tenaga kepegawaian, khususnya untuk tenaga Guru dan Kesehatan. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Gunung Mas Berjumlah 3473 orang secara keseluruhan, 1682 orang Tenaga Guru, 346 orang Tenaga kesehatan dan selebihnya tenaga Admistratif, ucap Lurand pada awak media, Selasa, (24/04/2018).
Dikatakannya, kemudian untuk PTT yang ada berjumlah 1648 orang yang tersebar diseluruh SKPD, sekolah-sekolah dan pusekesmas – puskesmas yang ada di Kabupaten Gunung Mas. Dalam hal ini termasuk untuk Guru dan pegawai Puskesmas yang statusnya masih pegawai tidak tetap (PTT).
Dalam hal ini pegawai Kabupaten Gunung Mas yang bersifat menyeluruh masih kurang, terutama tenaga Guru dan Kesehatan. Makanya, BKPPD Kabupaten Gunung Mas sudah melakukan usulan penambahan/pengadaan CPNS kurang lebih 600 orang, dan sampai sekarang masih belum menerima penetapan dari pihak KemenPAN, dan di harapkan pada Tahun 2018 ada penerimaan CPNS.
“Tahun 2017 data PTT yang sudah masuk berjumlah 300 orang, dan sebagian besar dilakukan pengalihan dari provinsi di alihkan ke Daerah,” tuturnya. Menurutnya, masalah dan kendala yang dihadapi sampai saat ini adalah kekurangnya Guru. Yang seharusnya satu orang mengajar 2 kelas malah bisa sampai 6 kelas sekaligus. Seharusnya satu sekolah gurunya lengkap, tetapi yang terjadi dilapangan jauh dari harapan, bahkan satu sekolah bisa ada 2-3 orang guru saja.
Pihaknya berharap, permasalahan kekurangan pegawai ini dapat ditindak dan dipenuhi dari Pemerintah Pusat , dan Kepada Pegawai yang ada sekarang diharapkan kemaksimalannya dalam melaksanakan tugas. Dalam hal ini untuk mengatasi permasalahan tersebut diangkat PTT untuk mengurangi beban kerja yang ada, dan khususnya untuk pengajar Guru Agama dan Penjaskes di prioritaskan penambahan PTT, ungkapnya.
Press Release Bidang Pengelolaan
sumber : https://gunungmaskab.go.id/index.php/2018/04/24/gumas-kekurangan-pegawai-bkppd-mengusulkan-pegawai-tambahan/