Palangka Raya – Komisi Pelayanan Pemuda dan Remaja (KPP/R) Resort GKE Kuala Kurun, menyelenggarakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Imanuel Jalan.  Diponegoro NO. 3 Palangka Raya dalam rangka perayaan paskah Tahun 2019  Sabtu, (14/04/2019).

Tujuan dari kunjungan ini yakni, adanya kebersamaan antara Pemuda Resort Kurun dan pihak Panti Asuhan, mengingat kembali pengorbanan Yesus Kristus mati dan disalibkan untuk keselamatan kita serta wisata Rohani ke Bukit Karmel Tangkiling.

Ibadah bersama, yang dipimpin oleh Pdt. Lita, S.Th, diawali dengan game tentang kebersamaan, dalam tim semua anggota KPP/R dan anak-anak dari panti asuhan membaur bersama.

Dalam khotbah yang disampaikannya, ada keterkaitan dengan permainan. Dari Pengkhotbah 4:9-10 Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka.

Dalam permain itu penting adanya kebersamaan, kita tidak bisa jalan sendiri dalam kehidupan ini. Kerena tantangan pasti ada dalam kehidupan, seperti permainan tadi karena kita tidak konsen akhirnya jadi salah tetapi ada teman yang mengingatkan.

”Tuhan mau kebersamaan yang baik dalam kumpulan orang-orang yang benar menuju tujuan yang sama, berjalan ke arah yang sama dan berisi orang yang peduli  satu sama lain, tidak mementingkan diri sendiri serta ke hal yang positif, baik dan membangun,” Kata Pdt. Lita, S.Th.

Ketua KPP/R Resort GKE Kuala Kurun, Ringkai mengatakan “untuk memaknai kesengsaraan kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus dalam kehidupan kita. Jemaat Kristen, hingga saat ini percaya bahwa Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan, dan pada hari yang ketiga bangkit dari antara orang mati”

”Paskah merayakan hari kebangkitan tersebut dan merupakan perayaan yang terpenting karena memperingati peristiwa yang paling sakral dalam kehidupan Yesus, seperti yang tercatat didalam kempat Injil di Perjanjian baru,” ujar Ringkai.

Ketua Perayaan Paskah Tri Susanto mengatakan “Kepada ade-ade semua panti asuhan jangan pernah berhenti, mencapai cita-cita, kita tidak pernah minta dilahirkan seperti apa. Kita tidak pernah minta karir kita, karir kita sekarang ini seperti apa. Kita bisa menentukan masa depan kita yang kita raih itu bagaimana” .