oleh diskominfosp | Nov 17, 2019 | Info Grafis
Diskominfo, SP Gumas – Pelepasan Pawai Ta’aruf Musabagah Tilawatil Qura’n (MTQ) ke XV Tingkat Kabupaten Gunung Mas diawali dengan Kafilah Kecamatan Sepang.
Peserta dilepas langsung oleh Bupati
Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si bertempat di Taman Kota Kuala
Kurun, Senin (11/11/2019).
Pelepasan Pawai Taaruf yang diikuti ratusan peserta dari 8 Kecamatan se-Kabupaten Gunung Mas ditandai dengan pengibaran bendera star oleh Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si. didampingi Ketua TP-PKK Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P.Umbing, M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II Rudi Ruswoyo, S.H, MH, Kejari Gunung Mas Koswara, SH., MH, Ketua Pengadilan Agama Aliudin, SH.,MH, Kemenag H. Anang Rusli, Yang mewakili Kapolres Gumas kabag Sumda Kompol Surya Pahmi, Kepala SKPD, serta undangan lainnya.
Dalam pelaksanaan pawai ta’aruf tersebut
tidak hanya dilakukan sebagai acara seremonial prosesi pembukaan MTQ ke
XV semata, akan tetapi juga merupakan salah satu cabang lomba yang akan
dinilai oleh dewan juri. Pemenang pawai ta’aruf tersebut akan diumumkan
pada saat penutupan MTQ ke XV.
“Pawai Ta’aruf ini merupakan salah satu
rangkaian kegiatan MTQ ke XV, dan juga sebagai tanda dimulainya
perhelatan MTQ tingkat Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang dilaksanakan
pada tanggal 10-14 November kata Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong,
SE., M.Si.
Katua panitia MTQ ke XV tingkat
Kabupaten tahun 2019 Tarmiji menuturkan, pelepasan MTQ tersebut diikuti
oleh Kecamatan Sepang, Kecamatan Tewah, Kecamatan Kahayan Hulu Utara,
Kecamatan Rungan barat, Kecamatan Damang Batu, Kecamatan Rungan,
Kecamatan Manuhing, Kecamatan Kurun sebagai tuan rumah.
“Secara keseluruhan, kafilah yang
mengikuti MTQ ke XV berjumlah 469 orang, Sepang berjumlah 65 orang Tewah
75 orang, Kahayan Hulu Utara 50 orang, Rungan Barat, 45 orang, damang
Batu 52 orang Rungan 53 orang, Manuhing 52 orang dan Kurun 77 orang,”
pungkasnya.
oleh diskominfosp | Nov 17, 2019 | Info Grafis
Diskominfo, SP Gumas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si menghadiri kegiatan, Musyawarah Daerah (Musda) II, Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Gunung Mas tahun 2019 yang dihadiri oleh Ketua DAD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran, S.Kom, Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si Sekda Gumas Drs. Yansiterson, M.Si, PLT. Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Gunung Mas Mambang Tubil, Kepala Perangkat Daerah (SKPD), Camat, Damang, Mantir Adat, dan Organisasi Kemasyarakatan.
“Lembaga Dewan adat dayak menjujung
tinggi nilai dan harkat martabat sesuai dengan filosopi huma betang dan
belom behadat, yang dimaknai untuk sebesar-besarnya bagi kepentingan
masyarakat adat, keadilan, bertanggung jawab, persatuan, musyawarah dan
mufakat,” ujar Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si di GPU Damang
Batu.
Pada kesempatan ini saya ingin mengajak
seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan kita pada hari ini untuk
bersama-sama menyatukan persepsi dan tujuan disetiap proses kegiatan
agar dapat menciptakan hasil sesuai dengan harapan kita bersama.
“Dan kedepan, saya mengharapkan untuk
kepengurusan DAD Kabupaten Gunung Mas terpilih yang baru nantinya
beserta dengan seluruh Damang Se-Kabupaten Gunung Mas untuk berperan
aktif dalam menjaga kemajuan dan perbedaan yang ada di dalam masyarakat
sekaligus dapat memberi warna baru bagi bagi perkembangan budaya dan
adat istiadat,” katanya Bupati.
Lanjut dia tugas Dewan Adat Dayak cukup
luar biasa, selain harus dapat memberikan pengabdiannya untuk masyarakat
dayak juga bersifat sosial kemasyarakatan untuk memperjuangkan hak
masyarakat seperti keamanan, kenyamanan dan keadilan.
Dia menambahkan, tidak lama lagi akan dilakukan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), diharapkan DAD bisa menjadi pelopor bagi organisasi lainnya, untuk terlibat dalam menjaga keamanan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“DAD kita harapkan membantu aparat kepolisian, Komisi Pemilihan umum (KPU), bersama dengan masyarakat untuk menepis isu yang bersipat hoax dan provokatif, baik dalam lingkungan masyarakat maupun media sosial,” pungkasnya.
oleh diskominfosp | Nov 17, 2019 | Berita Kabupaten
Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia
L.P. Umbing, M.Si sebagai Inspektur Upacara dalam rangka upacara
peringatan Hari Pahlawan yang ke – 74, 10 November tahun 2019, bertempat
di Halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Minggu (10/11/2019) pagi.
Menteri Sosial RI Juli P. Batubara dalam
sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Gunung Mas Ir.
Efrensia L.P. Umbing, M.Si mengatakan, menjadi pahlawan masa kini dapat
dilakukan oleh siapapun warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi
nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena
musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban
umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis
atau merugikan orang lain.
“Dia mengatakan, jika dahulu semangat
kepahlawanan ditunjukan melalui pengorbanan tenaga harta bahkan nyawa.
Sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang
mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara
menorehkan prestasi diberbagai bidang kehidupan, memberikan
kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata
Internasional,” ujarnya.
Lanjut dia peringatan hari Pahlawan
kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah
air dan menjaga sampai akhir hayat.
“Kami ingin semangat yang telah ditunjukan oleh para pahlawan dan pejuang tersebut, harus perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari,” Kata Wabup.
Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah
dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan air mata menjadi sia-sia.
Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak tidak bertanggungjawab
marusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan Negara kita
terkoyak-koyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan
berkonflik satu sama lain.
Ditambahkannya, peringatan hari Pahlawan
bukan bersipat seremonial semata, tatapi dapat diisi dengan berbagai
aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa
kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.
“Dengan menjadikan diri kita sebagai
pahlawan kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewsa ini dapat
teratasi. Untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai
kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati snubari segenap insan
masyarakat Indonesia,” tandasnya.
oleh diskominfosp | Nov 17, 2019 | Info Forkopimda
Diskominfo, SP Gumas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si didampingi Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si menghadiri Rapat Paripurna DPRD, Kabupaten Gunung Mas dengan agenda tentang pandangan umum fraksi-fraksi pendukung dewan, terhadap pidato pengantar Bupati, atas rancangan perarturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020, Jumat (8/11/2019) siang.
Dalam kesempatan itu hadir Anggota Dewan, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gunung Mas, acara paripurna dimulai pukul 14.00 WIB.
Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD
Kabupaten Gunung Mas Akerman Sahidar, turut mendampingi Wakil Ketua I
DPRD Bhinarta, dan Wakil Ketua II DPRD Neni Yuliani, S.S.T.Pel.
Masing – masing perwakilan Fraksi diundang satu persatu untuk menyampaikan pandanganya.
Menyampaikan pandangan umum dari Fraksi PDI Perjuangan sebagai juru bicara Lily Rusnikasi, S.Sos, menyampaikan dalam rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Gunung Mas Tahun Anggaran 2020 dianggarkan sebesar :
Pertama pendapatan berjumlah Rp, 1.088.191.243.900,-, belanja berjumlah Rp. 1.078.894.243.900,-, surplus anggaran sebesar Rp. 9.297.000.000,-.
“Lanjutnya Kapan kabupaten Gunung Mas mulai memasuki bonus demografi dan berakhir tahun berapa bonus demografi di Kabupaten Gunung Mas.
“Apa saja persiapan yang sudah dan akan dilakukan pihak eksekutif dalam memanfaatkan bonus demografi di Kabupaten Gunung Mas,” ujarnya.
Dari fraksi Partai Golkar sebagai juru
bicara Yuniwa menyampaikan, pada tahun Anggaran 2020 tetap focus
melanjutkan pembangunan infrastruktur, jembatan, jalan dan pemeliharaan
jalan lintas Kecamatan, terutama jalan menuju ibu kota Kecamatan
pemekaran perlu ditingkatkan kualitasnya.
Dalam upaya mengali PAD disesuaikan dengan apa yang menjadi target perolehanya, sehingga PAD tahun 2020 bisa mencapai target.
“Diharapkan kepada SKPD agar lebih
kreatif dalam melaksanakan program kegiatan yang bisa menggali sumber
dana dari pusat untuk disalurkan guna membantu pembiayaan pembangunan di
daerah Kabupaten Gunung Mas,” ungkapnya.
Dari Fraksi partai Demokrat sebagai juru bicara Neni Yuliani, S.S.T.Pel menyampaikan pandangan umumnya memberikan catatan dan saran mengenai 8 (Delapan) Misi Bupati dan Wakil Bupati yakni : pertama Meningkat dan mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah secara adil dan prfesional, Kedua meningkatkan kualitas pembangunan sumber daya manusia (SDM), ketiga meningkatkan daya saing ekonomi wilayah, keempat mempercepat reformasi birokrasi, kelima penegakan dan jaminan kepastian hukum (Law Enforcement), keenam mengembangkan nilai – nilai budaya kearipan lokal, ketujuh pembangunan berkelanjutan (sustainable), delapan memelihara dan meningkatkan keharmonisan antara masyarakat dalam karangka NKRI.
“Dikatakannya hendaknya pemerintah saat
ini mendorong dan memfasilitasi kehidupan sosial masyarakat untuk saling
menjaga kerukunan di masyarakat baik agama, suku dan golongan untuk
hidup saling harmonis dan saling menghormati,” jelas Neni.
Dari Fraksi Gerakan Karya Bersatu
sebagai juru bicara Espriadi, S.Pd saat ini kita berada dalam proses
pembentukan sebuah peraturan daerah tentang anggran pendapatan dan
belanja daerah (APBD) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2020.
Ditambahkannya didalam pidato pengantar
Bupati Gunung Mas tentang rencana RAPBD Tahun 2020 dimaksud, maka Fraksi
kami dapat menerima dan setuju untuk dibahas dalam rapat Dewan
selanjutnya.
Pandangan umum Fraksi Nasdem – Hanura
sebagai juru bicara Polie. L. Mihing, S.Pd menyampaikan jika sudah
diperoleh hasil kesepakatan bersama antara legislatif dan eksekutif pada
forum rapat DPRD Kabupaten Gunung Mas tentang pendapatan dan belanja
daerah.
“Jika dikemudian hari ada perubahan pergeseran anggaran, jangan sampai pembahasannya hanya dilakukan sepihak. Tapi harus bersurat resmi kepada DPRD Kabupaten Gunung Mas dan kembali dibahas dalam forum Dewan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.
oleh diskominfosp | Nov 17, 2019 | Info Grafis
Diskominfo, SP Gumas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si melantik pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Gunung Mas (gumas) Masa Bhakti 2019-2024 bertempat di GPU Tampung Penyang Kuala Kurun, Jumat (8/11/2019).
Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati
Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si, sejumlah Anggota DPRD Kab.
Gumas, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gunung Mas
Perwakilan Kejaksaan Negeri, Penasehat TP-PKK Prov. Kalteng Ny. Titik
Sundari, Kepala DPMD Yulius Agau, S.Sos, Kepala DISDALDUK KB Isaskar,
S.H.,M.Si, serta undangan lainnya.
Pada kesempatan itu Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh Anggota Tim Penggerak PKK yang sudah dilantik untuk siap melaksanakan tugas dan amanahnya. Masa bakti 2019 – 2024 semoga bersemangat dalam menjalankan tugas dalam mendukung program pemerintah melalui gerakan PKK.
Pada acara ini Bupati melantik 35 orang
pengurus PKK baru, dan telah hadir dalam acara ini dari 72 orang
peserta, yang terdiri dari para Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan.
“Selain itu juga diharapkan rapat
konsultasi Tim TP-PKK dapat mengevaluasi dan mensinergikan program PKK
dari tingkat pusat sampai kecamatan,” Ujar Bupati.
Menurut Jaya Samaya Monong, SE.,M.Si
selaku Bupati Gunung Mas program Pemerintah yang saat ini menjadi
program dan kegiatan selaras dengan prioritas program dan kegiatan
nasional dan daerah.
Program PKK seperti asuh anak dan
remaja, gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat, kelestarian
lingkungan, perencanaan sehat, halaman asri teratur indah dan nyaman dan
beberapa program PKK lainnya juga dimulai dari keluarga. Sehingga
begitu pentingnya pembinaan yang dilakukan dari unit sosial yang
terkecil.
“Apabila para peserta kembali ke tempat
masing-masing, sebagai pengurus Tim Penggera PKK dan kader PKK dapat
lebih bersemangat untuk melaksanakan 10 program pokok PKK sebagai
partisipasi dalam membangun Kabupaten Gunung Mas tercinta,” Jelasnya.
Acara pelantikan ditutup dilanjutkan dengan rapat konsultasi (RAKON) pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) Tahun 2019.