oleh diskominfosp | Jan 16, 2020 | Berita Kabupaten
Diskominfo, PS Gumas – Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbimg menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) tahun 2020. DPA itu diserahkan kepada 26 SKPD dan 12 Kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Rabu (15/1/2019).
Usai Penyerahan DPA berfhoto bersama.
Penyerahan DPA-SKPD tersebut dihadiri Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Lurand, Asisten Administrasi Umum Drs. Untung, Kepala SKPD serta Camat se Kabupaten Gunung Mas.
“Disamping itu, Pengelolaan keuangan
Daerah harus dilakukan secara tertib, taat pada ketentuan peraturan
perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan
bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, dan
manfaat untuk masyarakat,” Kata Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si.
Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran
(DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Gunung Mas, Tahun Anggaran
2020, yang kita laksanakan pada hari ini, merupakan tindak lanjut dari
telah ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2019, tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gunung Mas, Tahun
Anggaran 2020, serta Peraturan Bupati Gunung Mas Nomor 37 Tahun 2019
tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten
Gunung Mas, Tahun Anggaran 2020.
“Saya minta perhatian kita semua SKPD,
untuk mengusulkan Pejabat Pengguna Anggaran, Kuasa pengguna Anggaran,
Pejabat Penatausahaan Keuangan, Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan dan
Bendahara Pengeluaran, untuk segera ditetapkan, sebagai dasar
pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.
Wakil Bupati meminta setiap SKPD Segera
menyelesaikan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa (RUP) Pemerintah Daerah
secara transparan, cermat, dan akuntabel sesuai peraturan
perundang-undangan di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Segera melakukan penetapan penyedia barang dan jasa untuk nilai paket
pekerjaan sampai dengan Rp 200.000.000.-
“Kepada para kontraktor, saya minta
untuk bekerja sesuai dengan Time Schedule yang telah ditetapkan,
sehingga tidak ada lagi kontraktor yang pada awal kontrak santai saja,
dan baru menjelang akhir kontrak, bagai berpacu dengan waktu, untuk
menyelesaikan pekerjaannya. Terhadap Kontraktor yang terlambat
menyelesaikan pekerjaannya, saya minta melalui semua Kepala Perangkat
Daerah dan PPTK, untuk tidak memberikan toleransi kebijakan sedikitpun,
kepada kontraktor yang seperti itu,” terang dia.
Untuk semua Kepala SKPD agar berpikir
“out of the box” dan keluar dari kebiasaan lama yang tidak produktif,
agar dapat melakukan terobosan-terobosan inovatif dalam lingkup sistem,
dasar hukum, teknis, maupun pelaksanaannya sehingga kita dapat
meminimalisir kekurangan pada Daerah dan dapat mengoptimalkan kelebihan
pada Daerah kita.
Kepada setiap Kepala Perangkat Daerah
agar tetap fokus pada target yang sudah disepakati pada dokume
perencanaan dan penganggaran, dan cepat tanggap dalam merespon apabila
terdapat penyerapan yang tidak sesuai dengan rencana. Indentifikasi
permasalahan tersebut karena bisa jadi itu permasalahan yang sama pada
Perangkat Daerah lainnya sehingga perlu dicari solusi bersama.
”Pada hari ini kita sudah menginjak hari
ke-15 dari 30 hari di bulan Januari Tahun 2020, jadi kepada Kepala
Perangkat Daerah agar segera melaksanakan DPA tersebut demi pelayanan
publik dan kesejahteraan masyarakat Gunung Mas,” pungkasnya.
oleh diskominfosp | Jan 16, 2020 | Berita SKPD Terkait
Diskominfo, PS Gumas – Sejak diterapkan tahun 2018 lalu, layanan perizinan Online Single Submission (OSS) sangat diminati oleh para pelaku usaha. Tercatat pada tahun itu, ada 216 orang yang mendaftar. Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan pada tahun 2019 ini.
”Di tahun 2019, ada 592 orang yang
mendaftar melalui layanan perizinan OSS, dengan jumlah izin usaha
mencapai 1.912, baik makro maupun mikro,” ucap Kepala Dinas Penanaman
Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gumas Aga kepada
Radar Sampit, Senin (13/1) pagi.
Dia mengatakan, keberadaan layanan
perizinan OSS ini bertujuan untuk mempermudah pengurusan berbagai izin
usaha, baik itu prasyarat melakukan usaha, maupun izin kegiatan
operasional usaha di tingkat pusat dan daerah, dengan mekanisme
pemenuhan komitmen persyaratan perizinan.
”Layanan perizinan OSS ini juga untuk
memfasilitasi pelaku usaha sehingga memperoleh izin secara aman, cepat
dan real time, memfasilitasi dalam melakukan pelaporan dan pemecahan
masalah perizinan, serta memfasilitasi untuk menyimpan data perizinan
dalam satu identitas berusaha,” ujarnya.
Dia menuturkan, sasaran dari layanan
perizinan OSS adalah para pelaku usaha yang memiliki karakteristik
dengan bentuk badan usaha maupun perorangan, usaha mikro, kecil,
menengah, dan besar, usaha yang baru maupun yang sudah berdiri sebelum
operasionali OSS, serta usaha dengan modal yang berasal dari dalam
negeri maupun terdapat komposisi modal asing.
”Bagi para pelaku yang kesulitan dalam
mendaftar layanan perizinan melalui OSS, bisa dibantu oleh petugas
DPMPTSP setempat. Untuk itu, pelaku usaha diminta jangan ragu
berkonsultasi kepada petugas, jika menemui kendala,” tuturnya.
Dia menambahkan, karena layanan
perizinan melalui OSS ini terbilang masih baru, diingatkan kepada
pendaftar agar selalu teliti dalam melengkapi data yang diperlukan.
”Terkadang masih ada pendaftar OSS yang
tidak teliti melengkapi data yang diperlukan. Dari ketidaktelitian itu,
mengakibatkan perizinan yang diajukan belum bisa diproses. Jika terjadi
demikian, tentu yang dirugikan adalah pelaku usaha itu sendiri,”
tandasnya.
oleh diskominfosp | Jan 16, 2020 | Berita SKPD Terkait
Diskominfo, PS Gumas – Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si Melantik Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunung Mas Agung, SE bertempat di ruang rapat lantai I kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (14/1/2020).
“Pelantikan Kepala Dinas Pendidikan,
Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunug Mas bertujuan untuk dilakukan
mutasi yang bersifat mutasi horizontal untuk penyegaran tugas,” kata Ir.
Efrensia L.P. Umbing, M.Si.
Pelantikan yang baru kita lakukan merupakan hal yang biasa dan wajar bahkan mutasi untuk dilakukan dalam suatu organisasi karena aparatur Negara merupakan salah satu indikator yang sangat penting dalam rangka membina dan menjalankan manajemen organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetepakan.
Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan
permasalahan pokok di bidang Pendidikan sekaligus merupakan tantangan
yang harus kita hadapi yang pertama lokasi dan distribusi PNS khususnya
tenaga pendidik yang belum seimbang dan mereta secara kuantitas maupun
kualitas. Kedua masih rendahnya produktivitas guru dan belum optimalnya
sistem pendidikan.
“Dikatakannya, agar dapat lebih tanggap dan proaktif serta selalu melakukan koordinasi baik vertikal maupun horizontal, sehingga kegiatan-kegiatan di bidang pendidikan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Kepada semua Kepala Perangkat Daerah, bersama sama kita menjaga stabilitas, ketertiban dan ketentraman masyarakat di wilayah Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai.
Saya mengajak kita semua melaksanakan
tugas kita masing-masing dengan baik, seperti para pejabat sebelumnya
yang sudah dilantik Bapak Bupati karena kita ini, mengawali struktur
organisasi yang baru dengan perda baru, dan juga tahun yang baru serta
tahun anggaran yang baru.
“Kita sudah punya target realisasi anggaran perbulan, pertriwulan, persemester bahkan sampai dengan akhir tahun, itu sudah ada dan setiap bulan diadakan tepra, tepra untuk melihat memantau memonitor sejauh mana pelaksanaan anggaran dilakukan, jika memang rendah dari target apakah ada kendala, dan apakah kendala itu bersifat internal saja apakah memerlukan koordinasi dengan pihak lain di luar SKPD, itu gunanya tepra sehingga jangan di diamkan kalau ada masalah,” pungkasnya.
oleh diskominfosp | Jan 16, 2020 | Berita Kabupaten
Diskominfo, PS Gumas – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong melantik 373 pejabat yang terdiri dari pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Gumas Jumat (10/1/2020) dini hari pukul 00.30 WIB di GPU Damang Batu Kuala Kurun.
Pejabat eselon II yang dilantik, antara
lain Isaskar sebagai Kadis P2KB dan P3A, Kadis Pendidikan, Pemuda dan
Olah Raga Agung, Kadis Kesehatan dr Maria Efianti, Sekretaris DPRD Gumas
Yulius Agau, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Letus Guntur,
Kasatpol PP Salampak Haris, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Luis
Eveli, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yulianus H Umar, Kadis
Perpustakaan dan Arsip Daerah Edwin Yustian, Kepala BPBD Champili, Kadis
Lingkungan Hidup dan Perhubungan Yohanes Tuah, dan Kaban Kesbangpol
Muhamad Rusdi.
Asisten Pemerintahan Lurand, Asisten
Administrasi Untung, staf ahli Bupati bidang kemasyarakatan dr Makmur
Ginting, staf ahli Bupati bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan
Yemie, dan staf ahli Bupati bidang hukum, politik dan pemerintahan
Hansli Gonak.
Jaya mengatakan pelantikan dilakukan
tengah malam karena segala sesuatu harus melalui proses dan aturan yang
berlaku. Salah satunya persetujuan dari komisi ASN (Aparatur Sipil
Negara).
“Pelantikan pejabat hal yang biasa kok.
Bisa dilakukan pagi, siang dan malam. Tidak ada yang aneh dengan
pelantikan ini, tidak ada yang ditutup-tutupi. Jadi jangan berfikir
negatif dengan pelantikan yang dilakukan saat ini,” tegas Jaya.
Bupati mengingatkan pejabat yang sudah
dilantik untuk dapat menunjukan kinerja yang baik, memahami dan mentaati
aturan yang berlaku.
“Saya dan Bu Wakil Bupati akan
mengevaluasi kinerja saudara-saudara yang dilantik hari ini. Kami
(Jaya-Efrensia) berharap saudara-saudara menjalankan tugas dan kewajiban
dengan penuh tanggung jawab dalam membangun Kabupaten Gunung Mas
bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri,” kata Jaya.
Ditambahnya, pelantikan yang dilakukan merupakan tahap pertama, dan akan ada pelantikan tahap kedua.
“Tunggu saja (pelantikan tahap ke dua),
dan tunjukan profesionalitas saudara-saudara dalam bekerja. Kinerja baik
saudara-saudara itu yang kami inginkan,” tegas Jaya.
Pelantikan dihadiri pejabat Sekretariat
Daerah Provinsi Kalteng, Sekda Gumas Yansiterson, Anggota DPRD Iceu
Purnamasari, mantan Kadis Pertanian dan Perkebunan Gumas DK Mandarana
yang juga suami Wabup Efrensia LP Umbing, Ketua TP PKK Gumas Ny Mimie
Mariatie Jaya S Monong dan undangan lainnya.
oleh diskominfosp | Jan 16, 2020 | Info Grafis
Diskominfo, PS Gumas – Menjadi sahabat Allah maupun sahabat
sesama manusia harus melalui proses. Salah satunya meruntuhkan 5 tembok
pemisah, yang dapat memisahkan persahabatan dengan Allah maupun sesama
manusia. Hal itu disampaikan Pendeta (Pdt) Deddy Yosafat dari Bogor,
Provinsi Jawa Barat.
Dalam khotbahnya pada Ibadah dan
Perayaan Natal GPT (Gereja Pantekosta Tabernakel) Berkat Iman Kuala
Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Rabu (8/1/2020)
malam yang mengusung thema Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang
(Bdk Yohanes 15;14-15) dan Sub Thema Meruntuhkan Tembok Pemisah (Efesus
2;14).
Pendeta. Deddy menjelaskan panjang lebar
5 tembok pemisah yang harus diruntuhkan, yakni keangkuhan diri dengan
merasa diri paling benar dan suka membanding-bandingkan (Roma 12;9),
mencintai diri sendiri (2 Timotius 3;1 dan Filipi 2;4), merasa benar
sendiri dengan tidak bisa menerima perubahan (Matius 7;3-5 dan 1
Timotius 1;15), kesoktahuan (1 Tomotius 6;1-5 dan 1 Korintus 3;18) dan
kelicikan (Lukas 20;23-26,2 Korintus 4;2 dan Ayub 15;4).
“Menjadi sahabat Allah maupun sahabat
sesama manusia, tembok pemisah itu harus dihancurkan dengan merendahkan
diri satu dengan yang lain (1 Petrus 5;5) dan mengikuti teladan Yesus
(Matius 11;29 dan 2 Korintus 10;5),” kata Deddy yang menyampaikan
khotbahnya dengan santai dan canda.
Menurut Deddy, menjadi sahabat Allah
maka Kasih Agape harus dimiliki. Menjadi sahabat Allah, Allah dapat
berbicara layaknya seorang teman, saling berhadap-hadapan (Keluaran 33 :
11 dan Bilangan 12;8), dan apapun yang diminta Allah pasti berikan.
“Jadi orang Kristen harus sabar. Jangan
mudah tersinggung. Jangan posesif. Jangan mudah terprovokasi.
Berfikirlah yang posistif dan jadilah sahabat yang baik bagi Allah dan
sesama manusia,” ujar Deddy.
Bupati Jaya Samaya Monong menyambut baik
kegiatan tersebut dan berharap apa yang telah disampaikan Pdt Deddy
dapat difahami dan dipraktekkan jemaat GPT Berkat Iman dan jemaat gereja
lainnya yang hadir pada kegiatan itu.
Kegiatan di hadiri Waket DPRD Gumas Neni
Yuliani,Staf Ahli Bupati dr Makmur Ginting,Camat Kurun Holten,Ketua MR
GKE Kuala Kurun Pdt Edison B Kuni dan Pdt Yakobus Ibrahim,Pdt GPT se
Gumas dan sejumlah Pdt GPT dari Kabupaten Kotawaringin Barat,Palangka
Raya dan Kabupaten lainnya di Kalteng,damang kepala adat Kecamatan Kurun
Yehuda I Emun yang juga ketua panitia,sejumlah jemaat GPT Kristus Raja
Tewah dan jemaat GPT di Kecamatan Kurun serta jemaat dari denominasi
gereja yang ada di Kuala Kurun.