Pemkab Gumas Serahkan 47 Juta Untuk Pembangunan Balai Basarah Desa Tbg.Oroi

Pemkab Gumas Serahkan 47 Juta Untuk Pembangunan Balai Basarah Desa Tbg.Oroi

Diskominfo, SP Gumas – Warga Umat Hindu Kaharingan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar acara Safari Haring Kaharingan di Desa Tbg.Oroi Kecamatan Manuhing Raya, kegiatan bertempat di Balai Basarah Penyang Hadurut, kamis (09/5/2019) sore.

Dalam Perayaan tersebut Pemerintah daerah memberikan bantuan berupa uang secara simbolis oleh Asisten I Setda Gumas Ambo Jabar, senilai 47 juta rupiah Kepada pengurus balai agama hindu kaharingan tumbang oroi, untuk tahap pembangunan balai basarah Penyang Hadurut.

Dalam sambutan Bupati Gunung Mas, yang diwakili Asisten I Setda Drs.Ambo Jabar,M.Si  ia mengatakan, peran penyuluh agama Hindu Kaharingan, mantir basarah, supaya bisa merangkul umat agama Hindu Kaharingan yang tidak aktif dalam kegiatan basarah maupun dalam kegiatan Safari Haring Kaharingan supaya hadir meluangkan waktu cuma sebentar kita perlu belajar dari umat Agama lain yang sudah maju.

Oleh sebab itu, saya berharap untuk tahun yang akan datang kita jangan lengah dan berpikir dengan budaya yang merugikan, kita harus berani keluar dari ruangan tertutup yang dapat menghambat tekat kita, karena tidak ada orang yang bisa memajukan kita kecuali kita sendiri, “seluruh umat Hindu Kaharingan punya tekad dan kemauan yang sama serta dapat menjadi berkah dan hikmah bagi kita semua,” ujarnya.

Pemerintah mempunyai kewajiban untuk membina umat beragama  di Indonesia, termasuk yang berada di Kabupaten Gunung Mas, salah satu bentuk kegiatan, Pemerintah juga dapat melakukan pembinaan seluruh lembaga Agama, dan membina umat beragama dengan cara safari, yaitu program pemerintah melakukan kunjungan kerja dalam rangka hari raya masing-masing agama.

“Saya berharap, kepada umat Hindu Kaharingan supaya menyekolahkan anak dengan baik sampai ke jenjang yang lebih tinggi karena itu adalah tugas dan peran orang tua yang lebih besar, jangan berharap kita serahkan tanggungjawab kepada pihak sekolah, sehebat apapun seorang guru terbatas untuk mendidik mereka,” ucapnya.

Camat Manuhing raya Simpun, S.Pd menyampaikan sambutannya, ia mengatakan Pada dasarnya umat beragama di Kecamatan Manuhing Raya berjalan dengan baik, saling menghormati kompak sehingga antar umat beragama saling mendukung, saling bekerjasama semoga apa yang terjalin selama ini bisa tetap kokoh dan semakin dan solid tidak dapat terpecah-belah oleh pengaruh arus kemajuan jaman,” katanya.

Adapun yang mengahadiri acara tersebut Asisten I Setda Ambo Jabar, Camat Manuhing Raya Simpun,S.Pd, Ketua Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan Gumas Ode, S.Pd, Kepala Dinas Perikanan Trinayati, Kabag Kesra Tito Andreas, rombongan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Masyarakat setempat, dan tamu undangan lainnya.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik

Presiden Meninjau Kesiapan Lokasi, Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Di Kabupaten Gunung Mas

Presiden Meninjau Kesiapan Lokasi, Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Di Kabupaten Gunung Mas

Kedatangan Presiden RI, Joko Widodo menuju Kelurahan Tumbang Talaken Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggunakan helikopter, didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Kapolda Kalteng, dan disambut oleh Bupati Gunung Mas Drs. Arton S Dohong, serta masyarakat, Rabu (8/5/2019).

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia disambut dengan pantan timpung bahalai, dengan pengalungan kalung lilis lamiang oleh Damang Kecamatan Talaken, Awal Jantriadi.

Di bukit Nyuling Kelurahan Tumbang Talaken, Presiden melihat peta kelurahan batas indikatif administrasi, Didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Bupati Gunung Mas Arton S Dohong serta Kapolda Kalteng Anang Revandoko.

Tujuan kedatangan Presiden, Meninjau kesiapan lokasi, rencana pemindahan Ibu Kota Negara di Kabupaten Gunung Mas.

Jokowi mengatakan “kunjungan ini hanya meninjau saja, nanti ada tim teknisnya dan akan saya tugaskan tim ahli ke Gunung Mas, untuk meninjau kembali persiapan Ibu Kota Negara,” pungkasnya.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik.

Live Streaming Video, dan Live Streaming Radio Dipersiapkan Diskominfosp, Untuk Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas

Live Streaming Video, dan Live Streaming Radio Dipersiapkan Diskominfosp, Untuk Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas

Kuala Kurun, Selasa 7 Mei 2019. Dinas Komunikasi Dan Informatika, Statistik Dan Persandian (DISKOMINFOSP) Kabupaten Gunung Mas mengadakan rapat membahas persiapan DISKOMINFOSP menghadapi acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2019-2024, serta hal yang di anggap perlu.

Dalam rapat tersebut Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika, Statistik Dan Persandian Drs. Dihel, M.Si menyampaikan bahwa pada acara tersebut Dinas Kominfosp mengadakan siaran langsung Radio HamauhFM pada frekuensi 98.7 FM, serta live streaming video pada youtube channel Kabupaten Gunung Mas Kab. Gunung Mas, dan live streaming Radio HamauhFm pada website http://radiohamauh.gunungmaskab.go.id .

“diharapkan dari rekan-rekan Radio Hamauh bekerja sama dengan bidang terkait, untuk mempersiapkan peralatan serta dana yang diperlukan pada saat kegiatan. Diharapkan untuk bidang yang menangani juga mempersiapkan foto Bupati dan Wakil Bupati serta desain spanduk dan baliho ucapan selamat dari masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Untuk saat ini kita masih menunggu kepastian tanggal pelaksanaan kegiatan yang diperkirakan 28 atau 29 Mei nanti, di Istana Isen Mulang Rumah jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Ucap Dihel.

Press Release Bidang Pengeloaan Informasi Publik.

Live Streaming Video, dan Live Streaming Radio Dipersiapkan Diskominfosp, Untuk Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas

PTT Akan Di Evaluasi Setiap 6 bulan Secara Berjenjang

Diskominfo, SP Gumas – Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo, SP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menggelar rapat kegiatan terkait evaluasi kehadiran dan kinerja Pegawai Harian Tidak Tetap (PTT) sesuai instruksi dari Sekretaris Daerah, rapat bertempat di aula dinas Kominfo, SP selasa (7/5/19) siang.

Rapat dipimpin langsung oleh kepala Dinas Kominfo, SP Drs. Dihel, M.Si yang didampingi Kasi kepegawaiaan Kominfo,SP Sistriana yang dihadiri seluruh PTT Kominfo,SP.

Dalam hal itu ia menyampaikan aturan aturan yang diberlakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terkait kepada Pegawai Honorer.

Foto : Drs. Dihel, M.Si saat memberikan arahan pada rapat evaluasi kinerja PTT di ruang rapat Dinas Kominfo, SP Gumas Kuala Kurun, selasa (7/5/19).

“Rapat kita hari ini Sebagai bahan evaluasi bagi PTT dalam hal kedisiplinan dan kinerja yang nantinya akan dilaksanakan setiap enam bulan sekali terhitung dari sekarang, khusus bagi PTT yang kurang disiplin dan keaktifannya dalam bekerja, misalnya apabila dalam kurun waktu 3 hari lebih tanpa keterangan berturut-turut, maka itu akan kita tindak tegas dan memberi teguran lisan atau tertulis yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari atasannya langsung yaitu pejabat yang paling bawah (eselon IV) pada masing-masing bidangnya, sehingga apabila atasan langsungnya tersebut lalai dalam memberikan sangsi kepada bawahannya tersebut, maka akan mendapat sangsi yang sama pula dari pejabat yang lebih tinggi satu tingkat di atasnya dan juga berlaku seterusnya sampai pejabat yang paling atas.

Dan apabila PTT tersebut masih juga belum berubah kelakuannya, Maka untuk enam bulan selanjutnya akan dipertimbangkan untuk diterbitkan SK perpanjangan kontrak PTT, alias diberhentikan dengan tidak hormat, tegas Drs.Dihel, M.Si saat menyampaikan arahannya.

“Saya harap Untuk PTT Kominfo, SP dapat menunjukan keaktifan dan kinerjanya lebih giat lagi, agar semua pekerjaan yang terbebani dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu” Pungkasnya.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik.

Penentuan Frekuensi Jaringan 5G, diperkirakan akhir tahun ini

Penentuan Frekuensi Jaringan 5G, diperkirakan akhir tahun ini

Komersialisasi generasi kelima telekomunikasi seluler atau 5G sudah mulai dilakukan di beberapa negara dan kawasan, misalnya Amerika Utara, Eropa, Korea Selatan, China, Jepang dan Australia. Di Indonesia, untuk tahap awal kebutuhan 5G bukan ditujukan untuk konsumen melainkan untuk kawasan industri.

“Jaringan 5G bergerak berdasarkan kebutuhan ekosistem yang ada. Jadi sekarang yang kita siapkan justru frekuensinya dulu. Supaya nanti saat kita mengumumkan 5G di Indonesia, frekuensi-nya yang world wide platform,” ujar Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail di Jakarta, Selasa 23 April 2019.

artinya, frekuensi tersebut bukanlah yang khusus dipakai di Indonesia, namun dipakai di seluruh dunia. Dengan demikian akan membuat perangkat menjadi lebih murah. Secara garis besar ada tiga lapisan frekuensi; bandwidth rendah, menengah dan atas. Namun penentuan frekuensi untuk 5G masih menunggu sidang World Radion Communication Conference (WRC) pada Oktober 2019.

“Kami sedang menunggu WRC, setelah itu baru kita tetapkan. Tapi perkiraannya sudah kita ketahui, mudah-mudahan akhir tahun ini sudah ada,” katanya. Soal berapa tahun lagi 5G akan siap di Tanah Air, Ismail menyatakan, bergantung pada kesiapan investasi dari operator, bukan regulator yang bisa menentukan kapan itu akan siap. Regulator tugasnya ialah mempersiapan frekuensi dan standarisasi.

Country Manager Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong berpendapat, jaringan 5G kesiapannya bergantung pada regulasi 5G. Kemungkinan bisa dikomersialisasikan pada 2020 atau 2021, tergantung kapan pemerintah akan memberi spektrum.

“Beberapa negara sudah ada di fase pertama, Indonesia mungkin beberapa tahun lagi. Jaringan baru ini akan membawa perubahan, menciptakan bisnis model baru dan memiliki pengaruh besar dari sisi jaringan serta beberapa komponen yang saling berhubungan,” katanya.

Sumber teks: Tim Viva (Viva.co.id); Gambar : endgadged