Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gumas Menerima 19 Ekor Sapi Qurban Dari Pemkab

Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gumas Menerima 19 Ekor Sapi Qurban Dari Pemkab

Diskominfosantik Gumas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyerahkan secara secara simbolis 19 ekor sapi Qurban untuk Kabupaten Gunung Mas.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi oleh Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing, Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman, S.I.K, Anggota DPRD dapil satu Iceu Purnama Sari, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Gunung Mas H. Anang Rusli, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kab. Gumas H. M Rusdi di halaman Masjid Agung Darunnajah Kuala Kurun, Jumat (31/07/2020) pagi.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong Mengatakan, penyerahan hewan Qurban yang kita laksanakan saat ini memang telah menjadi agenda rutin bagi Pemerintah daerah Kabupaten Gunung Mas dalam rangka pembinaan kemasyarakatan, khususnya dibidang keagamaan, yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah dengan masyarakat khususnya umat muslim di Kabupaten Gunung Mas.

Beliau juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gunung Mas memberikan bantuan berupa dana hibah kepada dewan masjid Kabupaten Gunung Mas untuk pembelian hewan Qurban dan selanjutnya dewan masjid menyalurkan berupa hewan Qurban untuk pengurus masjid Kecamatan-Kecamatan yang ada di Kab. Gumas. Tahun ini jumlah hewan Qurban sebanyak 19 ekor sapi, yang di distribusikan ke 9 (Sembilan) Kecamatan.

“Hewan Qurban yang diserahkan ini merupakan bantuan rasa syukur kita semua atas berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan nikmatNya yang telah diberikan kepada kita sekalian, semoga dengan adanya bantuan berupa hewan Qurban dapat menambah hikmah dari Hari Raya ini, sehingga masyarakat di Kabupaten Gunung Mas dapat maju dan sejahtera dimasa yang akan datang.

“Kami juga berharap kepada panitia agar daging hewan Qurban dibagikan kepada yang berhak menerima seperti fakir miskin, para janda/duda, anak yatim dan kaum dhuafa,” ucap Jaya Samaya Monong.

Dalam kesempatan ini juga kami mohon agar didoakan semoga Pemerintah Kabupaten Gunung Mas kedepannya dapat maju dan sejahtera sejajar dengan Daerah-Dearah lain yang sudah maju.

Bupati tetap mengingatkan dengan adanya bantuan ini, “jangan memandang nilai bantuannya tetapi ambil hikmahnya yang tujuannya dapat meningkatkan kepercayaan dan ketaqwaan kepada Tuahan Yang Maha Esa, sehingga masyarakat dapat membantu Pemerintah mensukseskan pembangunan di segala bidang keagamaan,” terangnya.

“Atas nama keluarga, pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas saya mengucapkan selamat merayakan hari Idul Adha 1441 Hijriah, bagi seluruh kaum muslimin dan muslimat di Kabupaten Gunung Mas dan khusnya di Kecamatan Kurun,” pungkasnya.

Kecamatan Kurun mendapatkan bantuan 7 ekor sapi hewan Qurban Kecamatan Tewah berjumlah  5 ekor sapi, Kecamatan Manuhing 1 ekor sapi, Kecamatan Rungan Barat 1 ekor sapi, Kecamatan Rungan Hulu 1 ekor sapi, Kecamatan Kahut 1 ekor sapi, Kecamatan Sepang 1 ekor sapi, Kecamatan Rungan 1 ekor sapi, Kecamatan Mihing Raya 1 ekor sapi.

Bupati Memantau Jalannya Ujian Kompetensi Terbuka JPT Pratama

Bupati Memantau Jalannya Ujian Kompetensi Terbuka JPT Pratama

Diskominfosantik Gumas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi Wakil Bupati Efrensia LP. Umbing memantau jalannya Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gunung Mas, bertempat di ruang seleksi pada BKPSDM, Selasa (14/07/2020).

Kegiatan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama itu, diikuti oleh peserta sebanyak 37 orang ASN Kabupaten Gunung Mas dan di luar Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

“Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong mengatakan, kegiatan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini transparan, terbuka dan tetap mentaati protokol Covid-19, sehingga seleksi ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Bupati menerangkan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengisi Jabatan-jabatan yang lowong pada Dinas, Badan di lingkungan Kabupaten Gunung Mas.

Inti dari seleksi tersebut sesuai dengan tahapan-tahapan ini dari hasil nanti akan dikirim lagi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), setelah keluar rekomendasi lalu melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Bupati juga mengungkapkan dari 37 peserta ini akan merebutkan hanya 12 Jabatan yang lowong, jadi siapa yang terbaik dari 37 orang ini, dia yang berhasil akan menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang lowong pada Dinas, Badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

“Beliau juga menambahkan, ada 8 orang dari luar yang melamar karena kita memang terbuka mengumumkan bagi siapa saja yang mau, ini se-Kalimantan Tengah (Kalteng) semua orang berhak mendaftarkan dirinya asalkan memenuhi persyaratan untuk mengikuti tahapan-tahapan selanjutnya, ,” katanya.

Sementara itu, Plt.  Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gunung Mas Sri Putri Pratiwi menerangkan, untuk teknis secara keseluruhan seleksi terbuka JPT Pratama ini sifat terbuka, pengumuman dari awal kita sudah membuka seluas-luasnya. Tentunya sudah melewati beberapa tahapan pengumuman, dalam tahap pengumuman kemaren juga dilakukan perpanjangan karena ada dua jabatan yang belum terpenuhi, sehingga dilakukan perpanjangan berdasarkan rekomendasi dari KASN bahwa diperpanjang waktunya menjadi tiga hari, bahkan pengumuman terakhirpun tidak ada yang berminat untuk mendaftar sehingga dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Putri juga menjelaskan terkait dengan tes hari ini dengan menggunakan metode Assesment center mengingat kondisi Covid-19 yang tidak memungkinkan mendatangkan seluruh assesor ke Kabupaten Gunung Mas, tentunya kita menggunakan media online sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Tim Assesor Jakarta.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas melalui Panitia Seleksi melakukan kerja sama dengan Universitas Paramadina Jakarta pada hari ini menyelenggarakan kegiatan tersebut, dan kegiatan ini berlangsung dilaksanakan tanggal 14 hingga 17 Juli 2020 melalui dua tahapan/sesi,” terang Sri Putri Pratiwi.

Sesi pertama dilakukan secara Tes Online Psikotes,  peserta akan dibagi menjadi tiga grup, grup  A sebanyak 13 (tiga belas) orang yang akan melakukan seleksi pada tanggal 14 Juli 2020, grup B sebanyak 12 (dua belas) orang seleksi pada tanggal 15 Juli 2020, dan grup C sebanyak 12 (dua belas) orang yang digelar pada tanggal 16 Juli 2020. Pada sesi kedua dilakukan Interview, grup  A sebanyak 13 (tiga belas) orang yang akan melakukan seleksi pada tanggal 15 Juli 2020, grup B sebanyak 12 (dua belas) orang seleksi pada tanggal 16 Juli 2020, dan grup C sebanyak 12 (dua belas) orang yang digelar pada tanggal 17 Juli 2020. Pada sesi kedua masing-masing grup akan didampingi Assesor melalui media online.

Sesi yang kedua akan dilakukan dengan Leader Discusion atau Diskusi Kepemimpinan ini juga akan dipandu oleh Tim Assesor juga dengan Universitas Paramadina Jakarta, dari ke 12 (dua belas) peserta nanti akan dibagi menjadi 3 (tiga) lagi, A 1 setelah ini bisa lanjut kurang lebih durasi satu jam, kemudian dilanjutkan lagi dengan grup A 2 kurang lebih satu jam dan dilanjutkan lagi A 3. Untuk durasi grup A ini kurang lebih 3 (tiga) jam.

Untuk grup B besok akan melakukan Tes Online Psikotes, dan LGD seperti yang tahapan grup A, dan untuk grup A hari ini tetap datang besok untuk melakukan sesi kedua yaitu Interview.

Kami dari Panitia Seleksi sudah menyediakan 4 (empat)  titik lokasi ruang interview, jadi untuk hari besok akan diikuti peserta yang seleksi hari ini begitupun seterusnya sampai hari Jum’at 17 Juli 2020.

Ditambahkannya, setelah Assesment nanti akan dilakukan Seleksi Penulisan Makalah, teknisnya akan disampaikan kembali setelah ada rapat persiapan, setelah Penulisan Makalah akan dilakukan interview dan interview ini akan dilakukan oleh Tim Pansel, setelah selesai tahapan ini.

“Usai dari tahapan ini tentunya dari Ketua Panitia Seleksi Daerah akan membuat laporan seluruh rangkaian kegiatan seleksi ini, dan akan disampaikan ke Bapak Bupati Gunung Mas sebagai rekomendasi dan sebelum disampaikan ke PPK Bapak Bupati , Panitia Seleksi juga akan menyampaikan laporan ke pihak KASN,” pungkasnya.

Membakar Lahan dengan Kearifan Lokal Di Kabupaten Gunung Mas

Membakar Lahan dengan Kearifan Lokal Di Kabupaten Gunung Mas

Salah satu contoh yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), membakar lahan milik warga Bainovski seluas 0,5 H dengan cara Kearifan Lokal terletak di Linau KM. 16 Kuala Kurun.

“Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan, para petani disini mempersiapkan lahan untuk berkebun atau berladang. Kegiatan hari ini membakar ladang secara terkendali dalam bahasa dayaknya manusul tana,” ungkapnya, Kamis (16/07/2020).

Pada hari ini kami bersama-sama menyaksikan bagaimana proses tata cara persiapan lahan yang akan dibakar untuk berladang, sehingga apinya tidak menjalar ke lahan sekitarnya, yang dimulai pukul 15.00 WIB sampai pukul 15.30 WIB. Ini merupakan model yang dibuat untuk percontohan di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) sesuai dengan harapan masyarakat melalui Dewan Adat Dayak (DAD) Kab. Gumas.

Bupati juga menerangkan, untuk warga masyarakat Kabupaten Gunung Mas, saat ini jangan dulu membakar lahan. Sementara menunggu payung hukum karena beberapa waktu lalu sudah dibuat Perdanya sesuai kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dengan DPRD apabila Perdanya keluar ke Kabupaten/Kota, itu yang menjadi dasar tindak lanjut untuk Perbup, dan setelah itu baru disosialisaikan kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas untuk berladang dalam melestarikan Kearifan Lokal.

Hari ini adalah contoh yang kita buat ini perlu saya garis bawahi, “setelah kegiatan simulasi perdana ini bisa membakar lahan. Tidak semua begitu, sehingga ini nanti menjadi dasar laporan kami dan Bapak Kapolres juga ke Bapak Kapolda Kalteng ini lho Kearifan Lokal, jangan salah persepi dan jangan salah informasi,” jelas Bupati.

Kalau yang namanya ladang adalah tebas tebang dulu, kalau bahasa dayak mandirik maneweng. Butuh waktu cukup lama, kalau tidak ada tebas tebang langsung dibakar itu namanya ada unsur kesengajaan membakar lahan, “Silahkan proses secara hukum, kalau seperti yang kita lakukan ini kelihatan bekas tebas tebangnya, cara membakarnya ada pembatas-pembatasnya ini kearifan Lokal yang perlu diketahui,” terang dia.

Berita ini disadur dari gunungmaskab.go.id

Kesiapan Peringatan Harganas Ke XXVII Tahun 2020

Kesiapan Peringatan Harganas Ke XXVII Tahun 2020

Diskominfosantik Gumas -Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan TP PKK Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat persiapan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke- XXVII Tahun 2020 yang bertempat di ruang rapat lantai satu kantor Bupati Gunung Mas.

Rapat dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Gunung Mas Lurand, di hadiri oleh sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat Kurun serta undangan dari instansi terkait lainnya.

Dalam arahanya, Asisten I Setda Gunung Mas, Lurand mengingatkan mengingatkan kepada seluruh panitia supaya mengatur waktu kegiatan agar dapat berjalan dengan baik dan meriah, dan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam rangka mematangkan persiapan.

Sementara itu, kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Isaskar mengatakan, kegiatan Harganas yang dipandu dengan kegiatan BBGRM dan hari kesatuan gerak PKK menjadi pendorong bagi keluarga untuk saling peduli.

“Peringatan Harganas adalah momentum untuk kita mensosialisasikan kepada keluarga dan masyarakat,  akan pentingnya  peringatan Harganas sebagai hari keluarga milik bersama untuk tetap menjaga keharmonisan keluarga sehingga selalu terjaga”, tutupnya.