Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya S.
Monong, SE, M.Si resmi secara langsung melepaskan kontingen, Festival
Budaya Isen Mulang (FBIM) Kabupaten Gunung Mas, di kota Palangka Raya
Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), bertempat di halaman Kantor Bupati
Gunung Mas, Jumat (14/6/2019).
Pelepasan itu ditandai dengan penyerahan bendera kontingen oleh Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, SE, M.Si kepada ketua kontingen Brikson, M.Pd.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD
Kabupaten Gunung Mas Drs. H. Gumer, Asisten Perekonomian Ir.
Yohanes Tuah, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs.
Muhamad Rusdi, serta ASN di lingkungan Pemkab Gumas.
Dalam sambutan Bupati Gunung Mas Jaya S.
Monong, SE, M.Si mengatakan, bahwa Festival Budaya Isen Mulang
merupakan event tahunan dalam rangka memeriahkan hari jadi Provinsi
Kalimantan Tengah, event budaya ini setiap tahun kita ikuti dimana
kegiatan ini adalah dalam rangka perwujudan dan pelestarian nilai-nilai
seni budaya olah raga tradisional yang dilakukan oleh masyarakat di
Kalimantan Tengah.
Ia menjelaskan, kita masih banyak
menyimpan kekayaan budaya dan kearifan lokal serta tradisi yang tumbuh
dan berkembang serta masih terpelihara dengan baik. Kita banyak memiliki
kawasan situs-situs dan cagar budaya seperti rumah betang, sandung,
sapundu, monumen serta peninggalan masa lalu.
”Saya mengajak kita semua bersama
seluruh komponen masyarakat Kabupaten gunung Mas untuk terus menjaga dan
memelihara adat istiadat dan tradisi serta budaya, kearifan lokal,
kawasan situs dan cagar budaya serta peninggalan masa lalu di Kabupaten
Gunung Mas,” ujarnya.
Kemudian ia menyemangati kontingen
Festival Budaya Isen Mulang, agar tetap menjaga kekompakan, menjaga
kesehatan dengan sehat maka bisa mengikuti aktivitas kegiatan ini dengan
baik, tetap bersemangat lakukan yang terbaik bagi Kabupaten Gunung Mas.
”Untuk itu saya berpesan agar seluruh
kontingen menjaga nama baik Kabupaten Gunung Mas, agar cita-cita kita
bersama untuk mewujudkan “Gunung Mas sejahtera bermartabat dapat kita
capai dengan semangat Berjuang Bersama,” ucap Jaya S Monong., M.Si.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gunung Mas Drs. Muhamad Rusdi
dalam laporannya menyampaikan, bahwa Kabupaten Gunung Mas menurunkan 100
orang terdiri dari pendamping pelatih koordinator cabang lomba, peserta
mewakili 9 Kecamatan hasil Festival Budaya Mihing Manasa Tahun 2018,
yang nantinya akan mengikuti 10 cabang lomba.
Cabang lomba yang diikuti yakni lomba karnaval, lomba karungut, lomba habayang, lomba balogo, lomba mangaruhi, lomba seni pencak silat membuka lawang sekepeng, lomba dayung tradisional, lomba masakan tradisional, lomba manyipet dan lomba mengukir talawang dan memahat patung.
Drs. Muhamad Rusdi mengatakan, semua
cabang lomba yang diikuti kita targetkan semua boleh mendapat juara,
karena dilihat dari persiapan-persiapan untuk saat ini sudah siap untuk
bertanding. Tidak ada alasan lagi untuk tidak siap.
”Dia berharap kepada kontingen dalam mengikuti perlombaan supaya menjaga sportivitas, karena ini membawa nama baik Kabupaten Gunung Mas,” tutup Drs. Muhamad Rusdi.
Diskominfo, SP Gumas – Dengan berakhirnya masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas Drs. Arton S. Dohong dan Rony Karlos, S.Sos Periode 2014-2019, maka dilaksanakan pisah sambut dengan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Jaya S. Monong, SE, M.Si dan Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si bertempat di halaman GPU Damang Batu Jalan Pangeran Diponegoro, Rabu (29/5/2019).
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, Ketua DPRD Gumas Drs. H. Gumer, Wakil Ketua DPRD Punding Merang, S.Sos, dan Ristawaty T. Alang, Bupati dan Wakil Bupati masa jabatan 2019-2024 Jaya S. Monong, SE, M.Si, dan Efrensia L.P. Umbing, Bupati dan Wakil Bupati Periode 2014-2019 Drs. Arton S. Dohong dan Rony Karlos, S.Sos, Bupati Murung Raya Drs. Perdie M. Yoseph, Calon Anggota DPR RI Dapil Kalteng Ir. Willy M. Yoseph, Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, Kejari Koswara, SH, Ketua Pengadilan Agama Kelas II Kuala Kurun Muhamad Aliyuddin, Kapolres AKBP Yudi Yuliadin, S.I.K, Ketua Pengadilan Negeri Darminto Hutasoit, SH, MH, Dandim 1016/Plk
Letkol Czi Candra Adibrata, sejumlah
Pimpinan OPD Provinsi Kalteng, Anggota DPRD Gumas, Asisten, Staf Ahli,
Camat, Pimpinan OPD sejumlah pejabat Eselon III dan IV serta undangan
lainnya.
Dalam sambutan Bupati Gunung Mas Drs.
Arton S Dohong, Periode 2014-2019 mengatakan, Saya dan Pak Rony Karlos,
S.Sos menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh
warga masyarakat Kabupaten Gunung Mas termasuk Aparatur Sipil Negara.
”Selama lima tahun kami menjalankan
tugas ada 18 (delapan belas) ASN yang kami pecat karena tidak disiplin
dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Selama kami menjalankan tugas terlalu
keras dengan para Pejabat dan ASN, itu adalah upaya kita mengejar segala
ketertinggalan yang kita alami selama beberapa tahun ini, karena aset
yang diberikan Pemerintah Kabupaten induk kepada Kabupaten Gunung Mas
ini dibangun dari nol. Tanpa kerja keras, tanpa kebersamaan dengan
seluruh warga masyarakat tentunya kita tidak bisa menikmati pembangunan
yang lebih baik.
”Drs. Arton S. Dohong juga mengucapkan
terima kasih kepada Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si para Asisten
seluruh pejabat Eselon II, III dan IV serta pegawai pelaksana baik di
tingkat SOPD, tingkat Kelurahan, Kecamatan, para Kepala Desa dan
jajarannya, selama ini kita bisa bekerja bersama-sama tanpa karya
saudara-saudara, Saya dengan Pak Rony Karlos tidak bisa berbuat banyak.
Tentu ini wajib kita mendukung Bupati dan Wakil Bupati yang baru, demi
kemajuan kita bersama,” ujarnya.
Bupati terpilh Jaya S. Monong, SE., M.Si
mengucapkan, terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas
(Gumas), yang telah memberikan kepercayaan kepada kami boleh memimpin
Kabupaten Gunung Mas,
Lanjut dia, sekarang tidak ada lagi
perbedaan karena Calon Bupati ini ada tiga pasangan calon, tidak ada
lagi pasangan calon Bupati nomor satu, nomor dua dan nomor tiga. Mari
kita bersatu membangun Kabupaten Gunung Mas yang bermartabat.
”Dalam kesempatan tersebut Jaya S
Monong, SE., M.Si juga menyampaikan, terima kasih kepada bapak Drs.
Arton S. Dohong dan Rony Karlos,S.Sos yang telah melaksanakan tugas,
tentu pesan yang telah disampaikan akan selalu diingat apa yang telah
diamanatkan ambil yang terbaik untuk Kabupaten Gunung Mas lebih maju dan
bermartabat,” pungkasnya
Diskominfo, SP Gumas – Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bertempat di Masjid Nurul Yakin Kelurahan Kurun Kecamatan Kurun, Senin (20/5/2019).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh
Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si beserta rombongan diantaranya
Wakil Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Gunung Mas Aliudin, Asisten
Administrasi Umum Agung, SE, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Gunung Mas H. Anang Rusli, S.Pd, Ketua MUI Kabupaten Gunung Mas H.
Pahmi, Kepala Cabang Bank Kalteng Kuala Kurun Empas P. Umar, Kepala OPD
serta undangan lainnya.
ARAHAN : Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si saat membacakan sambutan Bupati Gunung Mas Drs. Arton S Dohong pada pelaksanaan Safari Ramadhan tahun 2019, di Masjid Nurul Yakin Kelurahan Kurun Kecamatan Kurun, Senin (20/5/2019).
Diterangkan oleh Sekda Gunung Mas,
kegiatan seperti ini merupakan salah satu pendukung keberhasilan
pembangunan seperti yang sedang kita laksanakan sekarang, karena dalam
kesempatan pertemuan antara pemerintah dengan masyarakat akan terjadi
dialog, penyampaian atau tukar menukar informasi, penyampaian pendapat
dari masyarakat secara langsung.
”Safari Ramadhan ini memiliki tujuan untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia juga mengucapkan terima
kasih atas partisipasi seluruh masyarakat, KPPS, PPS dan Panwaslu serta
seluruh panitia penyelenggara pemilihan umum, baik pemilihan Presiden,
DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten / Kota yang telah terselenggra
dengan aman dan lancar.
Kepada masyarakat yang tidak menjalankan
ibadah puasa diharapkan dengan penuh kesadaran agar menghormati dan
menghargai umat yang sedang menjalankan ibadah puasa sebagai wujud
toleransi antar umat beragama.
Mari kita pupuk rasa kebersmaan,
kekeluargaan, kerukunan dan solidaritas yang tinggi dalam menggalang
rasa persatuan dan kesatuan umat beragama di Kabupaten Gunung Mas.
”Akhirnya atas nama keluarga, pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, bagi seluruh kaum Muslimin dan Muslimat di Kecamatan Kurun,” tandasnya.
Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) menggelar Safari Hari Raya Haring Kaharingan di Balai Basarah Bintang Lampang Patendu Kalampangan , Kelurahan Tampang Tumbang Anjir Kecamatan Kurun, Selasa (20/5/2019) pagi.
Selengkapnya
Perayaan tahun ini mengangkat tema “Bawi Ayah mengajarkan Umat Manusia untuk selalu berbuat baik agar Intan Kaharingan bercahaya cemerlang”.
Dalam sambutan Bupati, yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Gunung Mas (Sekda Gumas), Drs. Yansiterson, M.Si mengatakan “dengan momen Hari Raya Haring Kaharingan ini, diharapkan dapat memperkokoh rasa kebersamaan Pemerintah Daerah dengan masyarakat khususnya Umat Hindu Kaharingan, sehingga dapat terwujud persatuan dan kesatuan, kesejahteraan dan keadilan yang merata, bagi umat ber-Agama di Kabupaten Gunung Mas,” ujarnya.
Safari Haring Kaharingan tahun ini merupakan kegiatan safari yang dilaksanakan di penghujung masa bakti Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas periode 2014 – 2019, yang mana akan berakhir pada tanggal 28 Mei 2019 ini, dan diganti dengan Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2019 – 2024.
”Pada Kesempatan ini saya mengajak kita semua, agar mendukung Bupati dan Wakil Bupati terpilih, untuk melanjutkan setiap program dan rencana kerja Pemerintah Daerah, demi kemajuan dan rencana kerja Pemerintah Daerah dan kemakmuran Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai ini,” ucap Sekda.
“Dengan perayaan ini, kita tidak perlu terpengaruh dengan suasana Ibu Kota Negara dan ditempat-tempat lain, tentang informasi Aksi Peole Power. Mari kita membantu para petugas keamanan TNI dan POLRI untuk menjaga situasi supaya ditempat kita tetap kondusif pada tanggal 22 Mei 2019 yang akan datang”.
Melalui kesempatan ini saya informasikan kepada kita semua, bahwa Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas menitip pesan, “Beliau akan tetap bersama-sama dengan kita untuk mendorong seluruh umat ini, agar sejajar dengan Agama lainnya dan tidak ada perbedaan” lanjut sekda.
Sekda Gumas mengajak seluruh Umat Hindu Kaharingan, supaya mendukung kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih setelah dilantik, dan kami sudah mempersiapkan pembangunan jangka menengah Daerah 2019 – 2024, melalui Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, adalah berjuang bersama, berdaya saing maju mandiri sejahtera dan bermartabat, pungkasnya.
Diskominfo, SP Gumas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) beserta jajarannya bertemu langsung dengan masyarakat, khususnya Umat Hindu Kaharingan dalam agenda kegiatan Pemerintah yaitu Safari Haring Kaharingan yang berlangsung di Balai Basarah Hindu Kaharingan “Penyang Hinje Simpei” Kecamatan Tewah, Selasa (22/05/2019).
Kegiatan rutin tahunan yang senantiasa digelar tersebut bertujuan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan, kesejahteraan dan keadilan yang merata bagi umat beragama dalam bingkai NKRI, secara khusus di Kabupaten Gumas.
Acara secara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Gumas Agung, SE, yang dalam sambutannya mengajak semua Umat Hindu Kaharingan yang ada di kabupaten Gumas pada umumnya, “agar dapat merayakan Hari Raya Haring Kaharingan di setiap keluarga, majelis Kelompok, Majelis Resort, Majelis Daerah sampai ke tingkat Majelis Besar, agar menjadikan Hari Raya ini sebagai bagian dari tata cara keagamaan Kaharingan yang harus diperingati setiap tahun pada bulan Mei, seperti layaknya Hari Besar keagamaan lainnya”, Ucap Agung.
Selain merayakan Hari Raya Haring Kaharingan bersama masyarakat, Pemkab Gumas juga melakukan Tali Asih yaitu dengan memberikan Bantuan Dana untuk pembangunan Rumah Ibadah sebesar Rp. 87.000.000 diserahkan secara simbolis oleh Asisten Administrasi Umum Agung, SE dan diterima oleh masing-masing pengurus Agama Hindu Kaharingan Kelurahan Tewah senilai Rp. 50.000.000 dan Desa Taja Urap senilai Rp. 37.000.000.
Camat Tewah, Hengki Panto dalam sambutannya mengucapkan “terima kasih kepada Pemkab Gumas, khususnya kepada Bapak Bupati yang sudah memberikan bantuan kepada rumah-rumah ibadah, sehingga warga kami dapat memiliki rumah-rumah ibadah untuk tempat beribadah”, ucapnya.
Terlepas dari kegiatan itu Agung, SE juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gumas untuk mempersiapkan diri terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara oleh Pemerintah Pusat yang sebagian besar wilayahnya ada di Kabupaten Gumas, “agar mempertahankan Sumber Daya Alam dan mempersiapkan Sumber Daya Manusia kita melalui pendidikan agar dapat bersaing dari daerah luar nantinya, maka dari itu pendidikan sekolah sangat penting bagi kita”, pungkasnya.
Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Kapolsek Tewah, Danramil Tewah, Ketua Majelis Hindu Kaharingan Kabupaten Gumas, Staf Ahli Setda Gumas, beberapa Kepala OPD serta Pengurus Hindu Kaharingan Kecamatan Tewah.
Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menggelar Sosialisasi Kebijakan Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran, sebagai upaya percepatan Kabupaten/Kota Layak Anak. Kegiatan bertempat di Aula Hotel Zefanya, Kamis (16/5/2019).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunung Mas Rumbun, SKM, M.Kes mengatakan, kegiatan ini berkewajiban memberikan sosialisasi kepada Kabupaten/Kota memberikan percepatan penanganan terkait kepemilikan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), guna mendukung Kabupaten Gunung Mas Layak Anak Tahun 2025.
“Ini salah satu bentuk upaya koordinasi antar OPD dalam rangka menuju Kota Layak Anak, dimana percepatan kepemilikan akta lahir yang menjadi hak anak merupakan salah satu point penting untuk menuju KLA,” ujarnya.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gunung Mas (Disdukcapil), Bartel, SE, M.Si mengatakan “motto pelayanan Disdukcapil memberikan pelayanan sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku”.
Tidak melakukan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dalam memberikan pelayanan. Masyarakat dapat mengajukan keluhan dan keberatan apabila pelayanan yang diterima tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memberikan informasi pelayanan dokumen kependudukan secara benar adanya.
Disamping itu juga Disdukcapil telah mengadakan kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah, Puskesmas, Pustu dan Bidan Desa membantu untuk melaporkan setiap proses kelahiran dalam upaya untuk percepatan kepemilikan Akta Kelahiran.
“Selain itu pihaknya juga melakukan inovasi dan terobosan untuk percepatan cakupan pemberian Akta Kelahiran anak”.
”Kita juga memberikan kemudahan persyaratan (administrasi) kepemilikan Akta Kelahiran, karena kesadaran masyarakat juga minim,” terang Bartel, SE, M.Si.
Bupati Gunung Mas Drs. Arton S. Dohong dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian Ir. Yohanes Tuah, M.Si menuturkan “hak untuk mendapatkan identitas merupakan hak dasar yang melekat pada setiap anak dan wajib diberikan oleh negara, maka sudah sepantasnya seorang anak mendapat akta kelahiran gratis semenjak dia dilahirkan”.
“Selain itu, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan (Pasal 1 ayat 1 Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak) bahwa semua anak mempunyai hak-hak yang sama dalam suatu negara”
”Anak merupakan masa depan bangsa sebagai penerus generasi bangsa. Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang sesuai dengan perkembangan jaman dan mempunyai hak dan juga harus mendapat perlindungan,” pungkasnya.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rumbun, SKM., M.Kes, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Barthel, S.E., M.Si, Kepala Bidang Hak Sipil dan Informasi Layak Anak dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, S. Martani Wahyu W, SE, MM, serta undangan terkait lainnya.