oleh diskominfosp | Agu 17, 2019 | Berita Dinas
Dilansir dari HamauhFM, Dalam rangka memeriahkan HUT Ke 74 RI, DiskominfoSP Gunung Mas (Gumas), menggelar berbagai perlombaan antar bidang di area Kantor DiskominfoSP Gumas, Jumat (16/8/2019) pagi.
Perlombaan yang dilaksanakan tersebut, yaitu lomba membawa kelereng menggunakan sendok, lomba makan keropok, dan lomba volly ball dengan net menggunakan spanduk dengan peserta ASN dan PTT di lingkup DiskominfoSP Gumas.
Kepala DiskominfoSP Gumas, Dihel mengatakan. Perlombaan itu, sifatnya mendadak, karena merupakan inisiatif dari internal kantor untuk mengadakan lomba. “Iya. Itu ide dari kawan-kawasn DiskominfoSP, sehingga bisa terselenggara lomba itu,” ucapnya kepada HamauhFM, Jumat.
Berkaitan dengan momentum kemerdekaan ke 74 Negara RI, ia mengajak kepada seluruh ASN maupun PTT di lingkup DiskominfoSP Gumas untuk lebih disiplin dan giat lagi dalam meningkatkan kinerjanya.
Dengan semangat kemerdekaan RI, mari kita terus melaksanakan disiplin dan tingkatkan kinerja kita, berjuang bersama turut serta Kabupaten Gunung Mas lebih baik lagi,” demikian Dihel.
oleh diskominfosp | Agu 15, 2019 | Berita Kabupaten
Diskominfo, SP Gumas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
menggelar talkshow, penyelenggara Radio Host LPPL Hamauh FM Kabupaten
Gunung Mas Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan akses streaming di Studio
Radio Hamauh FM 98,7 Jalan Letjen Soeprapto Kuala Kurun, Kamis
(15/8/2019) pagi.
Ketua Tim Komunikasi Ibukota Negara dari Bappenas Bapak Dr. Ir. Himawan Hariyoga, Msc selaku Narasumber, juga hadir Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si, dan yang menjadi Host dalam acara tersebut adalah Sekdis Dinas Kominfo SP Dra. Turina Baboe didampingi Penyiar Kondang Radio Hamauh FM Yoprin Tamehas.
Ketua Tim Komunikasi Ibukota Negara dari Bappenas Bapak Dr. Ir.
Himawan Hariyoga, Msc mengatakan, dari rencana pemindahan Ibu kota
pemerintahan, ada kajian awal yang harus dilakukan sosial ekonomi,
budaya bahkan aspek pembangunan.
Dalam penetapan lokasinya, ada
beberapa kriteria, karena lokasi yang ditengah-tengah itu adalah
merupakan salah satu dari sekian daerah di Indonesia. Karena lokasinya
strategis tidak ada resiko bencana, gempa bumi, tsunami, banjir,
kebakaran hutan dan lahan.
Lanjut dia ada kepastian lahan yang
luas, karena yang di bangun ini nantinya akan mencakup luas wilayah
tahap awal, memang nanti hanya mencakup wilayah sekitar 2.000 hektar
bahkan lebih kawasan inti pusat pemerintahan, tetapi itu akan di
kembangkan.
“Yang di maksud Indonesia sentrik ini, bukan hanya dari aspek lokasinya di tengah-tengah, supaya dalam segi pembangunan kita ini tidak lagi Indonesia sentrik, manfaat dari pembangunan ini bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, karena 90 persen penduduk itu adalah jawa pada intinya kita lebih memeratakan seluruh Indonesia” ujarnya.
Kalimantan ini dipilih karena paling rendah resiko bencana alam.
Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia
L.P. Umbing mengatakan, keunggulan wilayah tersebut, tersedia lahan yang
cukup luas, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah mengalokasikan lahan
kurang lebih 120 hektar, daerah ini cukup strategis dari segi
tofografinya jauh dari bencana baik gempa bumi, banjir tidak ada erosi,
gunung berapi.
“Jika memang Kalimantan Tengah yang
dipilih, dan tentunya ada segitiga emas, penyiapan sumber manusia yang
ada di daerah kami ini di persiapkan dengan sebaik-baiknya sehingga
masyarakat asli Gunung Mas tidak akan terjadi ketertinggalan.
“Sepanjang perjalanan pemindahan Ibukota Pemerintahan dalam satu rangkaian pembangunan jangka panjang 25 tahun. Kami mohon peraturan yang mengantisipasi dampak yang tidak diinginkan terjadi dalam perjalanan 25 tahun jangan sampai proses pemindahan Ibu kota ini menimbulkan masalah yang baru yang lebih sulit,” tandasnya.
Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik
oleh diskominfosp | Agu 15, 2019 | Berita Terbaru |
Diskominfo, SP Gumas – Untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Kemerdekaan ke 74 tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) mengadakan perlombaan gerak jalan antar sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat.
“Perlombaan ini dalam rangka membangun
silaturahmi dan kebersamaan antar pelajar, menumbuhkan rasa cinta tanah
air, serta membina tali persahabatan antar sesama pelajar di tingkat
SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK sederajat,” ucap Bupati Gumas Jaya Samaya
Monong, SE., M.Si di Taman Kota Kuala Kurun, Kamis (15/8/2019) pagi.
Beliau meminta kepada peserta lomba
untuk selalu mengikuti arahan dari panitia dan mematuhi rambu lalu
lintas jalan oleh anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gumas
selama mengikuti lomba.
“Ikuti arahan dari pemimpin regu. Yang terpenting selalu jaga kekompakan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia
Penyelenggara Peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI Kabupaten Gumas Edwin
Yustian, SH melaporkan, lomba gerak jalan antar sekolah ini di ikuti
oleh 70 regu putra putri. Rinciannya, tingkat SD 11 regu putra dan 11
regu putri, SMP 13 regu putra dan 18 regu putri, SMA/SMK sederajat
sembilan regu putra dan delapan regu putri.
“Setiap regu berjumlah 13 orang. Lomba gerak jalan ini mengambil rute yang berbeda-beda,” pungkasnya.
Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik
oleh diskominfosp | Agu 14, 2019 | Berita Kabupaten |
Diskominfo, SP Gumas – Kadis Kesehatan Gunung Mas (Gumas) dr Maria Efianti, menyatakan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau masih kurang.
“Ini menjadi salah satu tantangan kita,
bagaimana kedepan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan di daerah ini
dapat meningkat secara proporsional,” tukas Maria dalam sambutannya
membuka pertemuan penyusunan dokumen data dan informasi SDMK (Sumber
Daya Manusia Kesehatan) Kabupaten Gumas di aula Hotel Insevas, Selasa
(13/8).
Menurutnya, pengelolaan SDMK yang belum
optimal, kususnya ketersediaan, penyebaran dan kualitas SDMK di
fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes), menjadi salah satu kendala yang
mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan.
Pemetaan keadaan SDMK dikelola melalui
aplikasi yang berintegrasi dengan sistem informasi SDMK Dinkes dengan
sistem aplikasi lain, seperti Dukcapil, BPJS, PD DIKTI, aplikasi
nusantara dan lainnya.
“Sesuai dengan komitmen Dinas Kesehatan
Kabupaten Gunung Mas untuk memenuhi dan mendistribusikan tenaga
kesehatan sesuai kebutuhan,” ujar dr. Maria.
Melalui pertemuan tersebut, Maria ingin
penyusunan dokumen data dan informasi SDMK Kabupaten Gumas tahun 2019
dapat menyediakan dokumen dan informasi perencanaan kebutuhan SDM
kesehatan pada Dinkes, RSUD dan Puskesmas sesuai kebutuhan Fasyankes di
Gumas.
Ketua Panitia, Hery Kano, menyampaikan
tujuan kegiatan agar dokumen data dan informasi SDMK Kabupaten Gumas
2019 dapat menjadi pedoman dan bahan pertimbangan bagi Pemerintah pusat
maupun pemerintah daerah dalam upaya pemenuhan tenaga kesehatan,
kususnya di Gunung Mas.
“Kegiatan ini diikuti 25 peserta,
terdiri dari 17 peserta pengelola ketenagaan Puskesmas, 7 peserta dari
Dinas Kesehatan Gunung Mas dan 1 peserta dari BLUD RSUD Kuala Kurun,”
kata Hery.
Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik