Satpol PP Gunung Mas Gelar Rapat Secara Virtual

Satpol PP Gunung Mas Gelar Rapat Secara Virtual

Diskominfosantik Gumas – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengelar rapat dalam rangka menjaga berlangsungnya pelaksanaan tugas dan pungsi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dengan tetap memproteksikan protokol kesehatan dan keselamatan penyusunan sistem kerja bagi Aparat Sipil Negara dalam tatanan normal baru (New Normal) khusnya dalam penyelenggaraan, ketertiban dan perlindungan masyaraka.

Rapat Asistensi Pelaksanaan Polisi Pamong Praja dan Perlindungan masyarakat dengan Optimalisasi Pelaksanaan Peraturan daerah oleh penyidik Pegawai Negeri Sipil kegiatan tersebut melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang rapat lantai satu Kantor Bupti Gunung Mas, Rabu (18/8/2020) pagi.

Penyelenggara kegiatan tersebut yang diselenggarakan oleh Direktur Jendral Bina Administrasi Kewilayahan direktorat Polisi Pamong Praja  dan Perlindungan Masyarakat, yang diikuti wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Di Yokyakarta, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kaliamantan Utara.

Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu yang diberi wewenang khusus oleh undang-undang PP Nomor 58 Tahun 2010 pasal 3A ayat (1), untuk dapat diangkat sebagai pejabat PPNS, calon harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: masa kerja sebagai PNS paling singkat 2 (dua) tahun, berpangkat paling rendah Penata Muda/golongan III/a; berpendidikan paling rendah sarjana hukum atau sarjana lain yang setara, bertugas dibidang teknis operasional penegakan hukum sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter pada RS pemerintah, setiap unsur penilai pelaksanaan pekerjaan dalam SKP baik dalam 2 (dua) tahun terakhir, serta mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan di bidaang penyidikan.

“Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunung Mas Salampak Haris mengatakan, suka tidak suka harus kita akui, semestinya pejabat struktural kita harus mengikuti kegiatan diksar dan PPNS,  tetapi apa boleh buat memang anggarannya terbatas,” ujarnya.

Seharusnya di struktur organisai Satpol PP ini harus memang ada pejabat penyidik PNS, tetapi sampai saat ini kita masih belum mempunyai pejabat pegawai Neger Sipil (PPNS) dan kita berusaha untuk bulan September tahun 2020 pada gelombang ke tiga kita akan mengikut sertakan satu orang pelatihan untuk penyidik pegawai Negeri Sipil.

Salampak Haris menjelaskan tujuan dari kegitan tersebut adalah, untuk melakukan evaluasi sejauh mana dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), dimasing-masing Provinsi masing pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia dengan harapan bahwa dengan jadwal adanya diklat PPNS bagi pegawai Negeri Sipil bagi Satpol PP Kabupaten/Kota se Indonesia dapat meningkatkan sumber daya manusia, secara khusus dalam rangka penegakan perda daerah yang berlaku di Kabupaten/Kota masing-masing.

Ditambahkannya berkaitan dengan kegiatan Satpol PP di Kabupaten Gunung Mas menyambut baik kegiatan tersebut, akan mengikut sertakan beberapa peserta bulan September sampai bulan oktober nanti. Pada gelombang ketiga akan dilaksanakan diklat PPNS khusus di Kementerian Dalam Negeri untuk menambah kaspisitas kualitas pelaksanaan tugas di bidang pelaksanaan perda secara khusus di Kabupaten Gunung Mas.

“Kegiatan ini tidak berhenti di tahun 2020 akan diprogramkan pada tahun berikutnya, sehingga PPNS nanti akan berdampak pada pelaksanaan tugas pada penegakan perda secara khusus di Kabupaten Gunung Mas,” Pungkasnya usai kegiatan saat diwawancarai.

Wakil Bupati Gumas Jadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-75

Wakil Bupati Gumas Jadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-75

Diskominfosantik Gumas – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing menjadi Inspektur Upacara penurunan bendera merah putih dalam peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Senin (17/8/2020) pukul 17.00 WIB.

Hadir dalam kesempatan tersebut DK Mandharana, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas Trinayati, Asisten III Untung Dugan, Forkompimda, Instansi Vertikal, Kepala Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Gunung Mas, TNI, Polri dan para tamu undangan lainnya.

Bupati Bersama Unsur Forkopimda Bagi-Bagi Masker Kepada Masyarakat

Bupati Bersama Unsur Forkopimda Bagi-Bagi Masker Kepada Masyarakat

Diskominfosantik Gumas – Forum Komuniksi Pimpinan Dearah (Forkopimda) Kabupaten Gunung Mas bersama dengan TP-PKK Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Senin (17/8/2020), usai mengikuti upacara hari kemerdekaan, republik Indonesia ke-75 tahun, langsung turun ke jalan untuk membagikan masker kepada masyarakat yang berdekatan dengan kantor Bupati Gunung Mas Jalan Pangeran Diponegoro dan masyarakat di pasar lama Kuala Kurun.

Pembagian masker kepada masyarakat tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi Istri Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, bersama Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing didampingi Suami DK Mandharana, Stap Ahli Bupati dr. Makmur Ginting serta pengurus organisasi TP-PKK Kabupaten Gunung Mas.

“Berbagai upaya pencegahan peneybaran virus Covid-19 ini, telah kita lakukan bersama Pemerintah dan intansi terkait,” ucap Bupati.

Gebrak masker tersebut, berdasarkan surat edaran dari Kemendagri sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI yang disampaikan pada tanggal 3 Agustus 2020 tentang keterlibatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) dalam perubahan perilaku masa pandemi Covid-19.

“Diharapkan masyarakat mendukung seluruh upaya pencegahan virus Covid-19, agar mata rantai penyebaran virus Covid-19 dapat diakhiri,”pintanya.

Turut dalam kegiatan ini selain Forkopimda juga, Ketua DPRD Akerman Sahidar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Gunung Mas Binarta, Wakil Ketua II Neni Yuliani, Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asrisman, Ketua Pengadilan Negeri Kelas II Kuala Kurun Rudi Ruswoyo, Ketua Pengadilan Agama Kuala Kurun Kelas II Muchamad Misbachul Anam, Plt. Pabung Kodim 1016 Plk Kapten M. Ayyub.

Apel Peringatan HUT RI Ke-75, Bupati Bacakan Sambutan Tertulis Gubernur Kalteng

Apel Peringatan HUT RI Ke-75, Bupati Bacakan Sambutan Tertulis Gubernur Kalteng

Diskominfosantik Gumas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong bertindak sebagai Inspektur Upacara pada HUT Kemerdekaan ke-75 RI dan Pengibaran Bendera Merah Putih Tingkat Kabupaten Gunung Mas di Halaman Kantor Bupati, Senin (17/8/2020).

Pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ini diikuti Ketua TP-PKK Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing didampingi suami D.K Mandharana, Ketua DPRD Akerman Sahidar, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gunung Mas, Asisten, Staf Ahli Bupati serta undangan lainnya.

Berbeda dengan upacara HUT RI tahun sebelumnya upacara tahun ini dilaksanakan secara sederhana, serta pasukan uapacara yang sangat terbatas karena menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) mengatakan, pada ini kita memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan RI. Kita bersyukur kepada Allah STW yang telah meridhoi cita-cita kita menjadi bangsa yang bersatu di tengah keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika.

Sebagaimana tema HUT RI ke-75 Tahun 2020 adalah “Indonesia Maju”, merupakan respresentasi dari Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebuah simbolisasi dari Indonesia yang mampu memperkokoh kedaulatan, persatuan dan kesatuan Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2019 telah tumbuh sebesar 6,16 persen, PDRB per kapita 55,6 juta (Rupiah); Inflasi pada April Thaun 2020 sebesar 2,45 persen dengan tingkat inflasi sebesar 1,66 persen Gini Rasio per Maret Thaun 2019 sebesar 0,335 tingkat kemiskinan menuru dari 5,17 persen pada tahun 2018 menjadi 4,98 persen tahaun 2019 tingkat pengganguran terbuka per April tahun 2020 sebesar 3,39 persen indek pembangunan manusia (IPM) 70,91 persen.

Dikemukakan, kondisi sampai saat ini status nasional bencana non alam Pandemi Covid-19 dan status perpanjangan ke-II tanggap darurat bencana pandemic Covid-19 di wilayah Kalimantan Tengah belum dicabut, di sisi lain kita di haruskan menerapkan pola tatanan hudup baru yang mempersyaratkan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas sosial secara normal dan tetap produktif di tengah pandemi Covid-19.

“Untuk itu, saya minta kepada Bupati/Walikota se Kalimantan Tengah agar focus dalam mengendalikan, mengurangi resiko penyebaran dan munculnya cluster baru pandemic Covid-19, jangan sampai ada gelombang kedua yang memperlambat kita keluar dari krisisis kesehatan dan pemulihan ekonomi, terutama mengurangi jumlah pasien yang terpapar positif, mengurangi jumlah yang meninggal dunia dan meningkatkan jumlah kesembuhan,” Ucap Gubernur.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan bahwa saat ini wilayah Kalimantan Tengah memasuki musim kemarau. Mengingat akan kondisi iklim dan lingkungan, kita sadar, bahwa untuk menghilangkan semua kejadian kebakaran merupakan pekerjaan yang sangat sulit.

Tahun 2020 ini adalah tahun politik dimana pada tanggal 9 Desember 2020, kita akan melaksanakan pemilihan kepala Daerah Gubernur  dan Kalimantan Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur.

“Saya menghimbau kepada kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah untuk menggunakan hak pilih  dengan sebaik-baiknya, pastikan saudara-saudara menggunakan hak pilih dan tidak golputr, karena suara saudara semua menentukan pembangunan Kalimantan Tengah (Kalteng) 5 (Lima) tahun kedepan,” pungkas Gubernur Kalteng.

34 Orang ASN Gumas Menerima Anugerah Satyalancana Karya Satya Dari Presiden RI

34 Orang ASN Gumas Menerima Anugerah Satyalancana Karya Satya Dari Presiden RI

Diskominfosantik Gumas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyematkan Satyalancana Karya Satya kepada 34 pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

Penganugerahan Satyalancana Karya Satya dilaksanakan di Aula Gedung Pertemuan Umum Damang Batu, Senin (17/8/2020).

Diantara 34 ASN itu 8 orang yang menerima Styalancana Karya Satya Pengabdian 30 tahun, lalu masa bakti 20 tahun sebanyak 2 orang, dan untuk 10 tahun sebanyak 24 orang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas saya mengucapkan selamat datang  kepada seluruh undangan penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tahun 2020,” ujar Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong.

Berdasarkan peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1994 tentang tanda kehormatan dan Nomor 20 Tahun 2009 tentang gelar, tanda jasa dan kehormatan, serta peraturan pemerintah republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2010 tentang pelaksanaan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang gelar, tanda jasa dan tanda kehormatan bahwa penganugerahan dari Negara terhadap pegawai yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara dan Pemerintah serta serta penuh dengan pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin. Sehingga dapat dijadikan teladan bagi Pegawai Negeri Sipil lainnya.

“Bahwa penghargaan tersebut merupakan kebanggaan yang mempunyai arti sangat penting bagi setiap Pegawai Negeri Sipil untuk lebih meningkatkan semangat kerja, profesionalitas, kinerja disiplin dan semangat untuk melayani masyarakat,” kata Jaya Samaya Monong.

Orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau mengatakan, selain juga mempunyai peran yang strategis dalam penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu maka pegawai Negeri Sipil harus memiliki kualifikasi, kompetensi dan integritas yang tinggi serta memiliki ketulusan untuk mengabdi kepada Bangsa, Negara, dan Masyarakat.

Beliau menambahkan, saudara-saudara yang menerima penghargaan hari ini merupakan pegawai Negara Sipil pilihan dari sekian banyak Pegawai Negara Sipil yang ada di Kabupaten Gunung Mas. Untuk hal ini merupakan tidak mudah menjadi orang pilihan, butuh kesungguhan dan kerja keras untuk bisa memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan bagi Pegawai Negeri Sipil yang menerima penghargaan satyalancana karya satya Tahun 2020.

“Melalui penghargaan ini saya berharap agar seluruh pegawai Negeri Sipil Kabupaten Gunung Mas dapat bekerja lebih meningkatkan disiplin, bekerja lebih ikhlas dan optimal lagi. Tingkatkan tekad dan semangat untuk mengabdi dan melayani masyarakat dengan tulus,” tandasnya.