oleh diskominfosp | Jan 16, 2020 | Berita SKPD Terkait
Diskominfo, PS Gumas – Sejak diterapkan tahun 2018 lalu, layanan perizinan Online Single Submission (OSS) sangat diminati oleh para pelaku usaha. Tercatat pada tahun itu, ada 216 orang yang mendaftar. Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan pada tahun 2019 ini.
”Di tahun 2019, ada 592 orang yang
mendaftar melalui layanan perizinan OSS, dengan jumlah izin usaha
mencapai 1.912, baik makro maupun mikro,” ucap Kepala Dinas Penanaman
Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gumas Aga kepada
Radar Sampit, Senin (13/1) pagi.
Dia mengatakan, keberadaan layanan
perizinan OSS ini bertujuan untuk mempermudah pengurusan berbagai izin
usaha, baik itu prasyarat melakukan usaha, maupun izin kegiatan
operasional usaha di tingkat pusat dan daerah, dengan mekanisme
pemenuhan komitmen persyaratan perizinan.
”Layanan perizinan OSS ini juga untuk
memfasilitasi pelaku usaha sehingga memperoleh izin secara aman, cepat
dan real time, memfasilitasi dalam melakukan pelaporan dan pemecahan
masalah perizinan, serta memfasilitasi untuk menyimpan data perizinan
dalam satu identitas berusaha,” ujarnya.
Dia menuturkan, sasaran dari layanan
perizinan OSS adalah para pelaku usaha yang memiliki karakteristik
dengan bentuk badan usaha maupun perorangan, usaha mikro, kecil,
menengah, dan besar, usaha yang baru maupun yang sudah berdiri sebelum
operasionali OSS, serta usaha dengan modal yang berasal dari dalam
negeri maupun terdapat komposisi modal asing.
”Bagi para pelaku yang kesulitan dalam
mendaftar layanan perizinan melalui OSS, bisa dibantu oleh petugas
DPMPTSP setempat. Untuk itu, pelaku usaha diminta jangan ragu
berkonsultasi kepada petugas, jika menemui kendala,” tuturnya.
Dia menambahkan, karena layanan
perizinan melalui OSS ini terbilang masih baru, diingatkan kepada
pendaftar agar selalu teliti dalam melengkapi data yang diperlukan.
”Terkadang masih ada pendaftar OSS yang
tidak teliti melengkapi data yang diperlukan. Dari ketidaktelitian itu,
mengakibatkan perizinan yang diajukan belum bisa diproses. Jika terjadi
demikian, tentu yang dirugikan adalah pelaku usaha itu sendiri,”
tandasnya.
oleh diskominfosp | Jan 16, 2020 | Berita SKPD Terkait
Diskominfo, PS Gumas – Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si Melantik Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunung Mas Agung, SE bertempat di ruang rapat lantai I kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (14/1/2020).
“Pelantikan Kepala Dinas Pendidikan,
Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunug Mas bertujuan untuk dilakukan
mutasi yang bersifat mutasi horizontal untuk penyegaran tugas,” kata Ir.
Efrensia L.P. Umbing, M.Si.
Pelantikan yang baru kita lakukan merupakan hal yang biasa dan wajar bahkan mutasi untuk dilakukan dalam suatu organisasi karena aparatur Negara merupakan salah satu indikator yang sangat penting dalam rangka membina dan menjalankan manajemen organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetepakan.
Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan
permasalahan pokok di bidang Pendidikan sekaligus merupakan tantangan
yang harus kita hadapi yang pertama lokasi dan distribusi PNS khususnya
tenaga pendidik yang belum seimbang dan mereta secara kuantitas maupun
kualitas. Kedua masih rendahnya produktivitas guru dan belum optimalnya
sistem pendidikan.
“Dikatakannya, agar dapat lebih tanggap dan proaktif serta selalu melakukan koordinasi baik vertikal maupun horizontal, sehingga kegiatan-kegiatan di bidang pendidikan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Kepada semua Kepala Perangkat Daerah, bersama sama kita menjaga stabilitas, ketertiban dan ketentraman masyarakat di wilayah Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai.
Saya mengajak kita semua melaksanakan
tugas kita masing-masing dengan baik, seperti para pejabat sebelumnya
yang sudah dilantik Bapak Bupati karena kita ini, mengawali struktur
organisasi yang baru dengan perda baru, dan juga tahun yang baru serta
tahun anggaran yang baru.
“Kita sudah punya target realisasi anggaran perbulan, pertriwulan, persemester bahkan sampai dengan akhir tahun, itu sudah ada dan setiap bulan diadakan tepra, tepra untuk melihat memantau memonitor sejauh mana pelaksanaan anggaran dilakukan, jika memang rendah dari target apakah ada kendala, dan apakah kendala itu bersifat internal saja apakah memerlukan koordinasi dengan pihak lain di luar SKPD, itu gunanya tepra sehingga jangan di diamkan kalau ada masalah,” pungkasnya.
oleh diskominfosp | Jan 16, 2020 | Berita Kabupaten
Diskominfo, PS Gumas – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong melantik 373 pejabat yang terdiri dari pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Gumas Jumat (10/1/2020) dini hari pukul 00.30 WIB di GPU Damang Batu Kuala Kurun.
Pejabat eselon II yang dilantik, antara
lain Isaskar sebagai Kadis P2KB dan P3A, Kadis Pendidikan, Pemuda dan
Olah Raga Agung, Kadis Kesehatan dr Maria Efianti, Sekretaris DPRD Gumas
Yulius Agau, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Letus Guntur,
Kasatpol PP Salampak Haris, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Luis
Eveli, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yulianus H Umar, Kadis
Perpustakaan dan Arsip Daerah Edwin Yustian, Kepala BPBD Champili, Kadis
Lingkungan Hidup dan Perhubungan Yohanes Tuah, dan Kaban Kesbangpol
Muhamad Rusdi.
Asisten Pemerintahan Lurand, Asisten
Administrasi Untung, staf ahli Bupati bidang kemasyarakatan dr Makmur
Ginting, staf ahli Bupati bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan
Yemie, dan staf ahli Bupati bidang hukum, politik dan pemerintahan
Hansli Gonak.
Jaya mengatakan pelantikan dilakukan
tengah malam karena segala sesuatu harus melalui proses dan aturan yang
berlaku. Salah satunya persetujuan dari komisi ASN (Aparatur Sipil
Negara).
“Pelantikan pejabat hal yang biasa kok.
Bisa dilakukan pagi, siang dan malam. Tidak ada yang aneh dengan
pelantikan ini, tidak ada yang ditutup-tutupi. Jadi jangan berfikir
negatif dengan pelantikan yang dilakukan saat ini,” tegas Jaya.
Bupati mengingatkan pejabat yang sudah
dilantik untuk dapat menunjukan kinerja yang baik, memahami dan mentaati
aturan yang berlaku.
“Saya dan Bu Wakil Bupati akan
mengevaluasi kinerja saudara-saudara yang dilantik hari ini. Kami
(Jaya-Efrensia) berharap saudara-saudara menjalankan tugas dan kewajiban
dengan penuh tanggung jawab dalam membangun Kabupaten Gunung Mas
bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri,” kata Jaya.
Ditambahnya, pelantikan yang dilakukan merupakan tahap pertama, dan akan ada pelantikan tahap kedua.
“Tunggu saja (pelantikan tahap ke dua),
dan tunjukan profesionalitas saudara-saudara dalam bekerja. Kinerja baik
saudara-saudara itu yang kami inginkan,” tegas Jaya.
Pelantikan dihadiri pejabat Sekretariat
Daerah Provinsi Kalteng, Sekda Gumas Yansiterson, Anggota DPRD Iceu
Purnamasari, mantan Kadis Pertanian dan Perkebunan Gumas DK Mandarana
yang juga suami Wabup Efrensia LP Umbing, Ketua TP PKK Gumas Ny Mimie
Mariatie Jaya S Monong dan undangan lainnya.
oleh diskominfosp | Jan 16, 2020 | Berita Kabupaten
Diskominfo, PS Gumas – Seluruh aparatur sipil negara dilingkup
pemkab Gunung Mas kembali diingatkan agar lebih meningkatkan disiplin
dan kinerjanya, terkhususnya berkontribusi positf bagi daerah melalui
tempat tugas masing – masing.
“Kepada seluruh ASN, mari tingkatkan dan
pertahankan kinerja di organisasi perangkat daerah masing – masing”
kata bupati Gunung Mas uasi melaksanakan sidak di sejumlah OPD di
lingkup pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kamis (2/1/2020).
Menurut Bupati Gunung Mas Jaya Samaya
Monong, pemerintah kabupaten Gunung Mas mengapresiasi semua dukungan dan
kinerja dari para ASN selama bekerja. Kedepan para ASN dituntut untuk
bisa menjalin kerja sama antara mitra kerja dan perangkat daerah lainya.
Pada kesempatan itu, orang nomor satu di
Kabupaten Gunung Mas ini mengucapkan terimakasih kepada rekan – rekan
yang selama ini telah menyampaikan pemberitaan positif terkait
pembangunan di Kabupaten Gunung Mas.
oleh diskominfosp | Des 28, 2019 | Berita SKPD Terkait
Diskominfo, SP Gumas – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D), bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat Koordinasi, Terkait Lokus Stunting Tahun 2020 di Kabupaten Gunung Mas yang dilaksanakan di Aula BP3D, Kamis (12/12/2019).
Acara pertemuan di buka oleh Sekretaris
Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, didampingi Kepala
Dinas Kesehatan dr. Maria Efianti, Plt. Sekretaris BP3D Beben Martinus,
yang dihadiri Kepala SKPD yang tergabung dalam Tim KP2S (Konvergensi
Percepatan Penanggulangan Stunting) dan undangan lainnya.
Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si
mengatakan, bapak ibu akan menentukan desa lokus yang akan di intervensi
pada tahun 2020. Sesuai kebijakan pemerintah pusat, paling tidak ada 10
desa lokus yang harus kita tentukan pada saat ini yang pembiayaanya
dilakukan oleh pemerintah pusat.
“Lanjut dia dalam penentuan desa lokus,
perlu dilakukan dengan teliti dan berdasarkan data yang ada sehingga
desa-desa yang nantinya akan di intervensi lewat program dan kegiatan
benar-benar tepat sasaran,” ucapnya.
Apa yang kita lakukan pada hari ini
penting karena penentuan desa lokus hendaknya dapat menurunkan angka
stunting kita yang pada tahun 2018 sebesar 38,21% atau urutan ke lima
dibanding kabupaten lainnya. menurut informasi yang saya terima
berdasarkan hasil survey internal yang dilakukan oleh dinas kesehatan
pada bulan oktober dan november 2019.
Walaupun hasil survey internal kita
menunjukkan hasil yang menggembirakan, kita tetap harus bekerja keras
dan serius dalam melaksanakan aksi konvergensi percepatan penurunan
stunting di tahun 2020.
“Menurut dia kegiatan ini atau KP2S (Konvergensi Percepatan Penanggulangan Stunting) merupakan bagian dari perwujudan visi smart human resources dari pimpinan daerah,” bebernya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris BP3D
Kabupaten Gunung Mas Beben Martinus menyampaikan laporannya, Rapat
koordinasi ini merupakan rapat kedua perihal stunting terhadap perangkat daerah terkait.
“Rapat ini penting karena Kabupaten Gunung Mas ditetapkan sebagai lokus program intervensi pencegahan stunting
pada tahun 2020 sehingga sebelum tahun ini berakhir, kita harus
menyampaikan 10 Desa Lokus Konvergensi Percepatan Penanggulangan
Stunting yang akan di intervensi pada tahun 2020,” pungkasnya.
oleh diskominfosp | Nov 24, 2019 | Berita Kabupaten
Diskominfo, SP Gumas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas)
melalu Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Dearah (BP3D),
dalam penyelenggaraanya mengadakan petemuan rapat sinkronisasi indikator
daerah Kabupaten Gunung Mas tahun 2019, mengusung tema yang bertajuk
data DBRB untuk menggali potensi daerah. Rapat ini berlangsung di Aula
BP3D Kabupaten Gunung Mas, Jumat (22/11/2019).
ARAHAN
: Sekda Kabupaten Gunung Mas (dua dari kanan) didampingi Kasubbdin
Pertanian, Kelautan dan Perikanan Bappedalitbang Provinsi Kalteng
Vonarina, Kepala BPS Drs. Wares dan Kepala BP3D Drs. Salampak, pada saat
memberikan arahan pada kegiatan sinkronisasi indikator makro daerah
tahun 2019, dalam rangka sosialisasi data PDRB untuk menggali potensi
daerah, di Aula BP3D setempat, Jumat (22/11/2019) pagi.
Sementara itu rapat dibuka oleh
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si mewakli
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, SE., M.Si, didampingi Kasubbdin
Pertanian, Kelautan dan Perikanan Bappedalitbang Provinsi Kalteng
Vonarina, Kepala BPS Drs. Wares dan Kepala BP3D Drs. Salampak.
Kemudian Asisten, Sataf Ahli Bupati,
Kepala Perangkat Daerah Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang
terkait beserta staf BP3D.
“Pada kesempatannya, Drs, Yansiterson
menyampaikan bahwa PDRB merupakan potret perekonomian suatu daerah. Dari
data PDRB kita dapat memiliki gambaran jumlah keseluruhan nilai tambah
barang dan jasa yang dihasilkan dari semua kegiatan perekonomian di
seluruh wilayah. Perhitungan dilakukan dalam periode tahun tertentu dan
pada umumnya dalam waktu satu tahun,” ujarnya.
Selain itu lanjut Drs. Yansiterson, M.Si
Bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas, data PDRB sangat penting
dan menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan Pemerintah
Daerah sekaligus menjadi cermin dalam merumuskan kebijakan yang bersifat
strategis.
Melalui kegitan tersebut kita mendapat
banyak informasi baik berupa arah pengembangan Kabupaten Gunung Mas
berdasarkan zonasi yang telah ditetapkan dalam RTRW oleh Pemerintah
Provinsi serta posisi Kabupaten Gunung Mas diantara semua kabupaten yang
ada di Kalimantan Tengah khususnya dilihat dari data PDRB,” bebernya.
“Kita juga akan dipandu oleh BPS
Kabupaten Gunung Mas dalam melihat secara spesifik PDRB setiap sektor
yang ada di daerah ini. Apa yang kita lakukan pada hari ini, sangat
penting bagi pengembangan daerah ini kedepannya sehingga saya harap kita
semua dapat menggunakan kesempatan yang ada untuk menggali informasi
sebanyak mungkin dari kedua narasumber,” pungkasnya.