Kuala Kurun – PMI (Palang Merah Indonesia) Gunung Mas pada hari senin, 1 Juli 2019 melaksanakan Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) masa bakti 2019-2024, serta pemilihan Pengurus, dan Dewan Kehormatan PMI Gunung Mas masa bakti 2019-2024.

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si, Pengurus Provinsi PMI KALTENG, Pengurus PMI Kabupaten Gunung Mas, dan Peninjau, serta dua belas pengurus dari Kota/Kecamatan yakni pengurus kecamatan PMI Sepang, Mihing Raya, Kurun, Tewah, Kahut, Damang Batu, Miri Manasa, Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya. 

Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si saat membacakan sambutan tertulis Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE., M.Si mengatakan “musyawarah ini akan mampu memilih Pengurus dan Dewan Kehormatan yang dapat menjalankan visi, misi, dan program serta kegiatan organisasi yang dirasakan manfaatnya oleh lapisan masyarakat khususnya masyarakat Gunung Mas yang membutuhkan layanan”.

“Masalah donor darah masih perlu waktu bagi masyarakat untuk memahami akan pentingnya donor darah, baik bagi pasien maupun si pendonor itu sendiri, sehingga ketersediaan darah di UTD/Rumah Sakit masih tergantung dari kegiatan donor darah masal maupun pendonor tetap yang masih minim/terbatas”

“Berdasarkan data, bahwa kebutuhan darah untuk dua tahun terakhir ini selalu meningkat, pada tahun 2018, sebanyak 61 kantong/bulan, dan triwulan I rata-rata 81 kantong/per bulan. Untuk mendukung dan mencapai apa yang diungkapkan diatas sangatlah terbatas baik sarana prasarana, kuantitas, dan kualitas sumber daya, fasilitas, serta penganggaran yang minim. Untuk itu, kami mohon dukungan dan perhatian baik dari PMI Pusat dan PMI Provinsi KALTENG,” kata Efrensia L.P. Umbing saat membuka kegiatan Musyawarah Kabupaten PMI Gunung Mas”.

“Terkait pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM), PMI sudah berupaya membentuk pengurus Palang Merah Remaja (PMR) Madya dan Wira di tingkat SMP dan SMA/SMK, sedangkan di tingkat mula (SD/MI) masih dalam tahap penjajakan”.

Diharapkan pelayanan sosial kemanusiaan diharapkan semakin ditingkatkan bahkan sampai ke desa/kelurahan, itulah sebabnya bahwa di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Gunung Mas, Kepengurusan dan Dewan Kehormatan PMI semuanya telah dikukuhkan untuk lima tahun kedepan”.

Dia berharap ” Kepada semua peserta MUSKAB, agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan menghasilkan sebuah Pengurus dan Dewan Kehormatan yang dapat melanjutkan dan meningkatkan pelayanan sosial. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi kemanusiaan, organsisasi PMI selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip dasar yaitu, kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan”.

Dia menuturkan, “Musyawarah Kabupaten ini merupakan pemegang kekuasaan tertinggi suatu organisasi dan amanat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) PMI yang wajib dilaksanakan oleh pengurus setiap lima tahun sekali untuk melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus memilih/menetapkan pengurus masa bakti lima tahun berikutnya,” pungkasnya.

Ketua Panitia pelaksanaan Antony L Djaga mengatakan “Tujuan muskab PMI ini untuk memilih pengurus baru masa bakti 2019-2024 dan menjalankan visi/misi program kepalang merahan dengan tujuh prinsip dasar yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan”. Ucapnya.

Press release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.