Asisten I Pimpin Rapat Evaluasi Ranham dan Kriteria Daerah Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM)

Asisten I Pimpin Rapat Evaluasi Ranham dan Kriteria Daerah Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM)

Diskominfo, SP Gumas – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gunung Mas Drs. Ambo Jabar, M.Si membuka Rapat Evaluasi Ranham B06 dan kriteria daerah Kab. Kota, peduli Hak Asasi Manusia (HAM) Kabupaten Gunung Mas bertempat di  Aula BP3D Kabupaten Gunung Mas, Kamis (19/9/2019) pagi.

Kegiatan tersebut melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas, (Gumas) sebagai narasumber Kepala Bidang Hukum dan Ham Kalimantan Tengah Karyadi, SH., MH. Turut hadir Kabag Hukum Sekretariat Daerah Kab Gumas Guanhin, SH, serta peserta terkait dari OPD lainnya.

Hak Asasi manusia merupakan Hak Dasar yang secara kodrat melekat pada diri setiap manusia, bersifat universal dan langgeng oleh karena itu harus dihormati, dipenuhi, dilindungi, ditegakkan, dan dimajukan.

“Pelaksanaan penghormatan, pemenuhan, perlindungan, penegakan, dan pemajuan Hak Asasi Manusia, akan menciptakan kesejahteraan, kedamaian, ketentraman dan keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Lanjut dia Kabupaten Gunung Mas pada tahun 2017 mendapatkan penghargaan yang peduli hak asasi manusia dilaksanakan di Jawa Tengah. Adapun hasil yang dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, karena tidak semua Kabupaten di Kalimantan Tengah yang mendapatkan. Agar apa yang diharapkan secara khusus data yang harus kita perbaharui dan menyesuaikan dengan keadaan dan tuntutan, sehingga hal ini dapat kita penuhi.

“Beliau mengharapkan, apabila dari kehadiran kita saja sudah tidak memenuhi target, bagaimana sasaran kita bisa maksimal untuk mencapai target terutama data yang diharapkan,” katanya.

Dia berharap tingkatkan, koordinasi yang baik terutama antara stakeholder baik Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota, dalam rangka melakukan kajian regulasi untuk mendorong pelaksanaan rencana aksi nasional, hak asasi nasional manusia, hak-hak masyarakat.

Tujuan rapat tersebut kiranya dapat memberikan penjelasan teknis mengenai pelaksanaan atau implementasi tentang Ranham berupa laporan aksi HAM yang dilakukan setiap satu kali tiga bulan atau per triwulan, dan harus memperkenalkan dan memberikan penjelasan teknis.

Kegiatan rapat evaluasi ini merupakan sala satu upaya dalam rangka pencapaian penyusunan pemantauan evaluasi dan pelaporan, rencana-rencana aksi HAM antara kementerian, lembaga dan organisasi perangka daerah (OPD).

“Pemerintah Daerah akan terus mendorong kerja sama dan koordinasi dalam rangka penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan hak asasi manusia, serta memajukan hak asasi manusia di Kabupaten Gunung Mas,” jelasnya.

Tentu hal ini penting menjadi perhatian kita agar meningkatkan, sinergisitas dalam menghimpun data-data yang saling mendukung dan melengkapi serta menyempurnakan sesuai dengan data-data tahun 2019.

“Ini merupakan bagian tugas pokok dan fungsi kita yang harus kita lakukan, sehingga harapan kita apa yang menjadi persetujuan ini bisa kita maksimalkan, tentunya bisa mengharapkan hasil yang lebih baik, sehingga tidak hanya sekedar formalitas,” pungkasnya.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik.

Pesparawi Ke-VI Tingkat Kabupaten Gumas Resmi Digelar

Pesparawi Ke-VI Tingkat Kabupaten Gumas Resmi Digelar

Diskominfo, SP Gumas – Lomba Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) yang ke enam Tingkat Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019 digelar di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut) tersebut akan berlangsung selama 4 hari terhitung dari tanggal 1 s/d 4 September 2019.

Kegiatan ini bukan hanya sekedar bernyanyi untuk berlomba tetapi untuk memuliakan Nama Tuhan melalui segala tingkah laku dan kerja sama yang mencerminkan persekutuan umat Kristen yang berlandaskan kasih.

Selain itu Pesparawi juga mempunyai maksud dan tujuan yakni untuk meningkatkan kualitas iman dan ketaqwaan dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan pembinaan mental dan spiritual, moral dan etika umat kristen sebagai perwujudan iman kristen dalam berjemaat, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945.

Kegiatan Pesparawi Ke-IV ini di buka langsung oleh Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE, M.Si, dengan menekan tuts piano tanda bahwa kegiatan tersebut telah resmi dibuka, Minggu (1/9/2019).

Acara Pembukaan bertempat di Halaman Gereja “Gawi Asi” tersebut di awali dengan Ibadah yang kemudian dilanjutkan dengan defile (arak-arakan) masing-masing perwakilan dari 12 Kecamatan melintasi tenda kehormatan serta pengukuhan dewan juri di penghujung acara.

Dalam Laporan Ketua Panitia Penyelenggara yang disampaikan Oleh Ir. Yohanes Tuah, M.Si, total jumlah peserta yang mengikuti lomba yang terdiri dari 12 kecamatan tersebut sebanyak 1.589 orang termasuk official, Ucapnya.

Adapun Lomba yang akan dilombakan adalah sebanyak 11 kategori lomba yakni : paduan suara dewasa campuran, paduan suara pria, paduan suara wanita, paduan suara remaja/pemuda, paduan suara anak, solis remaja putri, solis remaja putra, solis anak usia 6-8 tahun, solis anak usia 9-13 tahun, vocal grup dan musik pop gerejawi.

Turut Hadir Wakil Bupati Gumas Effrensia L.P Umbing beserta Suami, Sekda Gumas, Waket DPRD Gumas Sementara, Wakapolres Gumas, Pabung 1011 PLK, Kepala Kemenag Gumas, Kepala OPD, Semua Camat, Ketua Majelis Sinode GKE, Ketua LPPD Provinsi Kalteng, Ketua LPPD Gumas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta tamu undangan dan masyarakat sekitar Keluaharan Tumbang Miri.

Press Rilis Bidang Informasi Publik.

Pemkab Gumas Rangking 3 Keterbukaan Informasi Publik Se-Kalimantan Tengah

Pemkab Gumas Rangking 3 Keterbukaan Informasi Publik Se-Kalimantan Tengah

Diskominfo, SP Gumas – Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-74 menjadi momen yang spesial bagi Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Pasalnya Kabupaten Gumas berhasil memperoleh Peringkat III Penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Menuju Informatif Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019.

Penyerahan penghargaan Keterbukaan Informasi Publik ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng, Habib Ismail bin Yahya kepada Pemkab Gumas yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Gumas, Dihel, SE., M.Si pada peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-74 RI Tingkat Provinsi Kalteng di Lapangan Sanaman Mantikei Palangka Raya, Sabtu (17/08/2019).

Pelaksanaan keterbukaan informasi publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang wajib dilaksanakan oleh badan publik baik pusat maupun daerah.

Komisi Informasi (KI) Kalteng bersama Diskominfo Provinsi Kalteng pada Tahun 2019 melakukan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik pada pemerintah daerah/kota, lembaga publik baik vertikal dan daerah se-Kalteng.

Tahapan monitoring dan evaluasi terhadap unsur-unsur yang dinilai antara lain adalah penyampaian isian kuisioner dengan indikator Pengembangan Website, Pengumuman Informasi Publik, Pelayanan Informasi Publik dan Penyediaan Informasi Publik.

Kemudian pada tahap selanjutnya adalah verifikasi dan visitasi yang dilakukan oleh KI ke seluruh Kab/Kota di Kalteng. Tahap terakhir adalah presentasi/pemaparan bagi kab/kota yang masuk nominasi di depan Komisi Informasi Pusat terhadap Komitmen, Koordinasi dan Inovasi dalam pengelolaan PPID yang telah dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2019 di Palangka Raya.

Pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Gumas melalui PPID Utama telah melalui semua tahapan, dimana komitmen pimpinan mendukung penuh dalam pengelolaan PPID dengan jumlah upload informasi dan dokumentasi dalam aplikasi PPID kurang lebih 200  informasi.

Dihel, SE., MS.i selaku Kepala Dinas Kominfo, SP Kabupaten Gunung Mas menyatakan bahwa penghargaan ini adalah berkat dukungan pimpinan dan kerjasama semua perangkat daerah terutama dalam menyediakan elemen informasi/data yang ditampilkan pada aplikasi PPID serta dukungan melalui beberapa inovasi keterbukaan informasi yang ada di masing-masing Perangkat Daerah.

“Harapannya dengan penghargaan yang telah diterima lebih memacu Pemerintah Kabupaten Gunung Mas untuk menyiapkan dan menyediakan informasi yang beragam serta bermanfaat bagi masyarakat serta terus meningkatkan kualitas dan kuantitas data informasi`bersama PPID pembantu  se-Kabupaten,” pungkasnya.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik

Bupati Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke-74

Bupati Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke-74

Diskominfo, SP Gumas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar Apel Besar dalam rangka peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 yang bertempat di halaman Kantor Bupati Gunung Mas pada pukul 09.30 WIB, Sabtu (17/8/2019).

Dengan Tema Nasional : SDM Unggul Indonesia Maju dan Sub Tema : Dengan Semangat HUT RI ke – 74, Kita Berjuang Bersama Menuju Gunung  Mas Bermartabat, Maju, Berdaya Saing, Sejahtera dan Mandiri.

Turut hadir Dandempal Letkol Ir. Uskar Tunjung., MM, Ketua DPRD Drs. H. Gumer beserta Isteri, Kapolres Gunung Mas AKBP Yudi Yuliadin, S.I.K., M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Darminto Hutasoit, S.H., MH, Kajari Gunung Mas Koswara, SH., M.H, Ketua Pengadilan Agama Muhammad Aliudin, S.Ag, M.H, Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, Ketua TP-PKK Mimie Mariatie Jaya S. Monong,  Bapak DK Mandarana, Asisten, Staf Ahli dilingkungan Pemkab Gumas, Kepala OPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, serta undangan lainnya.

Sebagai inspektur upacara Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si, pembaca Naskah Proklamasi Ketua DPRD Drs. H. Gumer, Komandan Upacara Danramil Kurun Kapten INF. M. Ayyub, Perwira Upacara PELT Sutanto, pembawa baki Retni Novaliasani dari SMA 1 Sepang.

Usai upacara tersebut ada penyerahan santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan Oleh Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE., M.Si kepada ahli waris Alm. Bapak Suwandi selaku Pemerintah non Pegawai Negeri Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunung Mas, kepada Bapak Margo selaku ayah kandung dari Alm.

Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong berpesan, isilah kemerdekaan yang ke 74 tahun dengan bekerja yang baik, dan untuk masyarakat mari kita bersama-sama membangun sehingga Gunung Mas sejahtera dan bermartabat Dirgahayu Indonesia yang Ke-74.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik

Talkshow Streaming Bersama Bappenas ” Kalimantan Dipilih Karena Paling Rendah Resiko Bencana Alam”

Talkshow Streaming Bersama Bappenas ” Kalimantan Dipilih Karena Paling Rendah Resiko Bencana Alam”

Diskominfo, SP Gumas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar talkshow, penyelenggara Radio Host LPPL Hamauh FM Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan akses streaming di Studio Radio Hamauh FM 98,7 Jalan Letjen Soeprapto Kuala Kurun, Kamis (15/8/2019) pagi.

Ketua Tim Komunikasi Ibukota Negara dari Bappenas Bapak Dr. Ir. Himawan Hariyoga, Msc selaku Narasumber, juga hadir Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si, dan yang menjadi Host dalam acara tersebut adalah Sekdis Dinas Kominfo SP Dra. Turina Baboe didampingi Penyiar Kondang Radio Hamauh FM Yoprin Tamehas.

Ketua Tim Komunikasi Ibukota Negara dari Bappenas Bapak Dr. Ir. Himawan Hariyoga, Msc mengatakan, dari rencana pemindahan Ibu kota pemerintahan, ada kajian awal yang harus dilakukan sosial ekonomi, budaya bahkan aspek pembangunan.

Dalam penetapan lokasinya, ada beberapa kriteria, karena lokasi yang ditengah-tengah itu adalah merupakan salah satu dari sekian daerah di Indonesia. Karena lokasinya strategis tidak ada resiko bencana, gempa bumi, tsunami, banjir, kebakaran hutan dan lahan.

Lanjut dia ada kepastian lahan yang luas, karena yang di bangun ini nantinya akan mencakup luas wilayah tahap awal, memang nanti hanya mencakup wilayah sekitar 2.000 hektar bahkan lebih kawasan inti pusat pemerintahan, tetapi itu akan di kembangkan.

“Yang di maksud Indonesia sentrik ini, bukan hanya dari aspek lokasinya di tengah-tengah, supaya dalam segi pembangunan kita ini tidak lagi Indonesia sentrik, manfaat dari pembangunan ini bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, karena 90 persen penduduk itu adalah jawa pada intinya kita lebih memeratakan seluruh Indonesia” ujarnya.

Kalimantan ini dipilih karena paling rendah resiko bencana alam.

Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing mengatakan, keunggulan wilayah tersebut, tersedia lahan yang cukup luas, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah mengalokasikan lahan kurang lebih 120 hektar, daerah ini cukup strategis dari segi tofografinya jauh dari bencana baik gempa bumi, banjir tidak ada erosi, gunung berapi.

“Jika memang Kalimantan Tengah yang dipilih, dan tentunya ada segitiga emas, penyiapan sumber manusia yang ada di daerah kami ini di persiapkan dengan sebaik-baiknya sehingga masyarakat asli Gunung Mas tidak akan terjadi ketertinggalan.

“Sepanjang perjalanan pemindahan Ibukota Pemerintahan dalam satu rangkaian pembangunan jangka panjang 25 tahun. Kami mohon peraturan yang mengantisipasi dampak yang tidak diinginkan terjadi dalam perjalanan 25 tahun jangan sampai proses pemindahan Ibu kota ini menimbulkan masalah yang baru yang lebih sulit,” tandasnya.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik

Jumlah Tenaga Kesehatan dan Kualitas Harus Ditingkatkan

Jumlah Tenaga Kesehatan dan Kualitas Harus Ditingkatkan

Diskominfo, SP Gumas – Kadis Kesehatan Gunung Mas (Gumas) dr Maria Efianti, menyatakan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau masih kurang.

“Ini menjadi salah satu tantangan kita, bagaimana kedepan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan di daerah ini dapat meningkat secara proporsional,” tukas Maria dalam sambutannya membuka pertemuan penyusunan dokumen data dan informasi SDMK (Sumber Daya Manusia Kesehatan) Kabupaten Gumas di aula Hotel Insevas, Selasa (13/8).

Menurutnya, pengelolaan SDMK yang belum optimal, kususnya ketersediaan, penyebaran dan kualitas SDMK di fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes), menjadi salah satu kendala yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan.

Pemetaan keadaan SDMK dikelola melalui aplikasi yang berintegrasi dengan sistem informasi SDMK Dinkes dengan sistem aplikasi lain, seperti Dukcapil, BPJS, PD DIKTI, aplikasi nusantara dan lainnya.

“Sesuai dengan komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas untuk memenuhi dan mendistribusikan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan,” ujar dr. Maria.

Melalui pertemuan tersebut, Maria ingin penyusunan dokumen data dan informasi SDMK Kabupaten Gumas tahun 2019 dapat menyediakan dokumen dan informasi perencanaan kebutuhan SDM kesehatan pada Dinkes, RSUD dan Puskesmas sesuai kebutuhan Fasyankes di Gumas.

Ketua Panitia, Hery Kano, menyampaikan tujuan kegiatan agar dokumen data dan informasi SDMK Kabupaten Gumas 2019 dapat menjadi pedoman dan bahan pertimbangan bagi Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam upaya pemenuhan tenaga kesehatan, kususnya di Gunung Mas.

“Kegiatan ini diikuti 25 peserta, terdiri dari 17 peserta pengelola ketenagaan Puskesmas, 7 peserta dari Dinas Kesehatan Gunung Mas dan 1 peserta dari BLUD RSUD Kuala Kurun,” kata Hery.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik