Dinas KominfoSP Meriahkan Hari Kemerdekaan Ke-74 Tahun RI, Dengan Berbagai Lomba

Dinas KominfoSP Meriahkan Hari Kemerdekaan Ke-74 Tahun RI, Dengan Berbagai Lomba

Dilansir dari HamauhFM, Dalam rangka memeriahkan HUT Ke 74 RI, DiskominfoSP Gunung Mas (Gumas), menggelar berbagai perlombaan antar bidang di area Kantor DiskominfoSP Gumas, Jumat (16/8/2019) pagi.

Perlombaan yang dilaksanakan tersebut, yaitu lomba membawa kelereng menggunakan sendok, lomba makan keropok, dan lomba volly ball dengan net menggunakan spanduk dengan peserta ASN dan PTT di lingkup DiskominfoSP Gumas.

Kepala DiskominfoSP Gumas, Dihel mengatakan. Perlombaan itu, sifatnya mendadak, karena merupakan inisiatif dari internal kantor untuk mengadakan lomba. “Iya. Itu ide dari kawan-kawasn DiskominfoSP, sehingga bisa terselenggara lomba itu,” ucapnya kepada HamauhFM, Jumat.

Berkaitan dengan momentum kemerdekaan ke 74 Negara RI, ia mengajak kepada seluruh ASN maupun PTT di lingkup DiskominfoSP Gumas untuk lebih disiplin dan giat lagi dalam meningkatkan kinerjanya.

Dengan semangat kemerdekaan RI, mari kita terus melaksanakan disiplin dan tingkatkan kinerja kita, berjuang bersama turut serta  Kabupaten Gunung Mas lebih baik lagi,” demikian Dihel.

Talkshow Streaming Bersama Bappenas ” Kalimantan Dipilih Karena Paling Rendah Resiko Bencana Alam”

Talkshow Streaming Bersama Bappenas ” Kalimantan Dipilih Karena Paling Rendah Resiko Bencana Alam”

Diskominfo, SP Gumas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar talkshow, penyelenggara Radio Host LPPL Hamauh FM Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan akses streaming di Studio Radio Hamauh FM 98,7 Jalan Letjen Soeprapto Kuala Kurun, Kamis (15/8/2019) pagi.

Ketua Tim Komunikasi Ibukota Negara dari Bappenas Bapak Dr. Ir. Himawan Hariyoga, Msc selaku Narasumber, juga hadir Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si, dan yang menjadi Host dalam acara tersebut adalah Sekdis Dinas Kominfo SP Dra. Turina Baboe didampingi Penyiar Kondang Radio Hamauh FM Yoprin Tamehas.

Ketua Tim Komunikasi Ibukota Negara dari Bappenas Bapak Dr. Ir. Himawan Hariyoga, Msc mengatakan, dari rencana pemindahan Ibu kota pemerintahan, ada kajian awal yang harus dilakukan sosial ekonomi, budaya bahkan aspek pembangunan.

Dalam penetapan lokasinya, ada beberapa kriteria, karena lokasi yang ditengah-tengah itu adalah merupakan salah satu dari sekian daerah di Indonesia. Karena lokasinya strategis tidak ada resiko bencana, gempa bumi, tsunami, banjir, kebakaran hutan dan lahan.

Lanjut dia ada kepastian lahan yang luas, karena yang di bangun ini nantinya akan mencakup luas wilayah tahap awal, memang nanti hanya mencakup wilayah sekitar 2.000 hektar bahkan lebih kawasan inti pusat pemerintahan, tetapi itu akan di kembangkan.

“Yang di maksud Indonesia sentrik ini, bukan hanya dari aspek lokasinya di tengah-tengah, supaya dalam segi pembangunan kita ini tidak lagi Indonesia sentrik, manfaat dari pembangunan ini bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, karena 90 persen penduduk itu adalah jawa pada intinya kita lebih memeratakan seluruh Indonesia” ujarnya.

Kalimantan ini dipilih karena paling rendah resiko bencana alam.

Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing mengatakan, keunggulan wilayah tersebut, tersedia lahan yang cukup luas, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah mengalokasikan lahan kurang lebih 120 hektar, daerah ini cukup strategis dari segi tofografinya jauh dari bencana baik gempa bumi, banjir tidak ada erosi, gunung berapi.

“Jika memang Kalimantan Tengah yang dipilih, dan tentunya ada segitiga emas, penyiapan sumber manusia yang ada di daerah kami ini di persiapkan dengan sebaik-baiknya sehingga masyarakat asli Gunung Mas tidak akan terjadi ketertinggalan.

“Sepanjang perjalanan pemindahan Ibukota Pemerintahan dalam satu rangkaian pembangunan jangka panjang 25 tahun. Kami mohon peraturan yang mengantisipasi dampak yang tidak diinginkan terjadi dalam perjalanan 25 tahun jangan sampai proses pemindahan Ibu kota ini menimbulkan masalah yang baru yang lebih sulit,” tandasnya.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik

Lomba Gerak Jalan Warnai HUT RI Ke-74

Lomba Gerak Jalan Warnai HUT RI Ke-74

Diskominfo, SP Gumas – Untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Kemerdekaan ke 74 tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) mengadakan perlombaan gerak jalan antar sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat.

“Perlombaan ini dalam rangka membangun silaturahmi dan kebersamaan antar pelajar, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta membina tali persahabatan antar sesama pelajar di tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK sederajat,” ucap Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si di Taman Kota Kuala Kurun, Kamis (15/8/2019) pagi.

Beliau meminta kepada peserta lomba untuk selalu mengikuti arahan dari panitia dan mematuhi rambu lalu lintas jalan oleh anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gumas selama mengikuti lomba.

“Ikuti arahan dari pemimpin regu. Yang terpenting selalu jaga kekompakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI Kabupaten Gumas Edwin Yustian, SH melaporkan, lomba gerak jalan antar sekolah ini di ikuti oleh 70 regu putra putri. Rinciannya, tingkat SD 11 regu putra dan 11 regu putri, SMP 13 regu putra dan 18 regu putri, SMA/SMK sederajat sembilan regu putra dan delapan regu putri.

“Setiap regu berjumlah 13 orang. Lomba gerak jalan ini mengambil rute yang berbeda-beda,” pungkasnya.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik

Jumlah Tenaga Kesehatan dan Kualitas Harus Ditingkatkan

Jumlah Tenaga Kesehatan dan Kualitas Harus Ditingkatkan

Diskominfo, SP Gumas – Kadis Kesehatan Gunung Mas (Gumas) dr Maria Efianti, menyatakan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau masih kurang.

“Ini menjadi salah satu tantangan kita, bagaimana kedepan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan di daerah ini dapat meningkat secara proporsional,” tukas Maria dalam sambutannya membuka pertemuan penyusunan dokumen data dan informasi SDMK (Sumber Daya Manusia Kesehatan) Kabupaten Gumas di aula Hotel Insevas, Selasa (13/8).

Menurutnya, pengelolaan SDMK yang belum optimal, kususnya ketersediaan, penyebaran dan kualitas SDMK di fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes), menjadi salah satu kendala yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan.

Pemetaan keadaan SDMK dikelola melalui aplikasi yang berintegrasi dengan sistem informasi SDMK Dinkes dengan sistem aplikasi lain, seperti Dukcapil, BPJS, PD DIKTI, aplikasi nusantara dan lainnya.

“Sesuai dengan komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas untuk memenuhi dan mendistribusikan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan,” ujar dr. Maria.

Melalui pertemuan tersebut, Maria ingin penyusunan dokumen data dan informasi SDMK Kabupaten Gumas tahun 2019 dapat menyediakan dokumen dan informasi perencanaan kebutuhan SDM kesehatan pada Dinkes, RSUD dan Puskesmas sesuai kebutuhan Fasyankes di Gumas.

Ketua Panitia, Hery Kano, menyampaikan tujuan kegiatan agar dokumen data dan informasi SDMK Kabupaten Gumas 2019 dapat menjadi pedoman dan bahan pertimbangan bagi Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam upaya pemenuhan tenaga kesehatan, kususnya di Gunung Mas.

“Kegiatan ini diikuti 25 peserta, terdiri dari 17 peserta pengelola ketenagaan Puskesmas, 7 peserta dari Dinas Kesehatan Gunung Mas dan 1 peserta dari BLUD RSUD Kuala Kurun,” kata Hery.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik