Wabub Bagikan DPA Tahun 2020 Kepada SKPD

Wabub Bagikan DPA Tahun 2020 Kepada SKPD

Diskominfo, PS Gumas – Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbimg menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) tahun 2020. DPA itu diserahkan kepada 26 SKPD dan 12 Kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Rabu (15/1/2019).

Usai Penyerahan DPA berfhoto bersama.

Penyerahan DPA-SKPD tersebut dihadiri Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Lurand, Asisten Administrasi Umum Drs. Untung, Kepala SKPD serta Camat se Kabupaten Gunung Mas.

“Disamping itu, Pengelolaan keuangan Daerah harus dilakukan secara tertib, taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat,” Kata Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si.

Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Gunung Mas, Tahun Anggaran 2020, yang kita laksanakan pada hari ini, merupakan tindak lanjut dari telah ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2019, tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gunung Mas, Tahun Anggaran 2020, serta Peraturan Bupati Gunung Mas Nomor 37 Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gunung Mas, Tahun Anggaran 2020.

“Saya minta perhatian kita semua SKPD, untuk mengusulkan Pejabat Pengguna Anggaran, Kuasa pengguna Anggaran, Pejabat Penatausahaan Keuangan, Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan dan Bendahara Pengeluaran, untuk segera ditetapkan, sebagai dasar pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Wakil Bupati meminta setiap SKPD Segera menyelesaikan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa (RUP) Pemerintah Daerah secara transparan, cermat, dan akuntabel sesuai peraturan perundang-undangan di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Segera melakukan penetapan penyedia barang dan jasa untuk nilai paket pekerjaan sampai dengan Rp 200.000.000.-

“Kepada para kontraktor, saya minta untuk bekerja sesuai dengan Time Schedule yang telah ditetapkan, sehingga tidak ada lagi kontraktor yang pada awal kontrak santai saja, dan baru menjelang akhir kontrak, bagai berpacu dengan waktu, untuk menyelesaikan pekerjaannya. Terhadap Kontraktor yang terlambat menyelesaikan pekerjaannya, saya minta melalui semua Kepala Perangkat Daerah dan PPTK, untuk tidak memberikan toleransi kebijakan sedikitpun, kepada kontraktor yang seperti itu,” terang dia.

Untuk semua Kepala SKPD agar berpikir “out of the box” dan keluar dari kebiasaan lama yang tidak produktif, agar dapat melakukan terobosan-terobosan inovatif dalam lingkup sistem, dasar hukum, teknis, maupun pelaksanaannya sehingga kita dapat meminimalisir kekurangan pada Daerah dan dapat mengoptimalkan kelebihan pada Daerah kita.

Kepada setiap Kepala Perangkat Daerah agar tetap fokus pada target yang sudah disepakati pada dokume perencanaan dan penganggaran, dan cepat tanggap dalam merespon apabila terdapat penyerapan yang tidak sesuai dengan rencana. Indentifikasi permasalahan tersebut karena bisa jadi itu permasalahan yang sama pada Perangkat Daerah lainnya sehingga perlu dicari solusi bersama.

”Pada hari ini kita sudah menginjak hari ke-15 dari 30 hari di bulan Januari Tahun 2020, jadi kepada Kepala Perangkat Daerah agar segera melaksanakan DPA tersebut demi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Gunung Mas,” pungkasnya.

Tahun 2019 Melalui Layanan Perizinan OSS, Tercatat Ada 592 Orang Yang Mendaftar

Tahun 2019 Melalui Layanan Perizinan OSS, Tercatat Ada 592 Orang Yang Mendaftar

Diskominfo, PS Gumas – Sejak diterapkan tahun 2018 lalu, layanan perizinan Online Single Submission (OSS) sangat diminati oleh para pelaku usaha. Tercatat pada tahun itu, ada 216 orang yang mendaftar. Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan pada tahun 2019 ini.

”Di tahun 2019, ada 592 orang yang mendaftar melalui layanan perizinan OSS, dengan jumlah izin usaha mencapai 1.912, baik makro maupun mikro,” ucap Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gumas Aga kepada Radar Sampit, Senin (13/1) pagi.

Dia mengatakan, keberadaan layanan perizinan OSS ini bertujuan untuk mempermudah pengurusan berbagai izin usaha, baik itu prasyarat melakukan usaha, maupun izin kegiatan operasional usaha di tingkat pusat dan daerah, dengan mekanisme pemenuhan komitmen persyaratan perizinan.

”Layanan perizinan OSS ini juga untuk memfasilitasi pelaku usaha sehingga memperoleh izin secara aman, cepat dan real time, memfasilitasi dalam melakukan pelaporan dan pemecahan masalah perizinan, serta memfasilitasi untuk menyimpan data perizinan dalam satu identitas berusaha,” ujarnya.

Dia menuturkan, sasaran dari layanan perizinan OSS adalah para pelaku usaha yang memiliki karakteristik dengan bentuk badan usaha maupun perorangan, usaha mikro, kecil, menengah, dan besar, usaha yang baru maupun yang sudah berdiri sebelum operasionali OSS, serta usaha dengan modal yang berasal dari dalam negeri maupun terdapat komposisi modal asing.

”Bagi para pelaku yang kesulitan dalam mendaftar layanan perizinan melalui OSS, bisa dibantu oleh petugas DPMPTSP setempat. Untuk itu, pelaku usaha diminta jangan ragu berkonsultasi kepada petugas, jika menemui kendala,” tuturnya.

Dia menambahkan, karena layanan perizinan melalui OSS ini terbilang masih baru, diingatkan kepada pendaftar agar selalu teliti dalam melengkapi data yang diperlukan.

”Terkadang masih ada pendaftar OSS yang tidak teliti melengkapi data yang diperlukan. Dari ketidaktelitian itu, mengakibatkan perizinan yang diajukan belum bisa diproses. Jika terjadi demikian, tentu yang dirugikan adalah pelaku usaha itu sendiri,” tandasnya.

Wabup Gumas Efrensia L.P. Umbing Lantik Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga

Wabup Gumas Efrensia L.P. Umbing Lantik Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga

Diskominfo, PS Gumas – Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si Melantik Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunung Mas Agung, SE bertempat di ruang rapat lantai  I kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (14/1/2020).

“Pelantikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunug Mas bertujuan untuk dilakukan mutasi yang bersifat mutasi horizontal untuk penyegaran tugas,” kata Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si.

Pelantikan yang baru kita lakukan merupakan hal yang biasa dan wajar bahkan mutasi untuk dilakukan dalam suatu organisasi karena aparatur Negara merupakan salah satu indikator yang sangat penting dalam rangka membina dan menjalankan manajemen organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetepakan.

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan permasalahan pokok di bidang Pendidikan sekaligus merupakan tantangan yang harus kita hadapi yang pertama lokasi dan distribusi PNS khususnya tenaga pendidik yang belum seimbang dan mereta secara kuantitas maupun kualitas. Kedua masih rendahnya produktivitas guru dan belum optimalnya sistem pendidikan.

“Dikatakannya, agar dapat lebih tanggap dan proaktif serta selalu melakukan koordinasi baik vertikal maupun horizontal, sehingga kegiatan-kegiatan di bidang pendidikan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Kepada semua Kepala Perangkat Daerah, bersama sama kita menjaga stabilitas, ketertiban dan ketentraman masyarakat di wilayah Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai.

Saya mengajak kita semua melaksanakan tugas kita masing-masing dengan baik, seperti para pejabat sebelumnya yang sudah dilantik Bapak Bupati karena kita ini, mengawali struktur organisasi yang baru dengan perda baru, dan juga tahun yang baru serta tahun anggaran yang baru.

“Kita sudah punya target realisasi anggaran perbulan, pertriwulan, persemester bahkan sampai dengan akhir tahun, itu sudah ada dan setiap bulan diadakan tepra, tepra untuk melihat memantau memonitor sejauh mana pelaksanaan anggaran dilakukan, jika memang rendah dari target apakah ada kendala, dan apakah kendala itu bersifat internal saja apakah memerlukan koordinasi dengan pihak lain di luar SKPD, itu gunanya tepra sehingga jangan di diamkan kalau ada masalah,” pungkasnya.

Bupati Melantik Beberapa Pejabat Struktural

Bupati Melantik Beberapa Pejabat Struktural

Diskominfo, PS Gumas – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong melantik 373 pejabat yang terdiri dari pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Gumas Jumat (10/1/2020) dini hari pukul 00.30 WIB di GPU Damang Batu Kuala Kurun.

Pejabat eselon II yang dilantik, antara lain Isaskar sebagai Kadis P2KB dan P3A, Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Agung, Kadis Kesehatan dr Maria Efianti, Sekretaris DPRD Gumas Yulius Agau, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Letus Guntur, Kasatpol PP Salampak Haris, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Luis Eveli, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yulianus H Umar, Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Edwin Yustian, Kepala BPBD Champili, Kadis Lingkungan Hidup dan Perhubungan Yohanes Tuah, dan Kaban Kesbangpol Muhamad Rusdi.

Asisten Pemerintahan Lurand, Asisten Administrasi Untung, staf ahli Bupati bidang kemasyarakatan dr Makmur Ginting, staf ahli Bupati bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan Yemie, dan staf ahli Bupati bidang hukum, politik dan pemerintahan Hansli Gonak.

Jaya mengatakan pelantikan dilakukan tengah malam karena segala sesuatu harus melalui proses dan aturan yang berlaku. Salah satunya persetujuan dari komisi ASN (Aparatur Sipil Negara).

“Pelantikan pejabat hal yang biasa kok. Bisa dilakukan pagi, siang dan malam. Tidak ada yang aneh dengan pelantikan ini, tidak ada yang ditutup-tutupi. Jadi jangan berfikir negatif dengan pelantikan yang dilakukan saat ini,” tegas Jaya.

Bupati mengingatkan pejabat yang sudah dilantik untuk dapat menunjukan kinerja yang baik, memahami dan mentaati aturan yang berlaku.

“Saya dan Bu Wakil Bupati akan mengevaluasi kinerja saudara-saudara yang dilantik hari ini. Kami (Jaya-Efrensia) berharap saudara-saudara menjalankan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dalam membangun Kabupaten Gunung Mas bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri,” kata Jaya.

Ditambahnya, pelantikan yang dilakukan merupakan tahap pertama, dan akan ada pelantikan tahap kedua.

“Tunggu saja (pelantikan tahap ke dua), dan tunjukan profesionalitas saudara-saudara dalam bekerja. Kinerja baik saudara-saudara itu yang kami inginkan,” tegas Jaya.

Pelantikan dihadiri pejabat Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Sekda Gumas Yansiterson, Anggota DPRD Iceu Purnamasari, mantan Kadis Pertanian dan Perkebunan Gumas DK Mandarana yang juga suami Wabup Efrensia LP Umbing, Ketua TP PKK Gumas Ny Mimie Mariatie Jaya S Monong dan undangan lainnya.

Bupati Hadiri Perayaan Natal Jemaat GPT Berkat Iman Kuala Kurun

Bupati Hadiri Perayaan Natal Jemaat GPT Berkat Iman Kuala Kurun

Diskominfo, PS Gumas – Menjadi sahabat Allah maupun sahabat sesama manusia harus melalui proses. Salah satunya meruntuhkan 5 tembok pemisah, yang dapat memisahkan persahabatan dengan Allah maupun sesama manusia. Hal itu disampaikan Pendeta (Pdt) Deddy Yosafat dari Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Dalam khotbahnya pada Ibadah dan Perayaan Natal GPT (Gereja Pantekosta Tabernakel) Berkat Iman Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Rabu (8/1/2020) malam yang mengusung thema Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang (Bdk Yohanes 15;14-15) dan Sub Thema Meruntuhkan Tembok Pemisah (Efesus 2;14).

Pendeta. Deddy menjelaskan panjang lebar 5 tembok pemisah yang harus diruntuhkan, yakni keangkuhan diri dengan merasa diri paling benar dan suka membanding-bandingkan (Roma 12;9), mencintai diri sendiri (2 Timotius 3;1 dan Filipi 2;4), merasa benar sendiri dengan tidak bisa menerima perubahan (Matius 7;3-5 dan 1 Timotius 1;15), kesoktahuan (1 Tomotius 6;1-5 dan 1 Korintus 3;18) dan kelicikan (Lukas 20;23-26,2 Korintus 4;2 dan Ayub 15;4).

“Menjadi sahabat Allah maupun sahabat sesama manusia, tembok pemisah itu harus dihancurkan dengan merendahkan diri satu dengan yang lain (1 Petrus 5;5) dan mengikuti teladan Yesus (Matius 11;29 dan 2 Korintus 10;5),” kata Deddy yang menyampaikan khotbahnya dengan santai dan canda.

Menurut Deddy, menjadi sahabat Allah maka Kasih Agape  harus dimiliki. Menjadi sahabat Allah, Allah dapat berbicara layaknya seorang teman, saling berhadap-hadapan (Keluaran 33 : 11 dan Bilangan 12;8), dan apapun yang diminta Allah pasti berikan.

“Jadi orang Kristen harus sabar. Jangan mudah tersinggung. Jangan posesif. Jangan mudah terprovokasi. Berfikirlah yang posistif dan jadilah sahabat yang baik bagi Allah dan sesama manusia,” ujar Deddy.

Bupati Jaya Samaya Monong menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap apa yang telah disampaikan Pdt Deddy dapat difahami dan dipraktekkan jemaat GPT Berkat Iman dan jemaat gereja lainnya yang hadir pada kegiatan itu.

Kegiatan di hadiri Waket DPRD Gumas Neni Yuliani,Staf Ahli Bupati dr Makmur Ginting,Camat Kurun Holten,Ketua MR GKE Kuala Kurun Pdt Edison B Kuni dan Pdt Yakobus Ibrahim,Pdt GPT se Gumas dan sejumlah Pdt GPT dari Kabupaten Kotawaringin Barat,Palangka Raya dan Kabupaten lainnya di Kalteng,damang kepala adat Kecamatan Kurun Yehuda I Emun yang juga ketua panitia,sejumlah jemaat GPT Kristus Raja Tewah dan jemaat GPT di Kecamatan Kurun serta jemaat dari denominasi gereja yang ada di Kuala Kurun.