Diskominfosantik Gumas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar penandatanganan dokumen Pakta Integritas antara Bupati Gunung Mas dengan semua organisasi perangkat daerah dan pernyataan kesanggupan pencapaian target pendapatan asli daerah tahun anggaran 2020. Di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Selasa 21/1/2020.
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong mengatakan, pakta integritas merupakan pernyataan janji bersama atau komitmen sebagai bentuk kesanggupan untuk patuh terhadap ketentuan yang berlaku. Ini merupakan komitmen dari pimpinan OPD atas kesanggupannya untuk mencapai target PAD tahun 2020 yang sudah ditentukan.
Dalam pakta integritas, semua OPD berjanji berperan aktif dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi, melaksanakan tugas dengan batasan kewenangannya, bersikap jujur, transparan, dan objektif serta memberikan contoh yang baik kepada sesama pekerja.
“Pada kesempatan itu, Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong berharap seluruh OPD memiliki semangat dan tekad untuk penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik, sehingga berdampak baik bagi perubahan. Selain itu, mampu memotivasi dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat khususnya di kabupaten Gunung Mas yang kita cintai ini,”Pungkas.
Diskominfosantik Gumas – Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong, melantik 107 pejabat,terdiri dari pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten(Pemkab)Gumas, Selasa (21/1) di GPU Damang Batu Kuala Kurun.
Jaya mengatakan, pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan eselon III dan IV yang masihn banyak kosong. Ia pun menukaskan pelantikan pejabat hal yang biasa.
“Pejabat yang dilantik hari ini tentunya sudah melalui beberapa penilaian, antara lain profesionalitas, disiplin dan sesuai disiplin ilmu. Pejabat yang sudah dilantik saya dan Ibu Wakil Bupati berharap dapat menunjukkan kinerja yang baik, memahami dan mentaati regulasi yang berlaku,” terang Jaya.
“Saya dan Ibu Wakil Bupati akan mengevaluasi kinerja saudara-saudara yang dilantik hari ini. Kami (Jaya-Efrensia)
Dia berharap saudara-saudara menjalankan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dalam membangun Kabupaten Gunung Mas yang Bermartabat, Maju, Berdaya Saing, Sejahtera dan mandiri,” tuturnya.
Pelantikan yang dilakukan hari ini, tambah Jaya, merupakan pelantikan tahap ke dua, dan akan ada pelantikan selanjutnya.
“Tunggu saja (pelantikan tahap selanjutnya), dan tunjukkan profesionalitas saudara-saudara (ASN) dalam bekerja. Kinerja baik saudara-saudaran itu yang kami inginkan,” tegas Jaya diamini Wabup Efrensia LP Umbing.
Pelantikan dihadiri Ketua DPRD Akerman Sahidar, FKPD, Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Camat dan beberapa pejabat eselon III dan IV.
Diskominfosantik Gumas – Sebagai upaya untuk mengembangkan Bandar Udara Kuala Kurun yang berada di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerima dokumen Barang Milik Daerah (BMD) berupa sertifikat tanah dari Kabupaten Gunung Mas, yang berlangsung di Gedung Karsa Kemenhub, Jakarta pada Rabu (15/1/2020).
Keterangan Foto : Jaya Samaya Monong Menyampaikan sambutan usai penyerahan BMD kepda Dirjen Hubud di Gedung Kesra, Kemenhub. (Fhoto/Ist)
Penerimaan dokumen BMD diterima langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti dari Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong disaksikan pejabat di lingkungan Ditjen Hubud dan unsur muspida dan pejabat di lingkungan Pemkab Gunung Mas.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti dalam sambutannya mengatakan, dengan dihibahkannya sertifikat tanah dari Pemerihtah Daerah Kabupaten Gunung Mas adalah satu bukti adanya kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.
“Tujuan dihibahkannya lahan untuk pembangunan bandara adalah untuk meningkatkan konektivitas selaligus optimalisasi Bandara Kuala Kurun sesuai rencana induknya. Konektivitas antar moda transportasi itu sangat penting mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan. diharapkan peningkatan pelayanan pada moda transportasi udara, potensi daerah dapat dikembangkan dengan optimal,” jelas Polana.
Polana menambahkan, agar selanjutnya pemerintah daerah dapat melanjutkan pengembangan dan melakukan promosi potensi wilayahnya. “Kami berharap dengan adanya bandar udara, pemerintah daerah dan stakeholder dapat memaksimalkan dan mengoptimalkan wilayahnya, yaitu dengan promosi terutama untuk perekonomian dan potensi wisata,” tutupnya.
Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong menjelaskan hibah lahan yang diberikan merupakan upaya Pemkab Gunung Mas untuk terus berkembang maju.
“Kami berharap bandara terus dapat dikembangkan, dan kedepanya bandara Kuala Kurun dapat didarati pesawat sejenis ATR 72,” katanya.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara, Asri Alie menjelaskan, hibah tanah bersertifikat yang dberikan adalah tanah seluas 70.200 m2 dan 49.710 m2 di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir. Dengan diterbitkannya sertifikat lahan yang baru, maka tidak adalagi lahan di wilayah Bandar Udara Kuala Kurun yang belum bersertifikat.
“Saat ini, lahan yang tersedia masih berupa lahan kosong yang rencananya diperuntukan untuk pengembangan bandara ke depan, seperti pengembangan sisi udara sesuai dengan studi rencana induk (master plan) Nomor 123 Tahun 2019,” tutup dia.
Diskominfosantik Gumas – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, bertindak sebagai Inspektur Upacara yang diikuti ratusan ASN dan PTT, dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas di halaman kantor Bupati Gunung Mas, Jumat (17/1/2019) pagi.
Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gunung Mas Drs. Lurand, Staf Ahli Bupati, Pimpinan SKPD Kab. Gumas, Camat Kurun dan Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Gumas.
Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing mengharapkan kepada ASN, agar dapat meningkatkan terus semangat dan pengabidian untuk bekerja secara profesional dalam memberikan kontribusi terbaik bagi seluruh masyarakat Kanbupaten Gunung Mas.
“Berdasarkan peraturan daerah sudah disepakati bersam-sama dengan DPRD kita ada pengabungan Dinas Badan atau SKPD, dan didalamnya ada penyederhanaan eselonering juga Eselon III dan Eselon IV ada yang digabung dan ada yang penurunan dan tipe memang banyak jabatan yang hilang,” Katanya.
Lanjut dia pada saat pelantikan yang kemaren banyak yang tidak menduduki jabatan, itu bukan karena persoalan masah politik atau masah lain-lain tetapi sebagai akibat dari kebijakan yang berubah.
Oleh karena itu, kami telah menyiapkan solusinya sesuai dengan maksud penyederhanaan birokrasi itu kita memiskinkan struktur tetapi memperkaya pungsi.
Dalam waktu dekat kami akan menyiapkan jabatan-jabatan pungsional tertentu, bukan yang pungsional umum. Misalnya yang sudah berjalan seperti guru, tenaga pendidikan, kemudian tenaga medis dokter perawat, bidan dan dosen auditor P2UPD ini semua sudah berjalan dan sudah ratusan jabatan itu juga ada tunjangannya.
“Dikatakannya dalam masa transisi kami mohon bersabar tidk semudah membalik telapak tangan semua sedang dalam proses semuanya,” terangnya.
Bagi ASN yang belum mendapat posisi tempat bekerja, masuk saja ke tempat instansi asalnya masing-masing, ini supaya lebih mudah sementara kami akan menata kembali, karena nonjob itu hal yang biasa karena jabatan itu adalah kepercayaan bukan hak, saya pun pernah nonjob saya pindah dari Sekda Kabupaten Gunung Mas, dulu saya bekerja di Provinsi sebagai staf khusus Gubernur selama enam bulan.
“Untuk beralih kejabatan pungsional itu melalui uji kopentensi, BKN akan melakukan pada bulan Februari 2020 bagi yang berminat menjadi analis kepegawaian dan jabatan yang terkait dengan kepegawaian,” ungkapnya.
Kepada yang sudah mendapatkan kepercayaan menduduki jabatan, tolong kepercayaan dipergunakan sebagai mana mestinya, sesuai tututan bahwa pelaksanaan jabatan itu sendiri suatu saat akan kami evaluasi kembali, jangan sudah merasa aman lalu seenaknya, semua harus taat kepada pimpinan atau atasan langsung masing-masing.
“Khusus untuk tenaga PTT dalam waktu dekat kami akan melakukan evaluasi kembali kinerjanya bekerjalah dengan baik, sebab jumlah PTT sangat besar tetapi informasinya kami dengar banyak yang tidak bekerja,” katanya.
Olehnya itu berharap masing-masing SKPD supaya membuat rencana kerja, walaupun renstra kita sudah dibuat coba dibuat lebih singkat, ringkas yang realistis membuat trobosan-trobosan baru inovasi-inovasi jangan biasa biasa saja harus luar biasa, masalah dana kita akan sama-sama mencari apakah kita mencari PAD, dana dari kementerian ini tugas kita bersama.
Semoga inovasi inovatif yang saudara buat sangat bagus kami mendukung visi misinya kami tunggu dari SKPD.
“Kami dalam waktu dekat dengan Bupati akan berkunjung ke Dinas Badan, untuk memberikan pemahaman, penyamaan persepsi kepada Dinas masing-masing karena ada spesipik lagi kami akan memberikan arahan-arahan dan mari kita berinovasi bersama sama melakukan tugas kewajiban kita yang sudah dipercayakan kepada kita” pungkasnya.
Diskominfosantik Gumas – Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si dan forkopimda Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar video conference dengan Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) yang dilaksanakan di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Kamis (16/1/2019).
Keterngan foto : Pemkab Gumas melakukan video conference dengan Gubernur Kalteng, Kamis (16/1/2020).
Di tempat terpisah Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si menghadiri langsung kegiatan tersebut di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah di Palangka Raya.
Keterangan foto : Penandatangan kontrak pengadaan barang dan jasa oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo SP Dra. Turina Baboe.
Kegiatan tersebut yang juga termasuk kick off penandatangan kontrak pengadaan barang dan jasa dipimpin Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si didampingi Wakil Ketua DPRD Binartha, Pabung 1016/PLK Mayor Infantri Wiyatno, Ketua Pengadilan Agama Alihudin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Lurand serta kepala SKPD dilingkungan Kabupaten Gunung Mas.
“Secara keseluruhan paket pekerjaan yang masuk dalam rencana aksi percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang kita laksanakan pada hari ini, 30 paket pekerjaan yang berasal dari 26 perangkat daerah Kabupaten Gunung Mas, dengan pagu anggaran adalah sebesar Rp. 3.827.598.750 yang dapat menandatangani surat perintah kerja (SKP) pada hari ini,” ujarnya.
Bapeda dan Litbang dengan Nilai Kontrak Rp. 114.438.900,- Dinas Kesehatan dengan nilai kontrak Rp.163.100.000,- Dinas Kominfo dengan Nilai Kontrak 321.417.000,- Dinas pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dengan nilai kontrak Rp. 38.500.000,- Sekretariat Daerah dengan total kontrak Rp. 195.000.000,- total keseluruhan yang dapat ditandatangani Rp. 834.773.900.
Sedangkan APBD tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 1.048.962.938.064.74, realisasi keuangan per 31 Desember 2019 Rp. 99.938.204.923.00,- atau sebesar 94,28 persen realisasi fisik sebesar 97.88 persen.
“Untuk APBD tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 1.098.608.683.000.00,”kata Wakil Bupati.