“Seorang Anak Mendapat Akta Kelahiran Gratis Semenjak Dia Dilahirkan”.

“Seorang Anak Mendapat Akta Kelahiran Gratis Semenjak Dia Dilahirkan”.

Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menggelar Sosialisasi Kebijakan Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran, sebagai upaya percepatan Kabupaten/Kota Layak Anak. Kegiatan bertempat di Aula Hotel Zefanya, Kamis (16/5/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunung Mas Rumbun, SKM, M.Kes mengatakan, kegiatan ini berkewajiban memberikan sosialisasi kepada Kabupaten/Kota memberikan percepatan penanganan terkait kepemilikan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), guna mendukung Kabupaten Gunung Mas Layak Anak Tahun 2025.

“Ini salah satu bentuk upaya koordinasi antar OPD dalam rangka menuju Kota Layak Anak, dimana percepatan kepemilikan akta lahir yang menjadi hak anak merupakan salah satu point penting untuk menuju KLA,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gunung Mas (Disdukcapil), Bartel, SE, M.Si mengatakan “motto pelayanan Disdukcapil memberikan pelayanan sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku”.

Tidak melakukan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dalam memberikan pelayanan. Masyarakat dapat mengajukan keluhan dan keberatan apabila pelayanan yang diterima tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memberikan informasi pelayanan dokumen kependudukan secara benar adanya.

Disamping itu juga Disdukcapil telah mengadakan kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah, Puskesmas, Pustu dan Bidan Desa membantu untuk melaporkan setiap proses kelahiran dalam upaya untuk percepatan kepemilikan Akta Kelahiran.

“Selain itu pihaknya juga melakukan inovasi dan terobosan untuk percepatan cakupan pemberian Akta Kelahiran anak”.

”Kita juga memberikan kemudahan persyaratan (administrasi) kepemilikan Akta Kelahiran, karena kesadaran masyarakat juga minim,” terang Bartel, SE, M.Si.

Bupati Gunung Mas Drs. Arton S. Dohong dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian Ir. Yohanes Tuah, M.Si menuturkan “hak untuk mendapatkan identitas merupakan hak dasar yang melekat pada setiap anak dan wajib diberikan oleh negara, maka sudah sepantasnya seorang anak mendapat akta kelahiran gratis semenjak dia dilahirkan”.

“Selain itu, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan (Pasal 1 ayat 1 Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak) bahwa semua anak mempunyai hak-hak yang sama dalam suatu negara”

”Anak merupakan masa depan bangsa sebagai penerus generasi bangsa. Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang sesuai dengan perkembangan jaman dan mempunyai hak dan juga harus mendapat perlindungan,” pungkasnya.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rumbun, SKM., M.Kes, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Barthel, S.E., M.Si, Kepala Bidang Hak Sipil dan Informasi Layak Anak dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, S. Martani Wahyu W, SE, MM, serta undangan terkait lainnya.

Press release Bidang Pengelolaan Informasi Publik

Peresmian RS Pratama Tumbang Talaken Oleh Bupati Gunung Mas

Peresmian RS Pratama Tumbang Talaken Oleh Bupati Gunung Mas

Diskominfo, SP Gumas – Masyarakat sambut baik, terhadap pembangunan rumah sakit Pratama di Tumbang Talaken, yang secara langsung diresmikan oleh Bupati Gunung Mas, Drs.Arton S. Dohong, jum’at (10/5/19).

Dengan dibangunnya RS Pratama Tumbang Talaken, itu menandakan adanya kehadiran Pelayanan pemerintah daerah Gunung Mas di tengah tengah masyarakat, dalam hal pelayanan terhadap kesehatan dan fasilitas medis yang cukup memadai.

Dalam sambutan Bupati Gunung Mas Arton S.Dohong menyampaikan, untuk fasilitas yang sudah dibangun seperti rumah sakit pratama ini, pemerintah daerah mengucurkan jumblah dana yang sangat besar, walaupun ditengah kondisi anggaran yang sangat terbatas, tetap kita programkan pembangunan dari awal sampai selesai, sehingga rumah sakit pratama dapat dibutuhkan oleh banyak orang.

“Jadi inilah yang mendasari pemerintah daerah, menetapkan lokasi rumah sakit Pratama di Tumbang Talaken, sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah dalam hal pelayanan dan akses kesehatan kepada masyarakat”, ungkapnya.

“Kita patut berbangga dan mensyukuri karena Kabupaten Gunung Mas sudah ada Rumah Sakit Pratama kelas D di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing,” ujarnya.

“Saya berpesan agar seluruh petugas kesehatan dapat melayani masyarakat dengan ketulusan hati, melaksanakan tugas dengan penuh loyalitas dan disiplin, serta mementingkan pasien diatas kepentingan pribadi kepada masyarakat yang membutuhkan”, tutup Arton S.Dohong.

Turut hadir ketua TP- PKK Gumas Ibu Apristini Arton S.Dohong, unsur FORKOPIMDA, Ketua DPRD H.Gumer, Kepala SOPD, TNI, POLRI, Camat dan masyarakat setempat.

Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik.

Pemkab Gumas Serahkan Bantuan Untuk Pembangunan Balai Basarah, Desa Tumbang Oroi

Pemkab Gumas Serahkan Bantuan Untuk Pembangunan Balai Basarah, Desa Tumbang Oroi

Umat Hindu Kaharingan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) merayakan Safari Haring Kaharingan di Desa Tumbang Oroi Kecamatan Manuhing Raya. Kegiatan bertempat di Balai Basarah Penyang Hadurut, kamis (09/5/2019) sore.

Adapun yang mengahadiri acara tersebut yakni, Asisten I, Drs. Ambo Jabar M.Si, Camat Manuhing Raya Simpun,S.Pd, Ketua Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan ODE, S.Pd, Kepala Dinas Perikanan Trinayati, Kabag Kesra Tito Andreas, Masyarakat setempat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Gunung Mas yang diwakili Asisten I Setda Drs.Ambo Jabar,M.Si mengatakan “Penyuluh Agama Hindu Kaharingan, serta Mantir Basarah, diharapkan bisa merangkul umat Agama Hindu Kaharingan yang tidak aktif dalam kegiatan basarah, maupun dalam kegiatan Safari Haring Kaharingan untuk hadir meluangkan waktu sebentar, dan kita perlu belajar dari umat Agama lain”.

“Oleh sebab itu, saya berharap untuk tahun yang akan datang kita jangan lengah dan berpikir dengan budaya yang merugikan. Kita harus berani keluar dari ruangan tertutup yang dapat menghambat tekat kita, karena tidak ada orang yang bisa memajukan kita, kecuali kita sendiri. Seluruh umat Hindu Kaharingan punya tekad dan kemauan yang sama serta dapat menjadi berkah dan hikmah bagi kita semua,” ujarnya.

“Pemerintah mempunyai kewajiban untuk membina umat ber-Agama  di Indonesia, termasuk yang berada di Kabupaten Gunung Mas. Salah satu bentuk kegiatan Pemerintah, juga melakukan pembinaan seluruh lembaga Agama, dan membina umat beragama dengan cara safari, dengan melakukan kunjungan kerja dalam rangka hari raya masing-masing Agama”.

“Saya berharap kepada umat Hindu Kaharingan, untuk menyekolahkan anak dengan baik sampai ke jenjang

Lanjut membaca

yang lebih tinggi, serta tugas dan peran orang tua yang lebih besar. Jangan berharap kita serahkan tanggungjawab kepada pihak sekolah, sehebat apapun seorang guru terbatas untuk mendidik mereka,” Ucap Ambo Jabar.

Selanjutnya, Camat Manuhing Raya Simpun, S.Pd dalam sambutannya mengatakan “Kegiatan umat ber-Agama di Kecamatan Manuhing Raya berjalan dengan baik, dan saling menghormati, sehingga saling mendukung, juga saling bekerjasama. Semoga apa yang terjalin selama ini bisa tetap kokoh dan semakin solid, tidak dapat terpecah-belah oleh pengaruh arus kemajuan jaman,” katanya.

Dalam perayaan tersebut Pemerintah Daerah memberikan bantuan berupa uang secara simbolis oleh Asisten I Setda Gumas Ambo Jabar, senilai 47 juta rupiah Kepada pengurus Balai Agama hindu kaharingan Tumbang Oroi, untuk melanjutkan tahap pembangunan balai basarah Penyang Hadurut.

Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.