Diskominfo, SP Gumas – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Gunung Mas bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar Kegiatan “Goes To Customer 2019”, bertemakan Inovasi BPJS Kesehatan Untuk Kemudahan, Kepastian, dan Kecepatan Layanan Peserta Program Jaminan Kesejahteraan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang dilaksanakan di Gedung Damang Batu Kuala Kurun, Kamis pagi (31-10-2019).
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Setda Gumas Drs. Ambu Jabar, M.Si yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas menyambut baik kegiatan tersebut mengatakan ”kegiatan ini sebagai wahana kita untuk melakukan evaluasi atas pelayanan Program JKN-KIS, dimana kita sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang bahwa seluruh warga Indonesia wajib menjadi kepesertaan BPJS Kesehatan melalui JKN-KIS “, ujarnya.
Foto : Kepala Cabang BPJS Kesehatan Gumas Lawine Alang saat menyampaikan Laporan Panitia dalam Kegiatan BPJS Kesehatan Goes To Customer Tahun 2019 di Kuala Kurun (31/10/2019).
Untuk Kabupaten Gumas kepesertaan Program JKN-KIS baru mencapai 73 persen saja dari jumlah penduduk Gumas, sehingga masih ada 36 persen yang belum masuk dalam kepesertaan Program JKN-KIS,” itu yang akan menjadi pekerjaan rumah bagi kita bersama secara khusus BPJS Kesehatan Gumas”, ucap Ambu.
Dalam Laporan Kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Gumas Lawine Alang mengatakan “kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi peserta JKN-KIS baik terhadap prosedur, hak dan kewajiban sebagai peserta, baik alur maupun mekanisme pelayanan, juga untuk memberikan informasi, program serta aturan terkini dari program BPJS Kesehatan yang belum di sosialisasikan”, jelasnya.
Foto : Asisten I Setda Gumas Drs. Ambu Jabar, M.Si berfoto bersama dengan Seluruh peserta kegiatan beserta para Narasumber dalam Kegiatan BPJS Kesehatan Goes To Customer Tahun 2019 di Kuala Kurun (31/10/2019)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan antara lain dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN/APBD, ASN, Pegawai Swasta Badan Usaha (BU), Penerima Pensiunan PNS dan Swasta juga Peserta Mandiri (PBPU).
Yang menjadi narasumber adalah Ketua Tim Pengaduan Pelayanan BPJS di RSUD dr. Doris Silvanus Kota Palangka Raya Neneng Adriyani.
Turut hadir juga dari pihak perbankan yaitu Bank Kalteng (BPK), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Mandiri.
Diskominfo, SP Gumas – Persatuan Law Tenis Indonesia (Pelti) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar kejuaraan Sumpah Pemuda Tenis Cup Tahun 2019, yang diikuti oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Agama (PA) Kuala Kurun, Kejaksaan Negeri, Polres, PLN, perbankan, dan lainnya.
“Dalam Sambutan Bupati Gunung Mas Jaya
Samaya Monong, SE., M.Si dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh
Staf Ahli Bupati Gumas dr. Makmur Ginting, M.Kes mengatakan, Kejuaraan
seperti ini disamping untuk kesehatan, juga akan dapat membangun rasa
kebersamaan dan kekeluargaan, serta silaturahmi, sehingga akan berdampak
positif pada proses pembangunan yang kita laksanakan,” ucapnya di
Lapangan Tenis Stadion Mini Kuala Kurun, Selasa (22/10/2019) petang.
Kegitan seperti ini disamping untuk
kesehatan juga diharakan dapat memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan
serta silaturahmi sehingga akan berdampak positif pada proses
pembangunan yang kita laksanakan terlebih dalam kita menghadapi era
industrialisasi 4.0 yang penuh dengan tantangan.
Dia mengatakan, Pemkab Gumas sangat
berterima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada
pihak panitia penyelenggara, donator, dan semua pihak yang telah
berpartisipasi, sehingga kejuaraan ini bisa terlaksana.
”Kami juga memohon maaf apabila ada
kekurangan baik dalam hal pelayanan fasilitas sarana dan prasarana dalam
pelaksanaan kejuaraan ini,” tuturnya.
Ketua KONI Kabupaten Gumas Febrianto
Octafanus berharap, kejuaraan seperti ini bisa menjadi agenda tahunan.
Nantinya, dalam waktu dekat KONI juga akan melaksanakan sejumlah
turnamen olahraga dengan melibatkan 12 kecamatan.
”Besar harapan kami, turnamen kegiatan ini berjalan lancar. Kami pun mengucapkan selamat bertanding dengan semangat,” ujarnya.
Kemudian, Ketua Pelti Kabupaten Gumas
Beben Martinus mengatakan, kejuaraan ini merupakan event perdana yang
terselenggara atas bantuan semua pihak.
”Ini juga merupakan ajang bagi kita
untuk melihat potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga tenis
lapangan, sehingga nantinya akan muncul atlet-atlet berbakat dari
Kabupaten Gumas,” pungkasnya.
Pembukaan kejuaraan ini juga dirangkai dengan peringatan satu tahun keberadaan PN dan PA Kuala Kurun Kelas II.
Diskominfo, SP Gumas – Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Palangka Raya bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Distranakerkop dan UKM) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar sosialisasi wisata akuisisi peserta penerima upah (PU) skala Usaha Kecil Mikro.
”Sosialisasi ini untuk memberikan
pemahaman kepada para pelaku usaha, agar mendaftarkan karyawan mereka ke
dalam kepesertaan BPJS ketenagakerjaan,” ucap Kepala Bidang Kepesertaan
BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya Agung Pambudi, di GPU Tampung
Penyang, Senin (21/10/2019) sore.
Sekarang ini, kata dia, masih ada
ditemukan pelaku usaha yang kurang mengerti dan paham mengenai program
dari BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, pihaknya gencar turun ke lapangan
untuk mensosialisasikan apa saja program yang ada di dalam BPJS
Ketenagakerjaan.
”Kami pun sudah ada kerjasama dengan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas dalam hal mendaftaran BPJS
Ketenagakerjaan. Melalui sosialisasi ini, para peserta yang hadir bisa
memperkenalkan program BPJS kepada pelaku usaha lainnya,” ujar Agung.
Sementara itu, Kepala Distranakerkop dan
UKM Kabupaten Gumas Letus Guntur mengatakan, sosialisasi ini diikuti
oleh para pelaku usaha UKM di Kelurahan Kuala Kurun dan Tampang Tumbang
Anjir.
”Sangat penting bagi para pelaku usaha
untuk mendaftarkan karyawannya ke dalam BPJS Ketenagakerjaan, karena
apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan kerja,
maka mereka akan mendapatkan tanggungan dari BPJS Ketenagakerjaan,”
tuturnya.
Dia menuturkan, sosialisasi seperti ini
sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha, sekaligus dalam rangka
mengindentifikasi bidang usaha yang digeluti oleh para pelaku usaha.
”Dengan terdaftar di BPJS
Ketenagakerjaan, maka karyawan akan mendapatkan jaminan keselamatan
dalam bekerja. Untuk mekanisme pendaftarannya, nanti kita atur bersama
dengan BPJS Ketenagakerjaan,” tukasnya.
Diskominfo, SP Gumas – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gunung Mas menggelar One Day With Genre, Forum Generasi Berencana “GenMasaDepan” Kabupaten Gunung Mas, yang di ikuti oleh siswa/siswi SLTP/SLTA/ SMKN se-Kota Kuala Kurun bertempat di GPU Tampung Penyang, Sabtu (19/10/2019).
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong,
SE., M.Si akan berjanji memenuhi permintaan dari semua remaja gendre
yang menyampaikan permohonan dari hati ke hati (hearth to hearth)
terkait dengan kebutuhan yang menunjang program-program di sekolah
masing-masing.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh kaum
generasi muda se-Kota Kuala Kurun tersebut mendapat apresiasi dari
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si, “terima kasih bagi adik-adik
sudah mau hadir ditempat ini, dan sudah siap menentukan pilihannya
dalam menentukan masa depannya”, ucapnya.
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong,
SE., M.Si mengatakan bahwa pendidikan untuk generasi muda menjadi
prioritas dalam program kerja di tahun 2020 mendatang, “Saat ini yang
kami persiapkan adalah sumber daya manusianya (SDM), dan kami akan
berkunjung ke sekolah-sekolah berkordinasi dengan kepala sekolah dan
guru, untuk berbicara mengenai sumber daya manusia unggul dan Indonesia
maju, lebih spesipik lagi supaya Gunung Mas ini maju khususnya
generasi-generasinya,” ujarnya.
Lanjut dia, Pemkab Gumas akan
memprogramkan setiap tahun bagi pelajar SLTP yang berprestasi di atas
rata-rata untuk dikirim masuk SMA Negeri Taruna Indonesia yang berada di
Magelang, minimal 10 orang yang mempunyai daya saing, sehingga dari
lulusan SMA Negeri Taruna tersebut nantinya mudah untuk masuk menjadi
polisi, pilot, IPDN, pelayaran, ada yang di bidang pariwisata dan lain
sebagainya, orang-orang inilah yang akan kembali pulang membangun
Kabupaten Gunung Mas.
Saat berbicara sumber daya manusia
khususnya untuk generasi penerus Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong,
SE., M.Si, berharap ke depan ada lagi dari generasi-generasi ini yang
bisa berdiri sebagai penerus, ada yang menjadi Bupati, Wali Kota,
Gubernur dan masih banyak lagi sesuai dengan panggilan talentanya
masing-masing.
Diskominfo, SP Gumas – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong, SE., M.Si menghadiri acara pembukaan musyawarah daerah III persatuan perawat Indonesia (PENI) Tingkat Kabupaten Gunung Mas bertempat di GPU Damang Batu, Sabtu (21/10/2019).
“Saya mengucapkan selamat atas
terselenggaranya Musyawarah Daerah III Persatuan Perawat Indonesia
Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019 Pada dasarnya pelaksanaan musyawarah
daerah merupakan tindak lanjut dan perwujudan anggaran dasar dan
anggaran rumah tangga Persatuan Perawat Nasional Indonesia,” ujarnya.
Dalam menjawab tantangan tersebut,
melalui visi pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019-2024 yaitu, “Terwujudnya
Kabupaten Gunung Mas yang bermartabat, Maju, Berdayasaing, Sejahtera
dan Mandiri (Berjuang Bersama)”, maka kami mengangkat isu dan
permasalahan bidang kesehatan kualitas pembangunan sumberdaya manusia.
“Perawat merupakan unsur terpenting
dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Kabupaten Gunung Mas. Perawat
merupakan armada terbesar dalam pelayanan keperawatan, namun besarnya
kuantitas ini belum diibangi dengan kualitas pelayanan keperawatan yang
baik, potensi dan sumberdaya perawat tidak begitu terlihat,” katanya.
Sebagai Perawat adalah propesi yang
sangat mulia, Perawat merupakan salah satu unsur pembangunan kesehatan
masyarakat yang saat ini mempunyai populasi terbanyak diantara profesi
kesehatan lain, di Kabupaten Gunung Mas jumlah perawat yang terdaftar
bekerja sebagai tenaga kesehatan akjtif sebanyak 450 orang terdiri dari
Aparatur Sipil Negara, Pegawai tidak teta, Nusantara Sehat, dan Tenega
Kesehatan Sukarela (TKS).
“Dengan penyelenggaraan Musyawarah
Daerah III Persatua Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Gunung Mas ini,
diharapkan bisa melahirkan kepengurusan yang profesional serta bisa
menjadi titik tolak untuk kemajuan organisasi profesi perawat Kabupaten
Gumas yang memiliki kompetensi dan kepedulian tinggi terhadap kesehatan
masyarakat. Terwujudnya keperawatan sebagai profesi yang mandiri dan
tangguh sangat tergantung pada sejauh mana organisasi profesi
keperawatan melaksanakan peran dan taggung jawabnya sebagai suatu
organisasi,” tandasnya.
Diskominfo, SP Gumas – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menggelar Rapat Paripurna Ke – 3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019. Menetapkan Tata Tertib dan Kode Etik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gunung Mas dan Penetapan Fraksi Pendukung dan Alat Kelengkapan DPRD, digelar di ruang sidang DPRD, Jumat (11/10/2019) rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar.
Menurut Akerman, dengan diadakan
penetapan fraksi pendukung dan alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah, serta penetapan fraksi pendukung Dewan masa jabatan 2019 – 2024
agar ada koordinasi dan kehadiran semua Anggota Dewan.
“Dengan adanya penetapan alat
kelengkapan dewan ini, juga sekaligus penetapan tata tertib dan kode
etik DPRD Gumas dalam mengemban amanah kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Untuk Anggota Dewan yang baru yang sudah
masuk komisi, agar membangun kerja sama yang baik dengan Anggota Dewan
yang lama, ke depan kami akan berkoordinasi dengan Anggota Dewan yang
baru.
“Ia berharap, setelah digelarnya rapat
ini masing-masing fraksi dewan bisa bekerja sesuai dengan tupoksinya
masing-masing, terutama dalam agenda rapat selanjutnya,” pungkasnya.
Sementara dalam Rapat Paripurna ke – 3
masa persidangan I Tahun 2019 yang mewakili Bupati Gunung Mas Sekda
Gumas Drs. Yansiterson, M. Si, sejumlah Kepala SKPD dilingkup Kabupaten
Gunung Mas.