Diskominfo, SP Gumas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan mengunjungi kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru Kuala Kurun. Mereka ingin melakukan kaji studi banding pengelolaan Tahura di Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
“Studi banding ini akan menjadi
referensi kami dalam proses pengajuan pembangunan dan pengelolaan tahura
di Kabupaten Katingan. Kita ingin belajar dari Kabupaten Gumas,” ucap
Wakil Bupati Katingan Sunardi, di kawasan Tahura Lapak Jaru Kuala Kurun,
Kamis (10/10/2019) pagi.
Dia mengatakan, Kabupaten Katingan
memiliki karakteristik wilayah yang sama dengan Gunung Mas. Melalui
studi banding ini, akan mendapat tambahan ilmu pengetahuan dan
pengalaman dari Pemkab Gumas, yang sudah berhasil melaksanakan tugas dan
wewenang dalam mengelola tahura, sesuai ketentuan perundang-undangan
yang berlaku.
“Saat ini, kami juga telah mencadangkan
wilayah sebagai rencana usulan lokasi pembangunan tahura, yang mana pada
saatnya nanti dapat kami kelola, sebagaimana yang telah dilakukan oleh
Pemkab Gumas pada Tahura Lapak Jaru,” ujarnya.
Dia berharap, studi banding ini akan
dapat menghimpun informasi sebanyak-banyaknya dari pihak Pemkab Gumas.
Tim studi banding dari Kabupaten Katingan harus belajar menggali
pengalaman yang sudah dilalui Pemkab Gumas, dalam mempersiapkan proses
pengajuan usulan lokasi tahura, baik informasi terhadap dokumen yang
wajib dipersiapkan, sumber pembiayaan dalam pengurusan, hingga penetapan
sebagai lokasi pengelolaan tahura.
“Dalam studi banding ini, kami juga
ingin mengetahui skema penyelesaian masalah konflik lahan dalam lokasi
tahura, termasuk persiapan pembentukan kelembagaan daerah yang mengelola
tahura seperti yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan dan Pertanahan (DKP)
Kabupaten Gumas,” tuturnya.
Sementara itu, Asisten I Setda Gumas
Ambo Jabar menyampaikan, untuk menjaga dan melestarikan kawasan
konservasi Tahura Lapak Jaru, maka pemkab bersama DKP berusaha melakukan
pengelolaan tahura yang efektif, efisien, dan sesuai dengan mandat
pengelolaan yang diberikan.
“Keberadaan kawasan Tahura Lapak Jaru
yang ditetapkan pemerintah ini, untuk melindungi keanekaragaman hayati,
flora dan fauna, serta ekosistem yang merupakan kekayaan alam kita.
Diharapkan dapat dijaga kelestariannya, sehingga dapat dinikmati oleh
generasi yang akan datang,” terangnya.
Dia menambahkan, Tahura Lapak Jaru akan
dapat mendukung dan sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Gumas,
sehingga kedepan dapat menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli
Daerah (PAD). Bersinergi dengan pembangunan daerah dan memberikan dampak
yang menguntungkan bagi seluruh masyarakat.
“Kami sangat mengharapkan seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dan masyarakat, harus dapat saling mendukung dan bekerjasama mewujudkan keberadaan tahura yang lestari,” tandasnya.
Diskominfo, SP Gumas – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong,SE., M.Si didampingi Wakil Bupati Efrensia L.P. Umbing,SE menerima kunjungan kerja (kunker) Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya H. Mochamad Hatta,S.H., M.H dan rombongan. Kedatangan mereka disambut tarian daerah, prosesi adat pantan bahalai, dan lainnya.
”Dengan kedatangan Ketua Pengadilan
Tinggi Palangka Raya beserta rombongan ini, akan mampu menciptakan
hubungan yang baik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas dengan
Pengadilan Tinggi Palangka Raya, dan Pengadilan Negeri Kuala Kurun,”
ucap Jaya, di Ruang Rapat Lantai I, Rabu (9/10/2019) siang.
Sejauh ini, lanjut dia, sinergitas dan
koordinasi antara unsur Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD), baik
itu TNI, Polri, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kejaksaan,
Lembaga Peradilan, hingga tokoh agama dan masyarakat telah terjalin
dengan kuat.
”Ini semua harus kita lakukan, agar nantinya mampu mewujudkan pelayanan
pemerintahan yang baik bagi seluruh masyarakat di Bumi Habangkalan
Penyang Karuhei Tatau,” tuturnya.
Terpisah, Ketua Pengadilan Tinggi
Palangka Raya Mochamad Hatta,S.H., MH menerangkan, kunker yang
dilaksanakan tersebut dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Pemkab,
DPRD, dan unsur FKPD di Kabupaten Gumas. Ini merupakan agenda rutin yang
dilakukan ke 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kunker di Kabupaten Gumas merupakan yang
pertama kali sejak saya menjabat pada Bulan Januari 2019 lalu. Memang
beberapa kali sudah dijadwalkan untuk bertemu, namun baru terealisasi
sekarang.
Saat ini, ujar beliau, Kabupaten Gumas
telah memiliki Pengadilan Negeri (PN) yang baru diresmikan pada 22
Oktober 2018 lalu. Keberadaan PN ini diharapkan akan mampu mendekatkan
pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, karena sebelumnya
masyarakat disini harus bolak balik berurusan ke PN Palangka Raya untuk
mendapatkan layanan peradilan.
”Sekarang Kabupaten Gumas telah memiliki
PN Kuala Kurun Kelas II, yang bahkan mampu meraih penghargaan dengan
nilai akreditasi A excellent, dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Badan
Peradilan Umum pada Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI). Kami
sangat bangga dengan prestasi tersebut,” terangnya.
Dia pun berpesan agar pencapaian yang
telah diraih tersebut, bisa menjadi pemicu bagi lembaga peradilan
lainnya, agar terus berbenah demi peningkatan pelayanan dan
profesionalisme.
”Jangan sampai raihan akreditasi itu malah membuat kinerjanya semakin terlena. Kami tidak ingin seperti itu, harus terus melakukan introspeksi terhadap berbagai kekurangan,” pungkasnya.
Diskominfo, SP Gumas – Berjumlah 100 (seratus) orang mengikuti kegiatan TOT Training Of Trainer Investasi Cerdas dan Inklusi Keuangan Bagi Tenaga Pengajar Tingkat SD/SMP/SMA/SMK, Regional Kalimantan yang difasilitasi oleh PT. Pegadaian (Persero) – Kantor Area Banjarmasin, bertempat aula GPU Tampung Penyang, Rabu (9/10/2019).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kabupaten Gunung Mas Brikson, S.Pd., M.Pd, membuka kegiatan
tersebut, di hadiri sebagai narasumber Maiche Alfredo dari kantor
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalteng, Ade Harsono Deputi Bisnis
Area Banjarmasin, Hermin Pongtuluran, Asman Penjualan.
Brikson, S.Pd., M.Pd dalam sambutanya
menyambut baik dengan kegiatan ini, dan kepada peserta agar mengikuti
dengan sungguh-sungguh apa yang disampaikan oleh narasumber dari PT.
Pegadaian membuat kita tertarik dan kita beramai-ramai membuka rekening
di Bank Pegadaian untuk berinvestasi di bidang emas walaupun kecil.
Lanjut dia informasi ini disampaikan
kepada siswa kita, kepada orang tua wali murid dan kepada keluarga,
karena Bank Pegadaian ini resmi di bawah pengawasan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada sumber daya pendidikan formal (Tenaga Pengajar/ Guru) mengenai investasi cerdas dan inklus keuangan, kegiatan ini bekerjasama dengan OJK dan bagi peserta akan diberikan sertifikat terkait pelaksanaan tersebut,” pungkasnya.
Diskominfo, SP Gumas – Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut) di Tumbang Miri, Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S. Monong, SE., M.Si meresmikan keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Kahut, dan Pelantikan Penjabat Kepala Desa Batu Nyiwuh Kecamatan Tewah, Senin (30/9/2019).
Sejumlah 55 anggota BPD dari 11 desa dan 1 Penjabat Kepala Desa di Kabupaten Gumas diresmikan dan dilantik serta diambil sumpahnya, ini kegiatan pertama kali mengawali masa jabatannya sebagai Bupati Gumas.
Foto : Bupati Gumas Jaya S. Monong saat meresmikan 55 orang Anggota BPD dari 11 Desa di Auala Kecamatan Kahut Kelurahan Tumbang Miri, Senin (30/9/2019)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP. PKK
Mimi Mariatie Jaya Samaya Monong, Wakil Bupati Gumas Ir. Efrensia L.P. Umbing,
M.Si didampingi suami D.K. Mandarana, beberapa Kepala OPD, Camat Tewah Kahut
Effendi W. Rasa, Camat Tewah Hengki Panto, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Gumas Jaya S. Monong, SE., M.Si mengatakan, program kerja 100 (seratus) hari ke depan, sebagai langkah awal dan panduan serta untuk menjadi perhatian kita bersama yakni : pertama, peningkatan disiplin, sistem dan pola kerja sekaligus perbaikan kualitas layanan publik pada perengkat Daerah. Kedua, pembenahan wajah kota Kuala Kurun, termasuk pembenahan infrastruktur jalan dan bangunan umum. Ketiga, evaluasi kelembagaan Perangkat Daerah.
Foto : Tampak hadir Ketua TP. PKK Gumas Ibu Mimi Mariatie Jaya S. Monong (baju biru duduk urutan ke tiga dari kanan) saat Acara Pelantikan Pj. Kades Batu Nyiwuh di Auala Kecamatan Kahut Kelurahan Tumbang Miri, Senin (30/9/2019)
Khusus dalam penyelenggaraan pemerintahan desa Bupati Gumas Jaya S. Monong berharap agar peningkatan kedisiplinan juga dapat menyesuaikan, “sehingga dapat di awali dari hal-hal kecil saja dulu seperti memanfaatkan fasilitas kantor desa dalam hal pelayanan kepada masyarakat yang dibuka setiap hari kerja, sehingga pelayanan tidak perlu lagi di rumah kepala desa” pungkasnya.
Diskominfo, SP Gumas – Bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II, di gelar acara syukuran atas tercapainya nilai “A” (Excellent) dalam penjamin mutu Badan Peradilan Umum Pengadilan Negeri Kuala Kurun, Rabu (25/9/2019).
Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun
Kelas II Darminto Hutasoit, SH, MH dalam memimpin acara syukuran
menyampaikan beberapa hal terkait perolehan nilai “A” (Excellent) tidak
terlepas dari berkat dukungan dan semangat kerja keras seluruh
teman-teman semua tanpa koordinasi, tanpa dukungan dari bapak ibu
semuanya tidak akan terjadi kita syukuri hari ini.
Suasana
acara syukuran atas tercapainya nilai “A” (Excellent) Jajaran
Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II dan Awak Media Kab Gumas.
Saya selaku pimpinan mengucapkan, terima
kasih kepada Wakil Ketua Pengadilan sampai kegiatan kita hari ini, saya
yakin mulai lebih mudah dari pada mempertahankan karena kita termasuk
pilot project di Indonesia, Kantor Pengadilan yang jauh dari keramaian
tetapi kita termasuk yang diperhitungkan, dalam Pelayanan Terpadu Satu
Pintu (PTSP).
“Lanjut dia dalam proses-proses tersebut
yang tidak berkenan dihati bapak dan ibu mungkin ini terlalu keras
memaksa untuk bekerja, ini adalah untuk kebaikan kita bersama,” ujarnya.
Dia berharap kepada awak media supaya
tetap berkomunikasi tidak akan saya lupakan, sepanjang itu
masalah-masalah teknis informasi mengenai hukum, meskipun saya akan
dimutasikan sebagai Wakil Ketua Pengadilan di Sampit Kotawaringin Timur
(Kotim).
“Saya yakin akreditasi ini adalah suatu
hal yang diwajibkan sekarang ini. Ada tiga hal yang diprogramkan oleh
Mahkamah Agung, yang pertama akreditasi, yang kedua reformasi
birokrasi, dan yang ketiga zona integritas,” katanya.
Dikatakannya, ada aplikasi yang harus
diketahui oleh masyarakat Gumas yaitu aplikasi era terang, e-Court
dan syukuran kita hari ini atas tercapainya nilai “A” (Excellent).
“Harapan ke depan kepada masyarakat
Gumas baik pribadi maupun instansi terkait, satuan kerja pemerintah
maupun pengacara supaya dapat mengikuti era terang aplikasi-aplikasi
yang lain yang akan kami sampaikan ke depan, dan kami berbangga untuk
media juga sebagai mitra kami untuk mengkampanyekan maupun menggalang
masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan
Kuala Kurun Kelas II Rudy Ruswoyo, SH, MH mengatakan, tercapainya nilai
“A” (Excellent) dari Mahkamah Agung dalam hal ini Pengadilan Negeri
Kuala Kurun akan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada
masyarakat dan para pencari keadilan.
Dimana agritasi penjamin mutu adalah
suatu program, yang inovatif, terstruktur, sistematif dan berkelanjutan
dan dimana akreditasi dari pengadilan ini adalah menjawab tantangan
negatif dari masyarakat, yang selama ini menilai bahwa pengadilan ini
adalah sesuatu yang kurang baik dimata masyarakat.
“Ditambahkannya pelayanan Pengadilan
Negeri Kuala Kurun sifatnya adalah gratis, tidak ada pungutan apa pun
dan seandainya ada hal-hal yang kurang di Pengadilan Negeri Kuala Kurun
baik personilnya, mohon diluruskan. Kami sebagai pimpinan dengan Pak
Ketua akan mempertahankan,” tutupnya.
Acara syukuran ditutup dengan doa bersama, dan foto bersama.
Diskominfo, SP Gumas – Dalam rangka kunjungan kasih SPB dan SPPer jemaat Kuala Kurun melaksanakan kunjungan kasih ke jemaat Muara Teweh Kabupaten Barito Utara (Batara) dalam kegiatan itu di ikuti 72 orang, dipimpin langsung oleh ketua Resort GKE Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Pdt. Edison B. Kuni, S.Th di dampingi ketua rombongan Parasian Hutabarat.
Bumper Panglima Batur, Out Bound SPB/SPPER MJGKE Resort Kurun bersama SPB/SPPER MJGKE Muara Teweh.
Rombongan tiba pada, Jumat (21/9/2019)
sore, di halaman Gereja GKE Muara Teweh. sehingga, langsung di sambut
dengan acara potong pantan, oleh ketua rombongan Persian Hutabarat.
Penyerahan
cinderamata dari Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, kepada
Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra saat malam ramah tamah
SPB dan SPPER MJGKE Muara Teweh dan MJGKE Kuala Kurun di Rujab Wakil
Bupati Barito Utara.
Tampak hadir di acara itu, hadir pula Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra, didampingi Isteri serta Jemaat GKE Muara Teweh. Maka kemeriahan bertambah semarak.
Penyerahaan cinderamata dari SPB dan SPPER Jemaat Kuala Kurun, kepada SPB dan SPPER Jemaat GKE Muara Teweh.
“Saya atas nama pribadi dan pemerintah
mengucapkan selamat datang Bapak Ibu bisa sampai dengan penuh sukacita
dalam keadaan selamat dan sehat, walaupun cuaca di Muara Teweh tidak
bersahabat karena kita mendapat kiriman asap dari luar, namun kita tetap
bersyukur kepada Tuhan Kita Yesus Kristus,” ujarnya.
Ketua Rombongan Parasian Hutabarat
dalam sambutannya mengucapkan, banyak terima kasih kepada Bapak Wakil
Bupati Muara Teweh dan seluruh panitia, karena kami sangat terhormat dan
bangga, atas sambutannya karena kami bisa sampai ditempat ini dalam
keadaan selamat dan penuh suka cita oleh pertolongan Tuhan Kita Yesus
Kristus.
“Apa yang kita lakukan bersama pada saat
ini hanya untuk kepujian dan hormat hanya kepada maha besar Tuhan kita
Yesus Kristus serta menjalin keakraban antar Jemaat GKE Kuala Kurun dan
Jemaat GKE Muara Teweh,” katanya.
Sementara itu, Ketua Resort GKE Kuala Kurun, Pdt. Edison B Kuni, S.Th menuturkan,
bahwa dalam kunjungan tersebut, untuk membangun kebersamaan, baik
seksi pelayanan bapak-bapak Jemaat GKE Muara Teweh maupun Jemaat GKE
Kuala Kurun.
Dalam kegiatan ini juga berbagi program dalam pelayanan kategorial khusus seksi pelayanan bapak-bapak maupun pelayan perempuan.
“Kita mengharapkan pelayanan ini semakin baik semakin maju sehingga pelayanan semakin berkualitas. Pelayanan bapak-bapak dan ibu-ibu banyak punya talenta sehingga dalam pelayanan ini benar-benar menjadi berkat bagi Gereja, bagi Pemerintah, masyarakat dan keluarga,” pungkasnya.